Selular.ID – Garmin Indonesia resmi meluncurkan Garmin Forerunner 70 dan Garmin Forerunner 170 di Indonesia pada 17 Juni 2026.
Kedua smartwatch GPS terbaru ini menyasar segmen entry-level hingga mid-tier dan dirancang untuk membantu pelari pemula maupun progressing runners membangun pola latihan yang lebih terarah melalui fitur coaching dan analisis data performa.
Kehadiran Forerunner 70 dan Forerunner 170 memperluas portofolio perangkat lari Garmin di Indonesia.
Selain menghadirkan fitur pelacakan aktivitas dasar seperti GPS, pengukuran jarak, pace, dan detak jantung berbasis pergelangan tangan, kedua perangkat juga dibekali berbagai fitur latihan yang sebelumnya lebih banyak ditemukan pada smartwatch olahraga kelas atas.
“Banyak pelari memulai perjalanan mereka dengan tujuan sederhana, seperti ingin lebih aktif, menyelesaikan jarak tertentu, atau membangun rutinitas yang lebih sehat. Tantangannya adalah bagaimana membuat latihan terasa terarah dan mudah diikuti sejak awal,” ujar Chandrawidhi Desideriani, Marketing Communications Senior Manager Garmin Indonesia.
Menurut Chandrawidhi, Garmin menghadirkan pengalaman structured training atau latihan terstruktur yang lebih mudah diakses melalui Forerunner 70 dan Forerunner 170.
Pendekatan ini memungkinkan pengguna memahami perkembangan kebugaran tubuh, menyesuaikan intensitas latihan, dan membangun konsistensi secara bertahap.
Kedua smartwatch tersebut mengandalkan Garmin Coach sebagai salah satu fitur utama.
Platform coaching ini menyediakan program latihan adaptif yang dapat disesuaikan dengan target pengguna, mulai dari meningkatkan kebugaran hingga persiapan mengikuti ajang lari tertentu.
Sistem akan menyesuaikan rekomendasi latihan berdasarkan data kesehatan, performa, dan pemulihan tubuh yang tercatat pada perangkat.
Garmin juga menghadirkan fitur Quick Workouts terbaru yang memungkinkan pengguna mendapatkan rekomendasi latihan berdasarkan tingkat kebugaran tanpa perlu menyusun program secara manual.
Pengguna cukup memilih durasi dan tingkat intensitas yang diinginkan, kemudian perangkat akan menyusun sesi latihan yang sesuai.
Selain itu, tersedia Daily Suggested Workouts yang secara otomatis memberikan rekomendasi latihan harian berdasarkan hasil aktivitas sebelumnya. Fitur ini termasuk opsi run/walk workouts yang dirancang untuk membantu pelari pemula membangun daya tahan secara bertahap.
Untuk pengguna yang ingin memahami perkembangan latihan lebih mendalam, Garmin menyematkan sejumlah metrik performa seperti Training Readiness, Training Status, Wrist-Based Running Power, dan Running Dynamics.
Data tersebut memberikan gambaran mengenai kesiapan tubuh untuk berlatih, efektivitas program latihan, hingga efisiensi teknik berlari.
Training Readiness membantu pengguna mengetahui apakah kondisi tubuh siap menjalani latihan intensif atau membutuhkan waktu pemulihan tambahan.
Sementara Training Status menampilkan evaluasi perkembangan latihan dalam jangka waktu tertentu berdasarkan data aktivitas yang terkumpul.
Garmin juga memperkuat ekosistem kesehatan pada kedua perangkat ini melalui fitur Advanced Sleep Tracking, Sleep Coach, HRV Status, Pulse Ox, Health Status, serta pencatatan aktivitas harian.
Integrasi berbagai data tersebut memungkinkan pengguna memahami hubungan antara kualitas tidur, tingkat pemulihan tubuh, dan performa olahraga.
Pendekatan berbasis data ini menjadi bagian dari strategi Garmin dalam membangun ekosistem olahraga yang terintegrasi.
Tidak hanya berfungsi sebagai alat pencatat aktivitas, perangkat juga berperan sebagai pendamping latihan yang memberikan rekomendasi berdasarkan kondisi tubuh pengguna secara real-time.
Dari sisi desain, Forerunner 70 dan Forerunner 170 hadir dengan layar AMOLED berukuran 1,2 inci yang mendukung tampilan lebih tajam dan mudah dibaca saat beraktivitas.
Keduanya tetap mempertahankan konfigurasi lima tombol fisik khas Garmin yang memudahkan navigasi saat berolahraga maupun penggunaan sehari-hari.
Garmin Forerunner 70 menawarkan daya tahan baterai hingga 13 hari dalam mode smartwatch. Perangkat ini tersedia dalam pilihan warna Citron, Soft Pink, Tidal Blue, Cool Lavender, Black, dan Whitestone.
Sementara itu, Garmin Forerunner 170 dan Forerunner 170 Music memiliki daya tahan baterai hingga 10 hari dalam mode smartwatch.
Varian Music memungkinkan pengguna mengunduh lagu, podcast, dan konten audio dari layanan streaming yang didukung untuk diputar langsung melalui headphone nirkabel tanpa perlu terhubung ke smartphone.
Selain fungsi lari, kedua smartwatch mendukung lebih dari 80 mode olahraga yang mencakup bersepeda, berenang, latihan kekuatan, hingga berbagai aktivitas kebugaran lainnya.
Dukungan tersebut menjadikan Forerunner 70 dan Forerunner 170 sebagai perangkat yang tidak hanya ditujukan untuk pelari, tetapi juga pengguna aktif dengan berbagai kebutuhan olahraga.
Garmin membanderol Forerunner 70 dengan harga Rp4.659.000. Sementara Garmin Forerunner 170 dipasarkan seharga Rp5.589.000 dan Forerunner 170 Music dijual dengan harga Rp6.529.000.
Kedua smartwatch sudah tersedia secara resmi di Indonesia mulai 17 Juni 2026 melalui jaringan Garmin Brand Stores serta Garmin Official Store di berbagai platform e-commerce, termasuk Shopee, Tokopedia, Lazada, Blibli, Eraspace, dan TikTok Shop.
Peluncuran ini mempertegas fokus Garmin dalam memperluas akses teknologi olahraga berbasis data bagi pengguna yang ingin membangun kebiasaan hidup aktif dan meningkatkan kualitas latihan secara lebih terukur.
Baca Juga: Garmin Forerunner 165 Sediakan Monitor Detak Jantung HRM-Fit untuk Wanita



















































