Paniai, 20 Januari 2026 – Pemerintah Kabupaten Paniai melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) resmi membuka pendaftaran pengobatan dan operasi mata katarak gratis bagi masyarakat Kabupaten Paniai dan sekitarnya di wilayah Provinsi Papua Tengah. Program ini saat ini telah memasuki tahap pendaftaran dan membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Paniai, Farialice Y. Tatogo, SKM, mengatakan program tersebut ditujukan khusus bagi masyarakat yang menderita penyakit mata katarak agar dapat memperoleh penanganan medis secara optimal.
“Salam sehat untuk kita semua. Kami mengharapkan kesadaran dan minat masyarakat untuk mendaftarkan diri, khususnya bagi penderita penyakit mata katarak,” ujar Farialice kepada kontributor Nabire.Net, Senin (19/1/2026).
Ia menjelaskan, katarak merupakan kondisi ketika lensa mata menjadi keruh sehingga menyebabkan penglihatan buram, berkabut, atau seperti tertutup asap. Penyakit ini tidak dapat disembuhkan dengan obat tetes mata maupun kacamata.
“Satu-satunya pengobatan yang efektif adalah melalui tindakan operasi, yaitu mengganti lensa mata yang keruh dengan lensa buatan atau lensa intraokuler agar penglihatan kembali jernih,” jelasnya.
Menurut Farialice, pendaftaran menjadi tahapan awal sebelum dilakukan pemeriksaan mata untuk menentukan tingkat keparahan katarak serta kondisi kesehatan pasien. Selanjutnya, pasien yang memenuhi syarat akan menjalani operasi katarak dan perawatan pascaoperasi, termasuk pemberian obat tetes mata dan kontrol rutin.
Dinas Kesehatan Kabupaten Paniai menargetkan sedikitnya 500 pasien dari Kabupaten Paniai agar program pengobatan dan operasi katarak gratis ini dapat berjalan secara optimal.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan derajat kesehatan mata masyarakat, menurunkan angka gangguan penglihatan dan kebutaan, serta meningkatkan kualitas hidup penderita agar dapat kembali beraktivitas secara mandiri,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Paniai, Beny Degei, SKM., MKM, menyebut katarak merupakan penyakit tidak menular yang cukup banyak diderita masyarakat Paniai.
“Setiap tahun program pencegahan tetap berjalan, namun kali ini pemerintah kabupaten, provinsi hingga Kementerian Kesehatan memberi perhatian khusus karena tingginya jumlah penderita katarak di Paniai,” ujarnya.
Beny juga menekankan pentingnya pencegahan sejak dini dan mengimbau masyarakat yang mengalami gangguan penglihatan agar segera mendaftarkan diri di fasilitas kesehatan terdekat.
“Formulir pendaftaran sudah kami distribusikan sejak seminggu lalu ke 31 kepala puskesmas. Masyarakat bisa mendaftar di puskesmas wilayah kerja masing-masing, di Dinas Kesehatan melalui Bidang P2P, maupun di rumah sakit,” jelasnya.
Ia menambahkan, batas waktu pendaftaran hanya sampai beberapa hari ke depan dan akan ditutup pada Kamis atau Jumat.
Data calon pasien yang terkumpul nantinya akan direkap dan dikirim ke Kementerian Kesehatan, sambil menunggu jadwal pemeriksaan serta pelaksanaan operasi yang direncanakan berlangsung di Rumah Sakit Madi, Paniai Timur.
Untuk informasi dan pendaftaran, masyarakat dapat menghubungi:
-
Beny: 0822 1847 5901
-
Hana: 0852 8082 0525
Alamat pelayanan berada di Jalan Raya Madi KM 7, Paniai Timur, Papua Tengah.
Dinas Kesehatan Kabupaten Paniai berharap program ini dapat membantu masyarakat memperoleh kembali penglihatan yang baik, mencegah kebutaan permanen, serta mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan produktif.
[Nabire.Net/Jeri Degei]

2 days ago
10












































