Apple Memohon Bantuan Samsung Buat Layar Lipat Untuk Iphone

19 hours ago 14

Selular.ID – Ambisi Apple memasuki pasar ponsel lipat tampaknya harus dibayar mahal.

Laporan terbaru menyebut perusahaan itu terpaksa menandatangani kontrak eksklusif dengan Samsung Display untuk memasok panel OLED lipat bagi iPhone Fold.

Kesepakatan ini dikabarkan berlaku selama tiga tahun, yang berarti Apple tidak memiliki alternatif pemasok hingga setidaknya 2029 atau 2030.

Situasi ini cukup “tidak Apple banget”, mengingat perusahaan biasanya mengandalkan banyak vendor untuk menekan harga dan menjaga fleksibilitas rantai pasok.

Masalahnya simpel: belum ada pemain lain yang siap. Panel lipat dari BOE disebut belum memenuhi standar kualitas Apple, meski sudah digunakan di perangkat Huawei.

Sementara LG Display dikabarkan belum siap memproduksi layar lipat untuk smartphone dalam skala besar.

Alhasil, Samsung jadi satu-satunya opsi realistis.

Ironisnya, ini berarti Apple harus bergantung pada rival utamanya di pasar smartphone—sebuah dinamika klasik di industri teknologi: kompetitor di depan layar, partner di balik layar.

Dari sisi produksi, Apple tampak bermain aman.

Perusahaan disebut hanya menargetkan pengiriman sekitar 3 juta unit iPhone Fold hingga akhir 2026—jauh di bawah ekspektasi awal yang sempat menyentuh 10 juta unit.

Baca juga:

Strategi ini mencerminkan pendekatan hati-hati terhadap pasar yang masih niche.

Harga juga jadi faktor krusial. iPhone Fold diprediksi dibanderol sekitar 2.325 dolar AS, hampir dua kali lipat dari flagship saat ini seperti iPhone 17 Pro Max.

Jika benar, ini akan menjadi salah satu produk Apple paling mahal sejak peluncuran Apple Vision Pro.

Di balik semua ini, ada sinyal besar: teknologi layar lipat masih belum sepenuhnya matang secara industri.

Apple yang terkenal perfeksionis memilih menunggu—dan saat akhirnya masuk, mereka harus “main aman” dengan satu vendor terbaik yang ada.

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |