Telkom Akan Hapus 10 Anak Usaha Akhir Juni

14 hours ago 14

Selular.ID – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) akan menghapus 10 anak usahanya pada akhir bulan Juni 2026.
Hal tersebut diungkapkan oleh Director of Strategic Business Development & Portofolio Telkom, Seno Soemadji saat acara Executive Media Update, Rabu (20/5/2026).

“Danantara meminta untuk segera melakukan pemangkasan anak usaha dari yang 67 anak usaha menjadi 20-an anak usaha,” ujarnya.

“Jadi kami lakukan bertahap dan Danantara meminta akhir Juni nanti sudah ada 10 anak usaha yang dihapus,” sambungnya.

Namun, Seno tidak merinci nama-nama perusahaan yang akan dihapus pada bulan Juni nanti.

Dia menjelaskan anak usaha yang bisnisnya sama nanti akan digabungkan menjadi satu.

“Kalau yang dihapus adalah perusahaan yang dalam beberapa tahun terakhir, laporan keuangannya selalu minus,” ungkapnya.

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

Perampingan Secepatnya

Sebelumnya, Chief Operating Officer (COO) BPI Danantara, Dony Oskaria, mengatakan Telkom saat ini memiliki sekitar 66 anak perusahaan yang bergerak di berbagai lini usaha. Ke depan, struktur tersebut akan disederhanakan secara signifikan dengan fokus pada empat unit bisnis utama.

“Telkom ini punya kurang lebih 66 perusahaan, nantinya akan terjadi streamlining, dia akan kembali menjadi refocusingbisnisnya. Telkom nanti akan menjadi strategic holding, di bawah Telkom itu hanya akan ada 4 business unit,” ujar Dony, bulan Februari 2026 lalu.

Empat unit bisnis tersebut meliputi Telkomsel sebagai pengelola telekomunikasi seluler; Infraco yang menangani infrastruktur serat optik; Mitratel yang berfokus pada bisnis menara telekomunikasi; serta bisnis pusat data (data center) yang akan menjadi tulang punggung layanan digital dan komputasi awan (cloud).

Selain empat unit utama tersebut, Telkom juga akan mengembangkan satu bisnis infrastruktur pendukung untuk menopang keseluruhan ekosistem usaha di bawah holding.

Dengan skema tersebut, anak usaha yang saat ini tersebar di berbagai level akan digabung dan dikonsolidasikan ke dalam unit-unit utama.

“Sehingga nanti dari 66 perusahaan Telkom, itu sebaiknya akan tinggal kurang lebih belasan perusahaan aja,” kata Dony.

Baca Juga: 31 Tahun Melayani Indonesia, Telkomsel Perkuat Peran sebagai Digital Ecosystem Enabler

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |