Satu Lagi Platform AI yang Umumkan Ekspansi ke Indonesia

3 hours ago 2

Selular.ID – Dengan kehadiran di 29 negara dan 195 organisasi anggota, AI Alliance—sebuah konsorsium nirlaba global—berdedikasi mendorong inovasi kecerdasan buatan (AI) berbasis open-source.

Didirikan oleh IBM bersama Meta, AI Alliance mengumumkan ekspansinya ke Indonesia sebagailangkah penting dalam mendorong pengembangan AI yang bertanggung jawab serta inovasi digital di tingkat regional.

Inisiatif ini melengkapi jajaran perwakilan regional AI Alliance di berbagai negara di kawasan APAC, seperti Thailand, Jepang, dan India.

AI diproyeksikan akan menambah USD366 miliar terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia pada 2030.

Berdasarkan IBM CEO Study terbaru, 61% perusahaan di Indonesia secara aktif mengadopsi agen AI dan siap untuk memperluas penerapan AI di seluruh organisasi.

Namun, hanya 27% responden yang menyatakan bahwa sistem AI terbaru memberikan tingkat pengembalian investasi (ROI) sesuai dengan yang diharapkan.

Tantangan lain mencakup pembangunan tenaga kerja terampil untuk mengembangkan dan menerapkan solusi AI, peningkatan infrastruktur digital guna mendukung adopsi AI, serta memastikan perlindungan data pribadi dan privasi.

Di samping itu, terdapat juga tantangan dalam menjawab kekhawatiran terkait kepercayaan dan keselamatan, termasuk bias dan keadilan, transparansi serta kejelasan, keamanan siber, dan mekanisme akuntabilitas atas kesalahan atau dampak merugikan yang terkait dengan penerapan AI.

Baca juga:

Hadirnya AI Alliance di Indonesia difokuskan untuk menjawab berbagai tantangan tersebut melalui pembangunan dan pengembangan solusi AI berbasis open-source guna semakin mendemokratisasi akses serta membuka potensi AI Indonesia secara maksimal.

Dengan bekerja sama untuk mengembangkan perangkat AI, sumber daya, dan peluang edukasi bersama komunitas AI Alliance, inisiatif ini bertujuan memberdayakan para pelaku usaha, talenta pengembang, dan komunitas lokal.

Universitas Ciputra menjadi anggota pertama di Indonesia, diiukuti oleh sejumlah organisasi lainnya tengah mengajukan pencalonan keanggotaan.

“Kami merasa terhormat dapat bergabung dengan AI Alliance dan menantikan kolaborasi untuk mendorong sejumlah inisiatif terbuka, khususnya di bidang pengembangan keterampilan, guna memperkuat silabus AI kami yang berbasis IBM SkillsBuild for Academia,” ujar Prof Denny Bernardus, Sekretaris Dewan Eksekutif Universitas Ciputra.

“Organisasi ini sejalan dengan misi kami dalam menumbuhkan pola pikir kewirausahaan dan cara berpikir inovatif dalam lingkungan kampus, tidak hanya untuk mempersiapkan mahasiswa berkontribusi terhadap visi Indonesia Emas 2045, tetapi juga untuk menjadi pemimpin AI di masa depan

“Indonesia merupakan salah satu ekonomi digital paling dinamis di Asia Tenggara, dan kami menyambut peluang untuk bekerja sama dengan para mitra lokal untuk mendorong inovasi serta adopsi AI yang bertanggung jawab,” ujar Catherine Lian, General Manager dan Technology Leader, IBM ASEAN.

“Melalui AI Alliance, kami berharap dapat mendukung visi Indonesia menuju masa depan digital yang tumbuh secara inklusif.”

Meta kembali menekankan fokus utama dari inisiatif ini.

Berni Moestafa, Head of Public Policy Meta di Indonesia, mengatakan, “Kemitraan kami dengan IBM dalam AI Alliance bertujuan untuk menjadikan AI lebih mudah diakses, aman, dan bermanfaat bagi semua. Kami menantikan keterlibatan bersama para pemangku kepentingan di Indonesia untuk membuka peluang baru serta menjawab tantangan di tingkat lokal.”

“Misi dari AI Alliance adalah memajukan sains dan pengembangan yang terbuka, dan pengembangan AI yang terbuka,” ujar Christopher Nguyen, CEO Aitomatic sekaligus Anggota Dewan AI Alliance.

“Kami senang dapat mendukung Indonesia dalam mengembangkan dan menjaga kedaulatan AI melalui prinsip-prinsip keterbukaan ini.”

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |