RunSight dari UI Terpilih Jadi SFT Global Ambassador Samsung

13 hours ago 8

Selular.ID – Inovasi kacamata pintar berbasis kecerdasan buatan (AI) bernama RunSight, karya Tim Labmino dari Universitas Indonesia (UI), terpilih sebagai salah satu dari 10 tim terbaik dunia dalam program Samsung Solve for Tomorrow (SFT) Global Ambassador.

Pencapaian ini membawa solusi RunSight ke panggung internasional setelah sebelumnya menjadi pemenang Samsung Solve for Tomorrow Indonesia 2025.

RunSight dikembangkan sebagai perangkat pendukung bagi pelari dengan gangguan penglihatan, dengan memanfaatkan teknologi AI untuk memberikan panduan suara secara real-time. Solusi ini dirancang agar pengguna dapat berlari lebih aman dan mandiri, sekaligus memperluas akses inklusi di bidang olahraga melalui pendekatan teknologi.

Informasi tersebut disampaikan langsung oleh Harry Lee, President Samsung Electronics Indonesia. Dalam pernyataannya, Harry Lee menekankan bahwa Samsung memandang AI bukan sekadar teknologi komputasi, melainkan pendamping yang bekerja secara alami untuk membantu manusia dalam aktivitas sehari-hari.

“Di Samsung, kami memandang AI sebagai pendamping yang bekerja secara alami untuk membantu manusia,” ujar Harry Lee dalam pernyataan resminya.

Menurut Samsung Electronics Indonesia, perkembangan AI telah mengubah ekspektasi masyarakat terhadap pengalaman digital. Teknologi kini diharapkan mampu bekerja secara konsisten, responsif, serta menyatu dengan keseharian pengguna tanpa memerlukan perhatian berlebih.

Samsung menilai arah perkembangan ini membuat AI semakin relevan untuk diterapkan dalam solusi yang praktis dan berdampak langsung.

Memasuki paragraf keempat, Samsung juga menegaskan bahwa strategi pemanfaatan AI di Indonesia perlu disesuaikan dengan karakteristik pengguna yang beragam. Perusahaan menilai inovasi AI harus memiliki tujuan yang jelas, yakni meningkatkan kualitas hidup secara nyata, sehingga dapat digunakan secara luas dan berkelanjutan.

Pendekatan tersebut menjadi salah satu fondasi dalam pelaksanaan Samsung Solve for Tomorrow, program yang dirancang untuk mendorong generasi muda mengembangkan ide teknologi berbasis sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM). Program ini memberi ruang bagi pelajar dan mahasiswa untuk membangun keterampilan digital sekaligus memanfaatkan AI untuk menjawab tantangan di masyarakat.

Samsung Solve for Tomorrow di Indonesia dikembangkan sebagai proses pembelajaran yang mencakup eksplorasi ide, kolaborasi tim, hingga pematangan solusi agar siap diterapkan. Dalam kerangka tersebut, peserta tidak hanya dinilai dari aspek inovasi teknologi, tetapi juga dari relevansi solusi terhadap kebutuhan sosial yang nyata.

RunSight menjadi salah satu contoh hasil program yang berangkat dari kebutuhan spesifik. Tim Labmino dari Universitas Indonesia mengembangkan kacamata pintar ini dengan fokus pada pelari dengan keterbatasan penglihatan. Perangkat tersebut memanfaatkan AI untuk membantu pengguna mendeteksi kondisi sekitar dan memberikan arahan berbasis suara.

Samsung menjelaskan bahwa pendekatan RunSight berangkat dari empati terhadap komunitas yang selama ini belum banyak tersentuh inovasi teknologi olahraga. Dengan mengintegrasikan AI sebagai sistem pemandu, solusi ini diharapkan mampu meningkatkan keamanan dan kepercayaan diri pengguna saat berlari di lingkungan terbuka.

Setelah meraih posisi pemenang di tingkat nasional dalam Samsung Solve for Tomorrow Indonesia 2025, RunSight kemudian mengikuti seleksi lanjutan di tingkat regional hingga global. Hasilnya, Tim Labmino berhasil menembus jajaran SFT Global Ambassador, program yang menampilkan inovasi terpilih dari berbagai negara untuk dipresentasikan dalam lingkup internasional.

Samsung Electronics Indonesia menilai terpilihnya Tim Labmino menjadi pengakuan terhadap pendekatan inovasi yang berangkat dari konteks lokal namun relevan secara global. Perusahaan juga menegaskan bahwa pencapaian ini menunjukkan potensi generasi muda Indonesia dalam mengembangkan solusi teknologi yang aplikatif.

Dalam artikelnya, Harry Lee menyebut Samsung Solve for Tomorrow berada pada titik pertemuan antara teknologi, empati, dan masa depan generasi muda. Samsung memposisikan program tersebut sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem inovasi yang mampu melahirkan solusi berbasis AI untuk kebutuhan nyata.

Ke depan, Samsung menyatakan komitmennya untuk terus menjaga ruang inovasi seperti Solve for Tomorrow agar tetap terbuka bagi generasi berikutnya. Perusahaan menilai inisiatif semacam ini dapat memperluas peluang lahirnya teknologi yang lebih inklusif dan berdampak, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di tingkat global.

Melalui pencapaian RunSight sebagai bagian dari SFT Global Ambassador, Samsung Electronics Indonesia menegaskan bahwa ide yang berangkat dari pengalaman sehari-hari dapat berkembang menjadi inovasi yang diakui dunia, terutama ketika didukung ekosistem pembelajaran, kolaborasi, dan pemanfaatan AI yang terarah.

Baca Juga: Xiaomi Rilis Kacamata Pintar Rp3 Jutaan, Bisa Telepon dan Musik

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |