Apple Digadang-gadang Bakal Gandeng Intel di Chip M7, Ubah Lanskap Laptop 2027

1 day ago 11

TechDaily.id – Apple tampaknya bakal kembali bekerja sama dengan Intel pada chip M7. Ada beberapa alasan menurut para analis kenapa ini terjadi.

Setelah beberapa tahun berpisah dalam hal hardware, Apple dan Intel mungkin akan kembali bekerja sama — tapi dengan cara yang berbeda dari masa lalu. Rumor terbaru menyebut chip generasi berikutnya dari Apple, yakni M7, bisa diproduksi oleh Intel dengan proses fabrikasi 18A mulai tahun 2027.

Kenapa Intel Lagi dan Apa Artinya untuk M7

Selama ini, chip Apple (seri M) selalu dibuat oleh TSMC. Namun analisis dari pakar rantai pasok menyebut Apple telah menandatangani kesepakatan (NDA) dengan Intel untuk memproduksi varian “entry-level” M7 — chip yang kemungkinan besar akan digunakan oleh MacBook Air, iPad, dan model dasar perangkat Apple lainnya, sebagaimana dikutip dari Gizmo China.

Varian M7 “dasar” ini disebut sebagai peluang bagi Intel untuk menunjukkan kemampuannya sebagai foundry (pabrik chip) modern — sebuah langkah besar dalam upaya kebangkitan Intel di dunia produksi chip. Sementara itu, varian M7 “Pro” atau “Max” yang ditujukan untuk performa tinggi kemungkinan tetap diproduksi oleh TSMC.

Kenapa Apple Melakukan Langkah Ini

Menurut analis, ada beberapa alasan strategis di balik keputusan ini:

  • Diversifikasi Rantai Pasokan: Dengan mempercayakan sebagian produksi ke Intel, Apple mengurangi ketergantungan hanya pada satu pemasok. Ini memberi fleksibilitas dan mengurangi risiko jika ada kendala di pabrik TSMC.
  • Efisiensi Produksi Massal: Karena M7 versi dasar akan digunakan di produk-produk populer seperti MacBook Air atau iPad, Apple butuh kapasitas produksi besar — delegasi ke Intel bisa membantu memenuhi permintaan tanpa menunggu antrean di TSMC.
  • Tantangan Geopolitik & Regulasi: Dengan Intel berbasis di AS, produksi chip “American-made” bisa menjadi nilai jual penting, terutama jika regulasi dan kebijakan global makin menekankan kemandirian semikonduktor.
Apple Tim Cook

Potensi Implikasi untuk Industri Teknologi & Konsumen

Jika rumor ini benar, dampaknya bisa besar:

  • macOS: Apple bisa menawarkan laptop dan tablet dengan chip M7 ramping, efisien, dan mungkin lebih terjangkau — membuka akses ke lebih banyak pengguna.
  • Persaingan Semikonduktor: Intel bakal mendapatkan “trophy customer” besar — reputasinya sebagai foundry akan diuji, dan bila sukses bisa menarik klien besar lain (misalnya untuk smartphone, tablet, atau OEM PC).
  • Ekosistem Apple: Dengan chip berbasis ARM seperti M7 tetap digunakan, Apple menjaga kinerjanya sambil meredam tekanan biaya produksi, terutama jika biaya produksi di TSMC makin mahal.

Tantangan & Pertanyaan yang Belum Terjawab

Beberapa hal masih menjadi tanda tanya:

  • Apakah chip M7 hasil fabrikasi Intel akan memberikan performa, efisiensi daya, dan stabilitas sebaik versi TSMC?
  • Bagaimana Apple menjaga konsistensi antara perangkat berbasis Intel-M7 dengan varian premium yang tetap memakai TSMC?
  • Apakah konsumen akan melihat perbedaan performa atau kompatibilitas — dan bagaimana Apple mengkomunikasikannya tanpa membingungkan pasar?
iPhone 18

Perubahan Besar di Horison Apple, Intel, dan Dunia Laptop

Rencana ini — jika benar — menunjukkan bahwa Apple siap memikirkan ulang strategi produksi chip demi efisiensi, diversifikasi, dan skala massal. Bagi Intel, ini bisa jadi kesempatan bangkit sebagai foundry besar kembali. Dan bagi konsumen, prospek laptop/pad Apple dengan harga dan performa menarik bisa segera terwujud.

Apple Silicon: Transformasi Besar yang Mengubah Industri

Sejak Apple beralih dari Intel ke chip Apple Silicon pada 2020, ekosistem perangkat Mac mengalami revolusi besar. Seri chipset M1, M2, M3, hingga M4 memperkuat reputasi Apple sebagai produsen chip kelas dunia dengan keunggulan:

  • Efisiensi daya terbaik di kelasnya
  • Performa tinggi tanpa memerlukan pendingin besar
  • Integrasi mendalam antara CPU, GPU, NPU, dan memori
  • Kemampuan AI on-device yang semakin cepat

Dengan pendekatan unified memory dan fabrikasi modern, Apple berhasil menciptakan laptop tipis dan tablet bertenaga tinggi tanpa kompromi performa.

Screen Record MacBook

Chipset Seri M: Masa Depan Laptop Apple

Generasi Apple Silicon seri M menjadi tulang punggung bagi MacBook, Mac mini, hingga iMac. Pada 2025, perhatian industri mulai mengarah ke kemungkinan hadirnya chipset Apple M7 di masa depan — dengan beberapa bocoran menyebut Apple bisa memanfaatkan pabrik Intel sebagai tambahan kapasitas produksi.

Meski fokus utama masih pada TSMC, rumor kerja sama dengan Intel menunjukkan strategi Apple untuk:

  • Mengurangi ketergantungan pada satu foundry
  • Meningkatkan kapasitas produksi massal
  • Memastikan ketersediaan chip untuk model konsumen dengan harga terjangkau

Varian M-series terbaru juga disebut akan membawa peningkatan besar pada efisiensi daya, GPU yang semakin canggih, serta peningkatan kemampuan AI untuk aplikasi profesional.

Chipset A-Series: Jantung iPhone yang Terus Berevolusi

Tak hanya pada Mac, Apple juga terus menyempurnakan chipset A-series untuk iPhone. Mulai dari A14 hingga A18 Pro, Apple mempertahankan posisi sebagai produsen chip smartphone paling cepat di dunia, dengan fokus pada:

  • Neural Engine generasi terbaru
  • Pengambilan gambar computational yang lebih cerdas
  • Kemampuan gaming konsol di perangkat mobile
  • Efisiensi daya yang meningkatkan umur baterai

Peningkatan chipset A-series juga memberi daya ungkit pada fitur-fitur baru seperti fotografi berbasis AI, pemrosesan video ProRes, dan kemampuan augmented reality yang lebih halus.

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |