Aluminium OS, Android Versi PC dari Google yang Siap Mengubah Wajah Laptop

3 days ago 14

TechDaily.id – Google tampaknya sedang menyiapkan langkah besar dengan menghadirkan sistem operasi baru bernama Aluminium OS. Ini sebuah OS berbasis Android yang dirancang khusus untuk PC, laptop, tablet, dan perangkat “2-in-1”.

Proyek ini muncul dari lowongan pekerjaan internal Google untuk posisi “Senior Product Manager, Android, Laptop and Tablets” yang secara eksplisit menyebut “new Aluminium, Android-based, operating system.”

Dengan Aluminium OS, Google berupaya membawa pengalaman Android yang selama ini dominan di ponsel ke ranah desktop dan laptop — sesuatu yang sudah lama dibayangkan, kini tampak makin nyata.

aplikasi android

Apa yang Membuat Aluminium OS Menarik

  • Multiplatform & Fleksibilitas Perangkat

Aluminium OS dirancang untuk dijalankan di berbagai bentuk perangkat — dari laptop, desktop, tablet, hingga perangkat 2-in-1 dan “box” kecil seperti PC ringkas.

Google menargetkan beberapa kelas perangkat: dari entry-level hingga premium — menunjukkan mereka serius ingin bersaing tidak hanya di segmen murah, tapi juga pasar menengah dan atas.

  • Integrasi AI dari Awal

Salah satu daya tarik besar Aluminium OS: sistem ini dibangun dengan kecerdasan buatan (AI) sebagai inti (AI-driven OS). Artinya, ketika nantinya diluncurkan, pengguna mungkin akan mendapatkan pengalaman desktop yang telah diperkaya kemampuan AI — baik dalam produktivitas, asisten pintar, maupun optimalisasi performa.

  • Native Android Apps di Desktop tanpa Layer Tambahan

Dengan Aluminium OS, aplikasi Android bisa berjalan “asal” di laptop/PC tanpa memerlukan emulator atau konversi khusus — berbeda dengan solusi desktop-Android sebelumnya yang sering mengalami keterbatasan performa atau kompatibilitas.

Android
  • Kemungkinan Pengganti ChromeOS di Masa Depan

Meskipun saat ini ChromeOS kemungkinan belum langsung hilang, Aluminium OS disebut sebagai “generasi penerus” yang bisa menggantikan ChromeOS kelak — memberi opsi yang jauh lebih fleksibel untuk PC berbasis Android.

Tantangan dan Pertanyaan yang Masih Mengemuka

Seiring dengan antusiasme, muncul pula sejumlah pertanyaan besar:

  • Bagaimana kompatibilitas aplikasi Android di layar besar — apakah tampil seperti aplikasi desktop native?
  • Apakah seluruh perangkat Chromebook lama dapat ditingkatkan ke Aluminium OS, atau hanya perangkat tertentu?
  • Bagaimana dukungan driver, manajemen daya, performa — terutama pada laptop berbasis Intel/AMD, atau prosesor ARM seperti Snapdragon?
  • Apakah nama “Aluminium OS” akan tetap digunakan secara publik, atau hanya sandi internal — bisa jadi Google mempertahankan “ChromeOS” sebagai brand.

Kapan Aluminium OS Kemungkinan Dirilis?

Berdasarkan bocoran lowongan internal dan laporan mitra pengembangan, publik kemungkinan akan mendapatkan preview resmi mulai 2026.

Jika semua berjalan lancar — termasuk kompatibilitas perangkat keras, optimisasi AI, serta dukungan ekosistem aplikasi — Aluminium OS bisa menjadi alternatif serius bagi pengguna yang ingin laptop ringan, responsif, dan fleksibel ala Android.

Android

Implikasi Besar untuk Ekosistem PC & Android

Kehadiran Aluminium OS bisa menjadi titik balik bagi Android — dari dominasi di smartphone/tablet ke dunia PC desktop dan laptop.

Bagi pengguna: kemungkinan akan muncul laptop/PC yang lebih hemat daya, cepat menyala, dan punya akses ke jutaan aplikasi Android tanpa kompromi.

Bagi pengembang: muncul pasar baru untuk aplikasi Android di layar besar — membuka peluang desain UI/UX yang berbeda dan optimalisasi untuk desktop.

Dan bagi persaingan OS: Aluminium OS bisa menjadi penantang nyata bagi sistem seperti Windows atau macOS, terutama di segmen ringan hingga menengah.

Sistem Operasi Baru dari Google: Android Versi Desktop yang Lebih Serbaguna

Sistem operasi baru ini disebut dibangun di atas fondasi Android, namun dengan arsitektur yang dirancang untuk perangkat komputasi yang lebih canggih. Alih-alih hanya mengandalkan aplikasi seluler, OS ini hadir dengan antarmuka khusus desktop yang menawarkan multitasking layaknya laptop profesional.

Sumber industri menyebut langkah ini sebagai strategi Google untuk menghadirkan pengalaman yang lebih universal: satu ekosistem Android untuk smartphone, tablet, hingga laptop.

Mengapa Google Mengembangkan OS Mirip Android untuk Laptop?

Selama bertahun-tahun Android terbukti sebagai salah satu sistem operasi paling populer di dunia. Namun pangsa pasar Android di laptop dan PC masih sangat terbatas. Dengan OS baru ini, Google ingin:

  • Menghadirkan pengalaman Android di layar besar
  • Menyaingi Windows dan macOS di segmen laptop ringan
  • Membangun ekosistem produktivitas yang lebih matang
  • Menawarkan laptop berdaya hemat namun tetap bertenaga
  • Memperkuat posisi Android sebagai platform masa depan

Ini merupakan langkah strategis untuk membuat Android lebih dari sekadar OS smartphone.

AI Cleaner Android

Apakah OS Baru Ini Akan Menggantikan ChromeOS?

Belum ada konfirmasi, namun analis menilai bahwa OS baru Google bisa menjadi langkah evolusi ChromeOS dalam jangka panjang. ChromeOS masih akan terus berkembang, tetapi sistem operasi berbasis Android menawarkan fleksibilitas dan kompatibilitas yang lebih besar.

Dengan hadirnya OS baru ini, Google dapat:

  • Memperluas target pasar
  • Menghadirkan laptop Android dengan pengalaman penuh
  • Memberi alternatif baru bagi pengguna yang ingin OS ringan namun kuat
Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |