Selular.ID – Vivo resmi meluncurkan Vivo Y600 Turbo di China pada 25 Mei 2026. Smartphone kelas menengah ini hadir dengan baterai berkapasitas 9.020mAh atau tipikal 9.000mAh, dipadukan dengan pengisian cepat 90W serta chipset Qualcomm Snapdragon 7s Gen 4.
Vivo menyebut Y600 Turbo sebagai perangkat dengan fokus utama pada efisiensi daya dan ketahanan penggunaan jangka panjang.
Perusahaan mengklaim baterai perangkat ini masih dapat mempertahankan kesehatan di atas 80 persen setelah 1.200 siklus pengisian daya.
Selain fast charging 90W, ponsel ini juga mendukung reverse wired charging dan teknologi direct power supply global untuk membantu efisiensi suplai daya saat perangkat digunakan intensif.
Kehadiran Vivo Y600 Turbo juga memperlihatkan tren baru di industri smartphone China yang mulai mendorong kapasitas baterai jauh lebih besar tanpa membuat dimensi perangkat terlalu tebal.
Meski membawa baterai 9.000mAh, Vivo tetap mempertahankan ketebalan perangkat di 8,29 mm dengan bobot sekitar 215 gram.
Vivo membekali Y600 Turbo dengan layar AMOLED 6,83 inci beresolusi 1,5K atau 2800 x 1260 piksel. Panel ini mendukung refresh rate 120Hz dan tingkat kecerahan puncak hingga 5.000 nits.
Teknologi PWM dimming 4.320Hz juga disematkan untuk membantu mengurangi ketegangan mata saat penggunaan dalam durasi panjang.
Di sektor performa, Snapdragon 7s Gen 4 menjadi otak utama perangkat. Chipset berbasis fabrikasi 4nm tersebut dipasangkan dengan RAM hingga 12GB serta penyimpanan internal hingga 512GB.
Vivo menggunakan kombinasi memori LPDDR4X dan storage UFS 3.1 untuk mendukung performa multitasking dan akses data lebih cepat. GPU Adreno 810 menangani kebutuhan grafis, termasuk gaming dan pemrosesan visual.
Untuk fotografi, Vivo Y600 Turbo membawa kamera utama 50MP yang ditemani sensor depth 2MP. Kamera depan beresolusi 8MP ditempatkan di bagian punch-hole layar.
Vivo juga menyematkan dukungan Electronic Image Stabilization (EIS) pada kamera depan maupun belakang, sementara kamera utama mampu merekam video hingga resolusi 4K.
Dari sisi perangkat lunak, smartphone ini menjalankan OriginOS 6 berbasis Android 16. Fitur konektivitas yang tersedia mencakup jaringan 5G, Wi-Fi 6, Bluetooth 5.2, NFC, sensor sidik jari di dalam layar, serta dukungan berbagai sistem navigasi satelit.
Vivo turut memberikan sertifikasi IP68 dan IP69 untuk ketahanan terhadap debu dan air, fitur yang mulai banyak hadir di segmen menengah premium.
Vivo menawarkan Y600 Turbo dalam tiga pilihan warna, yakni Dune Gold, Electric Blue, dan Millennium Pink. Di pasar China, perangkat ini dijual mulai 2.299 yuan atau sekitar Rp5,2 juta untuk varian 8GB/256GB.
Varian 12GB/256GB dibanderol 2.599 yuan, atau sekira Rp5.8 juta, sedangkan model tertinggi 12GB/512GB dijual 2.899 yuan, atau sekira Rp6.7 jutaan.
Vivo juga memberikan potongan harga awal penjualan di China melalui subsidi nasional yang membuat harga awal turun hingga 2.099 yuan.
Sebelumnya, Vivo juga merilis Vivo Y600 Pro dengan kapasitas baterai lebih besar mencapai 10.200mAh.
Baca Juga:Siap Debut, Vivo Y600 Pro Usung Baterai 10.000mAh
Strategi ini menunjukkan arah baru industri smartphone yang tidak lagi hanya menonjolkan performa chipset atau kamera, tetapi juga ketahanan penggunaan harian dan umur baterai jangka panjang sebagai nilai jual utama.


















































