Selular.ID – Facebook meluncurkan sistem verifikasi identitas baru yang mengharuskan pengguna melakukan selfie untuk membuktikan bahwa mereka adalah pengguna asli.
Tanda verifikasi ini akan diterapkan di sejumlah layanan, termasuk Marketplace, sebagai upaya meningkatkan keamanan dan kepercayaan di dalam platform.
Meta menjelaskan sistem baru tersebut bernama Facebook Verified. Layanan ini berbeda dengan Meta Verified, layanan berbayar yang memberikan lencana verifikasi biru beserta fitur tambahan.
Verifikasi ini diberikan secara gratis untuk memastikan akun tersebut benar-benar dimiliki oleh orang asli, terutama bagi pengguna yang aktif berjualan di Marketplace, menggunakan Facebook Dating, maupun bergabung dalam Grup.
Baca juga:
- Facebook Panaskan Industri e-Commerce, Tik-Tok dan Tokopedia Was-was
- Jejak ITC Roxy Mas, Pusat Penjualan Hp Terbesar di Jakarta Kini Bergulat Melawan E-Commerce
Langkah ini dilakukan seiring semakin mudahnya teknologi kecerdasan buatan (AI) digunakan untuk membuat konten, profil, hingga pesan palsu.
“Karena AI mempermudah pembuatan konten, profil, dan pesan, kami ingin memberikan cara agar Anda mengetahui bahwa ada orang sungguhan di balik sebuah profil. Karena itu, kami memperkenalkan Facebook Verified, lencana gratis untuk pengguna Facebook,” tulis Meta dalam pengumuman, dikutip dari laman resminya, Rabu (29/7/2026).
Proses Facebook Verified dilakukan melalui video swafoto singkat. Video tersebut akan dicocokkan dengan foto profil yang sudah ada di akun untuk memastikan identitas pengguna sesuai. Meta menyebut proses ini tidak dipungut biaya dan umumnya hanya membutuhkan waktu beberapa menit.
Tidak semua akun dapat memperoleh lencana tersebut. Pengguna harus berusia minimal 18 tahun, memenuhi standar kepercayaan dan keamanan Meta, serta memiliki rekam jejak yang baik sesuai Standar Komunitas Facebook, khususnya terkait aturan yang melarang penipuan, scam, dan praktik yang menyesatkan.
Meta akan meluncurkan Facebook Verified secara bertahap, dimulai di sejumlah negara tertentu sebelum diperluas ke seluruh dunia.
Setelah berhasil diverifikasi, lencana Facebook Verified akan muncul di berbagai fitur penting Facebook, termasuk Marketplace, Dating, Grup, dan Profil.
Ke depannya, Meta juga akan menampilkan lencana tersebut pada unggahan di Feed.
Pengguna hanya perlu melakukan verifikasi satu kali, dan lencana akan otomatis berlaku di seluruh layanan Facebook tanpa biaya berlangganan.
Jadi, ketika sedang ingin belanja barang di Marketplace, membuka profil kencan, atau memeriksa akun seseorang di Grup, pengguna akan melihat lencana Verified pada akun yang telah menyelesaikan proses verifikasi.
Namun, Meta menekankan bahwa Facebook Verified bukan berarti perusahaan menjamin pengguna tersebut sepenuhnya dapat dipercaya atau memberikan dukungan terhadap akun tersebut.
Seluruh pengguna tetap harus mematuhi kebijakan Meta, termasuk Standar Komunitas dan Kebijakan Perdagangan (Commerce Policies).
Selain memperkenalkan sistem verifikasi, Facebook juga merilis aplikasi baru khusus bagi pengguna yang rutin berjualan di Marketplace.
Aplikasi bernama Seller itu memungkinkan penjual mengelola daftar barang, berkomunikasi dengan pembeli, serta memantau performa produk yang dijual.
Mengutip TechCrunch, marketplace menjadi salah satu layanan terbesar Facebook dengan lebih dari 430 juta listing setiap bulan.
Platform tersebut juga memiliki lebih dari 1,1 miliar pengguna aktif dan menjadi salah satu alasan utama kalangan muda masih aktif menggunakan Facebook.

















































