Spotify Hapus Puluhan Juta Lagu AI, Perang Melawan Musik Spam Semakin Memanas

11 hours ago 4

Selular.ID – Spotify dikabarkan mulai menghapus puluhan juta lagu yang dibuat menggunakan kecerdasan buatan (AI) sebagai bagian dari upaya besar untuk membersihkan platform dari konten spam yang membanjiri layanan streaming musik tersebut.

Langkah ini dilakukan setelah jumlah lagu AI yang diunggah secara massal terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Banyak di antaranya bukan dibuat untuk dinikmati pendengar, melainkan untuk memanipulasi sistem royalti melalui praktik streaming palsu menggunakan bot.

Menurut laporan TechSpot, Spotify telah menghapus lebih dari 75 juta lagu AI yang dianggap sebagai spam. Kebijakan ini merupakan salah satu pembersihan konten terbesar yang pernah dilakukan perusahaan terhadap musik hasil generatif AI.

Fenomena tersebut sebenarnya bukan hal baru. Pada 2023, Spotify juga sempat menghapus puluhan ribu lagu buatan AI dari platform musik Boomy setelah ditemukan indikasi adanya manipulasi jumlah streaming menggunakan bot.

Musik AI Berkualitas Rendah Membanjiri Platform

Kemudahan menggunakan layanan pembuat musik berbasis AI membuat siapa pun kini dapat menghasilkan ratusan hingga ribuan lagu hanya dalam waktu singkat.

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

Masalah muncul ketika lagu-lagu tersebut diunggah secara massal ke layanan streaming tanpa mempertimbangkan kualitas maupun orisinalitas. Dalam banyak kasus, tujuan utamanya bukan membangun karier musik, melainkan memperoleh royalti dari jumlah pemutaran yang dimanipulasi.

Praktik ini membuat platform seperti Spotify dipenuhi lagu-lagu berdurasi pendek dengan kualitas rendah yang dirancang agar mudah diputar berulang kali.

Kondisi tersebut juga dinilai dapat mengurangi peluang musisi asli untuk memperoleh pendapatan maupun eksposur karena algoritma rekomendasi harus bersaing dengan jutaan konten AI yang terus bertambah.

AI Juga Dipakai Meniru Musisi Asli

Selain membanjiri platform dengan musik spam, AI juga mulai dimanfaatkan untuk membuat lagu yang meniru penyanyi terkenal, bahkan musisi yang telah meninggal dunia.

Salah satu kasus yang sempat menjadi sorotan adalah munculnya lagu AI yang mengatasnamakan penyanyi country Blaze Foley, padahal musisi tersebut telah meninggal pada 1989. Spotify kemudian menghapus lagu tersebut setelah dipastikan merupakan hasil AI yang dipublikasikan tanpa izin.

Kasus serupa memicu kekhawatiran industri musik karena teknologi AI kini mampu menghasilkan vokal dan aransemen yang semakin sulit dibedakan dengan karya manusia.

Spotify Perketat Pengawasan

Meski tidak melarang musik yang dibuat menggunakan AI, Spotify kini memperketat pengawasan terhadap konten yang terindikasi sebagai spam, manipulasi streaming, maupun upaya menyamar sebagai artis lain.

Industri musik sendiri masih mencari titik tengah terkait penggunaan AI. Di satu sisi teknologi ini dapat menjadi alat bantu kreatif bagi musisi, namun di sisi lain membuka peluang penyalahgunaan yang berpotensi merugikan kreator asli.

Dengan pembersihan puluhan juta lagu AI tersebut, Spotify mengirimkan sinyal bahwa mereka ingin menjaga kualitas katalog musik sekaligus melindungi ekosistem royalti dari praktik manipulasi yang semakin marak di era generative AI.

Baca juga: Spotify Beri Verifikasi Artis Non-AI

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |