Penggunaan AI Dukung Teknologi Time Duplex Division di Jaringan 5G XLSmart

5 hours ago 6

Selular.ID – Sejumlah cara dilakukan operator seluler PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) untuk meningkatkan kecepatan jaringan 5G mereka.

Seperti Selular beritakan, XLSMART baru saja meluncurkan XLSMART Ultra 5G+ di berbagai kota di Indonesia.

Cakupan luas jaringan 5G milik XLSMART ini dapat dirasakan para penggunanya di 33 kota atau kabupaten di tanah air.

Tidak hanya itu, perusahaan juga telah membangun lebih dari 7.000 base transceiver station atau BTS untuk mendukung kecepatan internet maupun telekomunikasi.

Berbeda dengan operator seluler lainnya, perusahaan telekomunikasi ini punya cara agar sinyal internet kencang itu tidak lemot.

XLSMART mengoperasikan total spektrum frekuensi sebesar 152 MHz untuk melayani 73 juta pelanggan berdasarkan laporan akhir tahun 2025.

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

Untuk menghadirkan sinyal 5G menyeluruh, XLSMART hanya menggunakan frekuensi 2300 MHz dengan lebar pita 40 MHz.

Direktur & Chief Technology Officer XLSMART, Shurish Subbramaniam mengatakan spektrum frekuensi tersebut tidak dibagi dengan layanan 4G, tetapi dikhususkan untuk layanan 5G saja.

“Di XLSMART itu tidak berbagi (jaringan) dengan 4G tapi menggunakan TDD (Time Duplex Division) di 2,3 GHz yang didedikasikan khusus untuk 5G, tidak untuk 4G,” ujar Shurish, Rabu (11/3/2026).

TDD atau Time Duplex Division adalah metode komunikasi yang menggunakan satu frekuensi untuk mengirim dan menerima informasi, sehingga informasi cepat tersampaikan.

TDD ini berbeda dengan FDD (Frequency Division Duplex). Di mana FDD menggunakan dua frekuensi berbeda untuk sinyal mengirim dan menerima informasi.

“Kalau operator lain, dia tidak TDD tapi bagi-bagi spektrumnya, tapi kita frekuensi 2,3 GHz didedikasikan ke 5G,” sambungnya.

Baca juga:

Pemisahan penggunaan spektrum tersebut dinilai akan mempertahankan kualitas sinyal 5G yang tidak terganggu dengan 4G, terutama di masa lonjakan trafik internet Ramadan dan Lebaran 2026.

“Kalau operator lain dia kan tidak TDD, dia harus bagi-bagi sama spektrumnya. Kita di 2,3 GHz didedikasikan untuk 5G, tidak dicampur yang mana ini akan memberikan pengalaman untuk pelanggan,” tuturnya.

Tidak hanya itu, Shurish juga mengatakan jika penggunaan kecerdasan buatan atau AI juga dilakukan XLSmart untuk melakukan efisiensi.

Dari penggunaan AI ini maka akan langsung cepat terdeteksi wilayah mana yang sedang banyak trafik dan yang tidak.

“Jadi kita bisa langsung cepat melakukan tindakan dengan lebih banyak mengerahkan wilayah yang sedang banyak trafik,” jelasnya.

XLSMART telah membangun infrastruktur telekomunikasi pendukung sebanyak 10 ribu base transceiver station (BTS) untuk layanan 5G.

Ke depannya, cakupan sinyal 5G menyeluruh XLSMART itu akan dikembangkan lagi pada tahun ini hingga ke 88 kota/kabupaten.

Setahun Merger XLSmart

Sebelumnya, perayaan satu tahun XLSmart diselenggarakan di Indonesia Convention Exhibition BSD City dengan mengusung tema “Connecting Today, Empowering Tomorrow”.

Acara ini dihadiri sekitar 15.000 pengunjung yang terdiri dari karyawan, keluarga, mitra, pelanggan, dan komunitas.

Di sisi pengakuan eksternal, XLSmart masuk dalam daftar Best Companies Asia-Pacific 2026 dengan peringkat 278 dari 500 perusahaan.

Penilaian ini didasarkan pada indikator kepuasan karyawan, kinerja keuangan, serta transparansi keberlanjutan atau Environmental, Social, and Governance (ESG).

Dalam daftar tersebut, XLSmart menjadi operator dengan peringkat tertinggi di Indonesia.

Selain fokus pada teknologi dan bisnis, perusahaan juga memperkuat pendekatan yang berorientasi pada pelanggan.

XLSmart menargetkan menjadi perusahaan telekomunikasi yang dekat dengan pelanggan melalui layanan yang relevan, mudah diakses, dan berkualitas.

Pendekatan ini sejalan dengan tren industri yang menempatkan pengalaman pelanggan sebagai faktor diferensiasi utama.

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |