(Musrenbang Otsus 2026 kabupaten Nabire)
Nabire, 31 Maret 2026 – Pemerintah Kabupaten Nabire melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) serta program Otonomi Khusus (Otsus) Tahun Anggaran 2027.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Bapperida Kabupaten Nabire, Selasa (31/3/2026), menjadi forum strategis untuk merumuskan arah kebijakan pembangunan daerah dengan fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, pembangunan infrastruktur berkelanjutan, serta penguatan ekonomi lokal.
Musrenbang tersebut dihadiri Wakil Bupati Nabire, perwakilan Bapperida Provinsi Papua Tengah yang diwakili sekretaris, BP3OKP yang diwakili Koordinator Pokja Cerdas Yulianus Kuayo, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Nabire, Kejaksaan Negeri Nabire, perwakilan Polres Nabire, perwakilan Kodim Nabire, Ketua DPR Kabupaten Nabire, para kepala OPD, serta para pemangku kepentingan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nabire.

Dalam laporan panitia, Ketua Panitia Musrenbang yang juga Kabid Sosial Budaya Bapperida Nabire, Luis Marten Inggesi, menyampaikan bahwa hasil pra-Musrenbang atau forum perangkat daerah menghasilkan total 387 program dan 1.117 kegiatan dengan kebutuhan anggaran mencapai sekitar Rp555 miliar lebih.
Ia merinci, pada Bidang Prasarana dan Sarana terdapat 91 program dan 299 kegiatan dengan kebutuhan anggaran sebesar Rp138,8 miliar. Pada Bidang Ekonomi tercatat 140 program dan 450 kegiatan dengan total anggaran sekitar Rp324,8 miliar. Sementara pada Bidang Sosial Budaya terdapat 156 program dan 365 kegiatan dengan kebutuhan anggaran mencapai sekitar Rp1,07 triliun.
Selain itu, sejumlah usulan program telah diseleksi sebagai bahan penyusunan program Dana Otsus dan Dana Tambahan Infrastruktur (DTI) Tahun Anggaran 2027 yang difokuskan pada misi prioritas pembangunan daerah.
Program prioritas tersebut meliputi Misi Nabire Sehat yang dijalankan oleh lima perangkat daerah dengan delapan program dan sembilan kegiatan dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp33,35 miliar. Kemudian Misi Nabire Cerdas dengan dua program dan delapan kegiatan senilai sekitar Rp39 miliar, serta Misi Nabire Produktif dengan 48 program dan 68 kegiatan dengan total anggaran sekitar Rp153,9 miliar.
Luis berharap seluruh usulan program dapat dipertajam melalui pembahasan Musrenbang agar selaras dengan kebutuhan masyarakat serta kemampuan pendanaan daerah.
“Diharapkan usul-usul ini dapat lebih dipertajam dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat, identifikasi program, serta kesesuaian pendanaan,” ujarnya.
Musrenbang RKPD dan Otsus Tahun 2027 ini menjadi bagian penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan guna mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berdampak nyata bagi masyarakat Kabupaten Nabire.
[Nabire.Net/Musa Boma]

17 hours ago
12












































