Pemkab Deiyai Gelar Pra Musrenbang RKPD 2027, Bupati Tekankan Perencanaan Berbasis Data

14 hours ago 7
(Bupati Deiyai Melkianus Mote buka Pra Musrenbang RKPD 2027) (Bupati Deiyai Melkianus Mote buka Pra Musrenbang RKPD 2027)

Deiyai, 8 April 2026 – Pemerintah Kabupaten Deiyai menggelar Pra Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Pra Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Deiyai, Rabu (8/4/2026).

Kegiatan tersebut menjadi forum awal untuk menyusun arah kebijakan pembangunan daerah dengan menyesuaikan kondisi anggaran serta kebutuhan prioritas masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Deiyai Melkianus Mote menegaskan bahwa penyusunan RKPD Tahun 2027 harus disesuaikan dengan kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat.

Ia mengatakan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) diharapkan realistis dalam menyusun program kerja, mengingat keterbatasan anggaran yang tersedia.

“Saya tahu semua dinas ingin melakukan banyak hal untuk masyarakat. Namun kita harus realistis dengan keadaan yang ada,” ujar Mote.

Bupati juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas perencanaan pembangunan melalui pendekatan berbasis data dan kebutuhan riil masyarakat di lapangan.

Menurutnya, setiap program yang diusulkan harus memiliki dasar data yang jelas serta diarahkan kepada kelompok masyarakat yang paling membutuhkan, seperti kaum miskin, anak yatim piatu, serta janda dan duda.

“Kegiatan yang diajukan harus betul-betul ada datanya, bukan hanya berasal dari OPD tanpa melihat kebutuhan masyarakat. Fokus pembangunan harus menyentuh kelompok masyarakat yang membutuhkan,” katanya.

Selain itu, Mote mengajak seluruh OPD untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas sektor guna menghindari tumpang tindih program.

Ia mencontohkan program bantuan bibit ternak babi yang telah menjadi kewenangan Dinas Pertanian, sehingga OPD lain diharapkan dapat mengusulkan program berbeda yang lebih relevan dengan tugas dan fungsi masing-masing.

Bupati menegaskan bahwa arah pembangunan Kabupaten Deiyai tetap difokuskan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan ekonomi kerakyatan dan pembangunan infrastruktur dasar.

Di samping itu, sektor pendidikan dan kesehatan juga menjadi prioritas utama pembangunan daerah.

Menurutnya, setiap kampung akan didorong untuk memiliki fasilitas pendidikan usia dini seperti TK atau PAUD serta layanan kesehatan dasar melalui Posyandu.

“Anak-anak harus pintar dan sehat. Dua hal ini harus berjalan seiring agar kita dapat membangun pondasi generasi muda yang berkualitas,” ujar Mote.

Ia juga mengajak seluruh peserta forum untuk aktif memberikan masukan, saran, dan gagasan dalam rangka penyempurnaan rancangan awal RKPD Tahun 2027.

Bupati menegaskan bahwa program yang tidak memiliki dasar yang jelas atau tidak dapat dipertanggungjawabkan akan dihapus dari perencanaan pembangunan.

[Nabire.Net/PK]

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |