Selular.ID – Pegadaian memperkuat pendekatan layanan digital melalui Tring! dalam momentum Hari Pelanggan Nasional 2026.
Penguatan tersebut disampaikan melalui acara “An Evening with Pegadaian: Celebrating Our Valued Customer” yang digelar di Pegadaian Tower, Jakarta, sebagai bentuk apresiasi kepada nasabah terpilih dan prioritas.
Acara tersebut menjadi bagian dari upaya Pegadaian mendekatkan layanan dengan kebutuhan nasabah sekaligus memperkenalkan pengalaman menggunakan Tring!.
Platform digital ini mengintegrasikan berbagai kebutuhan terkait produk dan layanan Pegadaian dalam satu ekosistem, termasuk layanan yang berkaitan dengan emas dan kebutuhan finansial masyarakat.
Mengusung semangat “Tenang Saja”, Pegadaian menempatkan Tring! sebagai salah satu bagian dari transformasi layanan perusahaan.
Melalui platform tersebut, masyarakat dapat mengakses berbagai solusi Pegadaian secara digital sehingga proses layanan tidak hanya bergantung pada kanal fisik.
Wakil Direktur Utama Pegadaian, Budi Wahju Soesilo, mengatakan Hari Pelanggan Nasional menjadi momentum bagi perusahaan untuk kembali menempatkan kepercayaan nasabah sebagai bagian penting dalam pengembangan layanan.
“Kepercayaan tersebut merupakan amanah yang terus kami jaga,” ujar Soesilo dalam konferensi pers “An Evening with Pegadaian: Celebrating Our Valued Customer”.
Tring! Satukan Akses Layanan Pegadaian
Direktur Pemasaran, Penjualan dan Pengembangan Produk PT Pegadaian (Persero), Selfie Dewiyanti, menjelaskan bahwa Tring! dikembangkan untuk memberikan pengalaman yang lebih praktis bagi nasabah ketika mengakses berbagai solusi Pegadaian.
Menurut Selfie, platform tersebut membawa semangat “Tenang Saja” sebagai pendekatan komunikasi bahwa kebutuhan finansial, kepemilikan emas, hingga perencanaan masa depan dapat diakses melalui pilihan layanan Pegadaian.
Tring! menjadi bagian dari transformasi digital Pegadaian dengan menghadirkan akses layanan dalam satu platform. Bagi nasabah, pendekatan ini menghubungkan kebutuhan yang sebelumnya dapat diakses melalui berbagai layanan Pegadaian ke dalam pengalaman digital yang lebih terintegrasi.
Pegadaian sendiri memiliki portofolio layanan yang berkaitan dengan kebutuhan finansial masyarakat dan emas. Karena itu, digitalisasi tidak hanya diarahkan pada transaksi, tetapi juga pada cara nasabah menemukan dan menggunakan layanan sesuai kebutuhannya.
Dalam acara tersebut, Pegadaian juga menghadirkan sejumlah nasabah terpilih dari berbagai wilayah Indonesia untuk berbagi pengalaman.
Cerita nasabah mencakup penggunaan layanan Pegadaian untuk memenuhi kebutuhan finansial, mengembangkan usaha, memiliki emas, melakukan investasi emas, hingga mempersiapkan kebutuhan masa depan.
Kehadiran nasabah dalam acara tersebut sekaligus menjadi ruang bagi Pegadaian untuk mendengarkan pengalaman dan kebutuhan pengguna secara langsung.
Informasi tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan mempertahankan hubungan dengan nasabah sekaligus mengembangkan pengalaman layanan.
Transformasi Digital Berbasis Pengalaman Nasabah
Bagi Pegadaian, pengembangan Tring! tidak berdiri sendiri dari transformasi layanan perusahaan. Platform tersebut menjadi kanal digital yang menghubungkan masyarakat dengan ekosistem layanan Pegadaian.
Selfie mengatakan setiap nasabah memiliki kebutuhan dan perjalanan finansial yang berbeda. Karena itu, Pegadaian berupaya menghadirkan pengalaman layanan yang dapat mengikuti kebutuhan tersebut.
“Bagi kami, kepercayaan bukan hanya tentang apa yang kami berikan hari ini, tetapi tentang bagaimana kami terus hadir dan memberikan pengalaman terbaik bagi nasabah di masa yang akan datang,” kata Selfie.
Pendekatan tersebut juga memperlihatkan perubahan pola interaksi perusahaan jasa keuangan dengan pelanggan. Kanal digital memungkinkan nasabah mengakses informasi dan layanan tanpa harus selalu datang ke lokasi layanan fisik.
Dalam konteks Pegadaian, Tring! menjadi salah satu instrumen untuk memperluas pengalaman tersebut. Platform ini diarahkan untuk memberikan akses yang lebih mudah terhadap layanan Pegadaian, termasuk kebutuhan yang berkaitan dengan emas dan solusi finansial.
Sementara itu, acara “An Evening with Pegadaian” mengambil pendekatan yang berbeda dari kanal digital. Jika Tring! berfungsi sebagai sarana akses layanan, acara tersebut menjadi ruang interaksi langsung antara perusahaan dan nasabah.
Kombinasi keduanya menunjukkan pendekatan Pegadaian dalam membangun hubungan dengan pelanggan melalui kanal fisik maupun digital. Nasabah tetap mendapatkan ruang interaksi secara langsung, sementara akses terhadap layanan dapat dilakukan melalui platform digital.
“Tenang Saja” Jadi Pesan Utama
Semangat “Tenang Saja” menjadi bagian utama komunikasi Pegadaian dalam memperkenalkan Tring!. Pesan tersebut digunakan untuk menggambarkan kemudahan akses terhadap berbagai kebutuhan yang dapat dilayani melalui ekosistem Pegadaian.
Pegadaian menempatkan kebutuhan finansial dan rencana masa depan sebagai bagian dari perjalanan nasabah. Mulai dari kebutuhan dana, pengembangan usaha, kepemilikan emas, investasi, hingga persiapan masa depan, perusahaan menyatakan terus mengembangkan solusi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Soesilo mengatakan apresiasi kepada nasabah tidak berhenti pada perayaan Hari Pelanggan Nasional. Menurutnya, hubungan dengan pelanggan menjadi bagian dari perjalanan perusahaan dalam menjaga kepercayaan yang telah diberikan.
“Terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada Pegadaian. Tenang Saja, ada Tring!” ujar Soesilo.
Melalui Tring!, Pegadaian melanjutkan digitalisasi pengalaman nasabah dengan menyediakan akses terhadap layanan dalam satu ekosistem. Sementara itu, kegiatan “An Evening with Pegadaian” menjadi bagian dari interaksi langsung perusahaan dengan nasabah terpilih.
Keduanya berjalan dalam konteks yang sama, yakni upaya Pegadaian mempertahankan hubungan dengan pelanggan sekaligus menghadirkan akses layanan yang semakin terintegrasi.
Pengembangan kanal digital tersebut akan menjadi bagian dari perjalanan transformasi layanan Pegadaian dalam memenuhi kebutuhan nasabah di tengah perubahan pola interaksi masyarakat dengan layanan keuangan.

















































