Jembatan Baru Kutablang Dibuka, Genjot Perekonomian Masyarakat Aceh Pasca Bencana

9 hours ago 4

Direktur Jembatan Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia, Gatot Sukmana, Kabalai BPJN Aceh, Zulkarnaini dan Bupati Bireuen, Ir H Mukhlis, ST serta Forkopimda secara bersama membuka operasional jembatan baru Krueng Tingkeum Kutablang, Minggu (20/9) pukul 09.25 WIB.

BIREUEN|METRO ACEH – Jalur lalulintas Medan-Banda Aceh kini sudah dapat berjalan lancar dan masyakat Aceh maupun luar Aceh, tidak perlu antri lama lagi karena jembatan baru atau jembatan duplikasi Krueng Tingkeum Kutablang, Kabupaten Bireuen telah selesai dibangun dan dibuka secara resmi untuk melayani lalulintas Medan-Banda Aceh, Minggu (20/9) pukul 09.25 WIB.

Pembukaan perdana lalulintas di jembatan Duplikasi Krueng Tingkeum Kutablang yang dibangun oleh PT Adhi Karya itu dilakukan Direktur Jembatan Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia, Gatot Sukmana bersama Kabalai BPJN Aceh Zulkarnaini, Bireuen Bireuen, Ir H Mukhlis, ST serta Forkopimda.

Amatan Metro Aceh, kegiatan itu juga dirangkai peusijuk atau tepun tawar oleh Pimpinan Dayah Nurul Fata Tingkeum Mayang Kutablang Tgk Jafar dan doa bersama dipimpin Tgk Tgk Muhammad Hafiq, S.Sy.

Data diperoleh jembatan duplikasi Krueng Tingkeum Kutablang berada di Km 231 + 150 dengan total panjang 149,7 meter yang terdiri dari SIG 30 meter, SBG 57,2 meter, SBG 50 meter. Ground breaking dilakukan Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo pada Rabu, 21 Januari 2026 dan hari ini dibuka melayani lintas timur Aceh-Sumut.

Direktur Jembatan Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia, Gatot Sukmana dalam sambutan mengatakan bahwa seperti kita ketahui bersama. Jembatan Krueng Tingkeueuh ini adalah jembatan utama logistik Sumatra Utara – Aceh yang dalam bencana hidrometeorologi ini terdampak.

Untuk membuka akses jalan setelah jembatan lama putus total diterjang banjir bandang. Pihak Kementerian PU dan BPJN Aceh bekerjasama dengan TNI telah membangun jembatan Bailey untuk membuka jalur logistik karena jembatan lama putus.

“Untuk memulihkan kembali jalur logistik ini kita membangun jembatan Krueng Tingkeum Kutablang ini, secara teknis dan dari desain, konstruksi tentunya dijaga rekan-rekan BPJN Aceh ini terkait mutu sampai dengan sudah diuji beban. Sehingga secara teknis jembatan ini sudah bisa dibuka atau bisa digunakan untuk operasional,” jelasnya.

Gatot Sukmana menambahkan dirinya hadir mewakili pimpinan untuk memastikan kelayakan teknis, kesiapan, dan tentunya apabila sudah siap, di hari ini jembatan duplikasi Krueng Tingkeum Kutablang hari ini juga bisa digunakan.

Ia juga menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya ke semua pihak baik dari internal kami di kementerian, Pemda, TNI, Kejati, Kepolisian, juga dari Perhubungan.

Juga terima kasih sekali kepada masyarakat Aceh yang dengan kesabarannya karena sudah menunggu karena jembatan ini selesai tidak dengan waktu yang cepat, butuh proses, butuh investigasi, butuh konstruksi, butuh beberapa hal teknis masuk di dalam jembatan ini.

Hari ini kita menjawab kesabaran semua, sebagai masyarakat membutuhkan pelayanan transportasi yang baik. Mudah-mudahan dengan dibuka tahapan pembangunan Jembatan Kutablang ini bisa membantu kelancaran logistik.

Tetapi ini belum selesai karena jembatan lama juga dibangun kembali dan hari ini dialihkan arus lalulintas dari jembatan lama ke jembatan baru dua jalur.

Ada satu jembatan lagi yang lama ini akan diselesaikan. Jadi ini pengalihan arus lalu lintas dari jembatan Kutablang lama ke jembatan baru. “Harapannya ke depan kita bisa menjaga aset kita ini sebagai urat nadi jalan nasional di lintas timur,” ungkap Gatot Sukmana.

Bupati Bireuen, Terima kasih Pemerintah Pusat

Bupati Bireuen, Ir H Mukhlis, ST dalam arahan singkatnya dilokasi mengatakan dampak bencana Hidrometeorologi terjadi Selasa-Rabu, 25 s.d 26 November 2025 lalu banyak kerusakan terjadi di Kabupaten Bireuen.

Termasuk 12 jembatan berada di sepanjang aliran Krueng Peusangan terdiri dari delapan jembatan rangka baja, empat jembatan gantung mulai dari Gampong Rancong Kutablang sampai ke Pante Peusangan Juli, dibawah jurang Km 35 perbatasan Bireuen dengan Bener Meriah.

Pasca bencana telah dibangun tiga jembatan yaitu jembatan Krueng Tingkeum Kutablang dan jembatan Teupin Mane penghubung jalur lintas timur Aceh dan menuju ke Bener Meriah, Aceh Tengah dan Gayo Lues, juga jembatan Pante Lhong kewenangan kabupaten yang dibantu pembangunannya oleh pemerintah pusat.

Kata Bupati, ada tiga jembatan lagi akan dibangun juga dibantu oleh pemerintah pusat yaitu jembatan rangka baja putus di Gampong Rancong Kutablang, jembatan rangka baja Gampong Ule Jalan Suak Peusangan Selatan dan jembatan rangka baja di Gampong Sarah Sirong Jaya Kecamatan Juli ke Alue Limeng, Kecamatan Jeumpa.

Adapun estimasi Anggaran untuk tiba jembatan itu lebih setengah triliun atau Rp 500 miliar lebih. “Kami ucapkan terima kasih kepada bapak Presiden Prabowo Subianto dan Menteri PU Dody Hanggodo dan suruh jajarannya,” ucap Bupati Mukhlis.

Diharapkan dengan telah dibuka jembatan Krueng Tingkeum dapat membangkitkan dan meningkatkan perekonomian masyarakat Kabupaten Bireuen dan Aceh yang sangat terpuruk pasca bencana, pungkasnya. (Rahmat Hidayat)

Follow WhatsApp Channel www.metroaceh.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |