Golkar Bireuen Gelar Musda VII, Ketua DPD Aceh Harap Begini

9 hours ago 7

Ketua DPD Partai Golkar Aceh H M Salim Fakhry, SE MM dan Ketua DPD Partai Golkar Bireuen, Ir H Mukhlis,ST serta pengurus foto bersama usai serahkan penghargaan kepada sesepuh Partai, di Aula Hotel Fajar, Kamis (20/8) pagi.

BIREUEN|METRO ACEH – Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Golkar Karya (Golkar) Bireuen, mengelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-VII yang dibuka oleh Ketua DPD Partai Golkar Aceh, H M Salim Fakhry, SE MM, di Aula Hotel Fajar, Kamis (20/8) pagi.

Ketua Panitia Pelaksana Taufiq Ridha dalam laporan antara lain mengatakan Musda VII ini mengangkat tema “Golkar Berkarya, Golkar Sejahtera, Indonesia Maju,”. Melalui tema tersebut diharapkan musda ini jadi momentum memperkuat konsolidasi, meningkatkan soliditas seluruh kader.

Selain itu juga merumuskan langkah strategis Partai dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat dan mendukung pembangunan Kabupaten Bireuen.

Tujuan Musda ini sebagai evaluasi pelaksanaan program kerja dan kepengurusan DPD Partai Golkar Bireuen periode sebelumnya. Menyusun dan menetapkan program kerja serta arah kebijakan organisasi untuk periode berikutnya.

Memilih dan menetapkan Ketua DPD Partai Golkar Bireuen untuk periode 2026-2031. Memperkuat konsolidasi, kaderisasi serta soliditas organisasi mulai dari tingkat Kabupaten hingga gampong.

Juga merumuskan rekomendasi politik dan organisasi yang berpihak kepada kepentingan masyarakat Bireuen. Mempersiapkan Partai Golkar Bireuen dalam menghadapi agenda politik dan pembangunan masa mendatang, paparnya.

Ketua DPD Partai Golkar Bireuen juga Bupati Bireuen, Ir H Mukhlis, ST dalam sambutan mengharapkan melalui Musda ini menaruh harapan besar agar seluruh proses musyawarah berlangsung dengan dilandasi semangat kekeluargaan, keterbukaan, mengedepankan prinsip musyawarah untuk mufakat.

Kiranya forum ini mampu melahirkan struktur kepengurusan yang solid, berintegritas, serta visioner, yang siap mewakafkan ide dan tenaganya untuk menjawab tantangan pembangunan daerah yang semakin kompleks, pesannya.

“Mari kita jadikan perbedaan pandangan politik sebagai wujud dinamika demokrasi yang mendewasakan, demi menjaga stabilitas politik, kondusivitas keamanan yang selama ini telah terbangun dengan baik di Bireuen,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Aceh, H M Salim Fakhry, SE MM dalam arahannya turut memberi apresiasi atas kehadiran pengurus dari Partai Lokal dan Partai nasional lainnya, artinya semua bisa bersatu.

“Membangun Bireuen tidak bisa diharapkan dengan Bupati saja, seluruh partai harus mendukung kalau ada ganguan biasa itu pak Bupati, itu membuat motivasi sebagai pemimpin kabupaten untuk memacu agar Bireuen dikenal sebagai Kota Juang bisa ekses di Provinsi dan Indonesia,” tuturnya pada kegiatan hadir anggota DPR-RI Ilham Pengestu dan pengurus Golkar Bireuen serta Provinsi.

Halim Salim menegaskan bahwa Golkar dibawah kepemimpinan kami bersama kawan-kawan, Golkar tidak mau tidak melaksanakan Musda, Golkar harus melaksanakan Musda, namanya konsolidasi organisasi.

Ia juga mengingatkan kepada pengurus yang baru agar jangan berorientasi keluarga, boleh ada keluarga tetapi berikan porsi tertentu. “Kalau selalu kita berfikir dilingkungan kita saja,
partai ini tidak berkembang. Semua Partai saat ini menuju partai yang modern,” katanya.

“Saya ingatkan kepada ketua baru DPD Kabupaten Bireuen yang terpilih nanti, tidak usah curi kursi partai lain karena naik Partai nasional dan Partai Lokal mereka kawan kita, cuma raih kursi untuk partai kita sendiri,” pesan ketua Partai Golkar Aceh. (Rahmat Hidayat)

Follow WhatsApp Channel www.metroaceh.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |