J&T Express Tutup Roadshow Connect Preneur di Jakarta

5 hours ago 6

Selular.ID – J&T Express menutup rangkaian program J&T Connect Preneur Goes to Campus di Jakarta pada 9 Juni 2026 dengan menghadirkan kreator dan pengusaha Raditya Dika serta CEO dan Founder HMNS Perfume, Rizky Arief, di Universitas Pertamina.

Kegiatan yang mengusung tema “The Digital Native: Mastering Hype, Creativepreneurship, and Business Execution” tersebut menjadi penutup roadshow yang sebelumnya digelar di lima kota besar sebagai bagian dari upaya perusahaan mendukung pengembangan kewirausahaan generasi muda.

Acara ini diikuti ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, baik secara langsung maupun melalui siaran daring di kanal YouTube J&T Express.

Melalui program tersebut, J&T Express berupaya menghadirkan ruang pembelajaran yang mempertemukan mahasiswa dengan praktisi bisnis dan pelaku industri yang telah membangun usaha di era digital.

Brand Manager J&T Express, Herline Septia, mengatakan bahwa kehadiran perusahaan di lingkungan kampus merupakan bagian dari komitmen jangka panjang untuk mendukung lahirnya wirausahawan muda Indonesia.

Menurutnya, mahasiswa saat ini semakin aktif membangun bisnis sejak masa kuliah dan membutuhkan akses terhadap wawasan praktis yang dapat membantu mengembangkan usaha secara berkelanjutan.

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

“Selama roadshow di lima kota, kami menyaksikan sendiri bagaimana mahasiswa semakin percaya diri membangun bisnis sejak di bangku kuliah, mulai dari menciptakan produk hingga membangun brand dan menjangkau pelanggan. Kehadiran pembicara yang sukses mengembangkan bisnis dengan pendekatan dan karakter berbeda diharapkan dapat memberi mahasiswa kesempatan untuk melihat beragam strategi, mengambil insight, serta memahami tantangan membangun bisnis di era digital yang sangat kompetitif,” ujar Herline Septia.

Program J&T Connect Preneur Goes to Campus hadir di tengah meningkatnya minat generasi muda terhadap kewirausahaan berbasis teknologi dan ekonomi digital.

Perkembangan platform e-commerce, media sosial, serta layanan logistik yang semakin terintegrasi membuka peluang bagi mahasiswa untuk membangun bisnis dengan jangkauan pasar yang lebih luas dibandingkan beberapa tahun sebelumnya.

Dalam sesi diskusi, Rizky Arief yang dikenal sebagai pendiri HMNS Perfume membagikan pengalaman membangun merek lokal di tengah persaingan industri yang semakin kompetitif.

Ia menilai mahasiswa memiliki semangat berwirausaha yang tinggi, namun masih membutuhkan akses terhadap pengalaman praktis dari pelaku usaha yang telah melalui berbagai tantangan bisnis secara langsung.

“Selama tour di lima kota, saya melihat semangat wirausaha mahasiswa sangat tinggi, tapi seringkali mereka hanya mendapatkan teori tanpa insight praktis. Oleh karena itu, program ini merupakan program yang tepat karena menghubungkan mereka langsung dengan praktisi, memberikan pengalaman dan wawasan yang bisa langsung diterapkan. Bagi saya, ini bukan sekadar talk show, tetapi wadah bagi wirausahawan muda untuk bergerak dan mewujudkan bisnisnya,” kata Rizky Arief.

Selain menghadirkan diskusi dan sesi berbagi pengalaman, J&T Express juga melanjutkan dukungannya terhadap pengembangan bisnis mahasiswa melalui kompetisi nasional J&T Super Seller.

Program tersebut terbuka bagi mahasiswa aktif dari seluruh Indonesia yang telah menjalankan usaha minimal enam bulan.

Melalui kompetisi ini, peserta berkesempatan memperebutkan total hadiah sebesar Rp500 juta. Tidak hanya berfokus pada kompetisi, J&T Express juga menyiapkan program inkubasi bagi 10 peserta terbaik.

Dalam tahap tersebut, peserta akan mendapatkan pendampingan intensif dari mentor serta dukungan dana awal sebesar Rp20 juta untuk membantu pengembangan bisnis mereka.

Menurut Herline, program ini dirancang sebagai bagian dari ekosistem yang tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga akses terhadap sumber daya yang dibutuhkan pelaku usaha muda untuk bertumbuh.

“Program ini dirancang tidak hanya sebagai ruang belajar, tetapi juga sebagai ekosistem yang memberikan akses nyata bagi mahasiswa untuk mengembangkan bisnisnya secara berkelanjutan. Dengan hadirnya program ini dan melalui kapabilitas logistik yang kami miliki, J&T Express ingin berperan lebih dari sekadar penyedia jasa layanan pengiriman, namun juga sebagai enabler bisnis yang mendukung pertumbuhan wirausahawan muda di Indonesia,” ujarnya.

Dari sisi industri, langkah J&T Express menunjukkan semakin luasnya peran perusahaan logistik dalam ekosistem digital.

Jika sebelumnya layanan logistik lebih berfokus pada pengiriman barang, kini perusahaan juga mulai terlibat dalam pengembangan pelaku usaha, terutama usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta bisnis rintisan yang memanfaatkan kanal digital untuk menjangkau konsumen.

Program J&T Connect Preneur Goes to Campus juga memperoleh dukungan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemdiktisaintek RI).

Dukungan tersebut menunjukkan adanya sinergi antara dunia pendidikan dan sektor industri dalam memperkuat kompetensi kewirausahaan mahasiswa di tengah perkembangan ekonomi digital nasional.

Selain Kemdiktisaintek RI, program ini turut didukung sejumlah mitra dari berbagai sektor, termasuk Narasi, Young on Top, BCA, Prabu, Satu Dental, Kacamatamoo, dan Kapal Api.

Kolaborasi tersebut memperluas akses mahasiswa terhadap wawasan lintas industri, mulai dari teknologi, pemasaran, keuangan, hingga pengembangan merek.

Berakhirnya roadshow di Jakarta menandai selesainya rangkaian J&T Connect Preneur Goes to Campus 2026.

Namun melalui kompetisi J&T Super Seller dan program inkubasi yang masih berlangsung, J&T Express menegaskan komitmennya untuk terus mendukung lahirnya generasi wirausahawan muda yang mampu memanfaatkan teknologi digital, membangun merek, dan mengembangkan bisnis secara berkelanjutan di Indonesia.

Baca Juga: J&T Connect Preneur Umumkan 10 Pemenang Modal Usaha Rp300 Juta

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |