Selular.ID – PT Erajaya Swasembada Tbk (ticker code: ERAA) membukukan kinerja positif sepanjang tahun 2025 (FY2025), dengan mencatatkan pertumbuhan dua digit di tengah dinamika pasar.
Perseroan mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp76,6 triliun sepanjang tahun 2025 lalu.
Jumlah ini meningkat 17,35% secara year-on-year (YoY) dibandingkan tahun sebelumnya.
Ringkasan inti kinerja keuangan dan bisnis Perseroan adalah sebagai berikut:
- Penjualan bersih tercatat sebesar Rp76,6 triliun, meningkat 17,35% dibandingkan Rp65,3 triliun pada FY2024.
- Laba kotor tercatat sebesar Rp8,35 triliun, dengan margin laba kotor sebesar 10,9%.
- Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp1,20 triliun, meningkat 15,83% dibandingkan FY2024.
Baca juga:
- Anak Usaha Erajaya Raup Pendapatan Rp6,49 Triliun Berkat Produk Teknologi dan IoT
- Erajaya Digital Rilis Nothing Headphone (a) di Indonesia
Hasan Aula, Wakil Direktur Utama PT Erajaya Swasembada Tbk, menyampaikan bahwa kinerja tersebut mencerminkan efektivitas strategi ekspansi dan diversifikasi yang dijalankan secara konsisten oleh Perseroan.
“Kinerja solid di 2025 menunjukkan ketahanan bisnis Perseroan di tengah dinamika pasar, didukung oleh penguatan portofolio merek, ekspansi jaringan ritel secara selektif, serta optimalisasi berbagai momentum konsumsi sepanjang tahun,” ujar Hasan Aula.
“Ke depan, kami akan terus memperkuat fondasi bisnis Perseroan melalui pengembangan vertikal usaha serta perluasan ekosistem ritel guna mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan,” sambungnya.
Dari sisi kontribusi bisnis, segmen cellular phones & tablet masih menjadi kontributor terbesar terhadap penjualan bersih Perseroan dengan kontribusi sebesar 78,42%.
Sebagai bagian dari strategi pengembangan bisnis di luar handset, berbagai segmen lainnya juga mencatatkan pertumbuhan yang positif dan semakin memperkuat kontribusinya terhadap kinerja Perseroan secara keseluruhan.
Sejumlah Merek Baru Erajaya
Melalui pengembangan berbagai vertikal bisnis, Perseroan terus memperluas kehadirannya di berbagai sektor, termasuk aksesoris dan perangkat pendukung, ritel gaya hidup aktif, serta food & nourishment.
Hal ini semakin memperkuat posisi Perseroan sebagai ekosistem ritel yang terdiversifikasi.
Lebih lanjut, sepanjang tahun 2025, Perseroan melalui entitas anak usahanya berhasil menambahkan sejumlah merek baru yang strategis ke dalam portofolio bisnis.
Antara lain CHAGEE pada segmen Erajaya Food & Nourishment; kemudian XPENG, sebuah merek kendaraan istrik (EV); serta ANTA dan Wilson, dua merek ritel apparel olahraga melalui vertikal Erajaya Active Lifestyle.
Penambahan merek-merek tersebut semakin memperkuat strategi diversifikasi Perseroan serta mendukung pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan.
Memasuki tahun ke-30 sejak didirikan pada tahun 1996, Perseroan terus memperkuat langkah ekspansi bisnis sebagai bagian dari strategi pertumbuhan jangka panjang.
Momentum tiga dekade perjalanan ini juga menjadi refleksi atas konsistensi Perseroan dalam membangun ekosistem ritel yang terintegrasi serta menghadirkan berbagai produk dan layanan yang relevan bagi konsumen yang terus berkembang.
Sepanjang tahun 2025, Perseroan melanjutkan ekspansi jaringan ritel secara berkelanjutan.
Hingga akhir Desember 2025, Perseroan telah mengoperasikan 2.333 jaringan ritel yang tersebar di Indonesia, serta didukung oleh 70 pusat distribusi.
Ekspansi ini menjadi bagian dari upaya Perseroan untuk memperluas jangkauan pasar sekaligus memperkuat kapabilitas distribusi secara nasional.














































