Akhirnya! Aplikasi Wear OS Telegram Resmi Kembali Hadir di Wear OS dan Apple Watch

5 hours ago 5

Techdaily.id – Kabar gembira buat kamu pengguna smartwatch di Jakarta, Surabaya, Medan, dan seluruh Indonesia! Setelah dinanti cukup lama, Telegram resmi meluncurkan kembali aplikasi bawaan (native app) mereka untuk perangkat Wear OS Telegram (Android) sekaligus memberikan pembaruan besar untuk versi Apple Watch.

Pembaruan global yang digulirkan pada pertengahan Juni 2026 ini menandai kembalinya Telegram ke pergelangan tangan pengguna Android, setelah sempat menghentikan dukungannya secara sepihak pada tahun 2021 silam.

Fitur Wear OS Telegram

Bagi kamu yang punya mobilitas tinggi dan malas bolak-balik mengeluarkan HP dari saku, yuk intip fitur-fitur seru apa saja yang dibawa oleh aplikasi Telegram terbaru ini!

Bisa Baca Chat Panjang hingga Balas Pesan Lewat Suara

Aplikasi Telegram di jam tangan pintar ini tidak sekadar kosmetik, melainkan membawa fitur-fitur esensial yang sangat fungsional. Melalui layar smartwatch di tanganmu, kini kamu bisa:

  • Membaca pesan masuk secara utuh, tidak peduli seberapa panjang teks tersebut.
  • Melihat kiriman foto dan memutar video langsung dari pergelangan tangan.
  • Mengirim pesan teks balasan dengan cepat.
  • Mengirim dan mendengarkan pesan suara (voice note) langsung tanpa bantuan HP.

Beda Platform, Beda Fitur Unik (Untuk Sementara)

Menariknya, Telegram memberikan sedikit perbedaan fitur antara versi Android dan Apple pada peluncuran perdana ini.

Untuk pengguna Wear OS (seperti Samsung Galaxy Watch, Google Pixel Watch, atau Xiaomi Watch), kamu bisa menikmati fitur untuk membungkam notifikasi (mute chat), menyematkan pesan (pin chat), hingga menghapus pesan langsung dari jam.

Sementara untuk pengguna Apple Watch, fitur unik yang tersedia saat ini adalah pratinjau lokasi (location preview) dan kemampuan mengirim stiker. Namun tenang saja, pihak Telegram berjanji akan menyamakan semua fitur unik ini pada pembaruan aplikasi berikutnya.

CEO Telegram, Pavel Durov, bahkan sempat memberikan kode hijau bagi para pengguna jam tangan Huawei. Jika permintaan dari konsumen cukup banyak, tim developer mereka siap membuatkan aplikasi khusus untuk ekosistem Huawei.

Baca Juga: Meningkatnya Pemblokiran Aktivitas Ilegal di Telegram, Simak Tips agar Aman

Kehadiran aplikasi smartwatch ini sebenarnya adalah bagian dari pembaruan massal yang dirilis Telegram bulan ini. Selain fokus pada jam tangan, Telegram juga merilis pembaruan untuk sistem bot mereka.

Kini, bot di Telegram bisa mengirim pesan teks super panjang hingga 32.768 karakter yang mendukung format tabel, bagian yang bisa disembunyikan (collapsible sections), dan media tersemat. Ditambah lagi, admin grup sekarang bisa memasang bot penjaga berbasis AI untuk menyaring permintaan bergabung secara otomatis.

Bagi para pengguna Apple Watch di Indonesia, kehadiran aplikasi native ini tentu menjadi pelipur lara di tengah transisi sistem operasi watchOS terbaru yang mulai membatasi dukungan untuk beberapa model jam lama.

Namun, kemenangan terbesar tentu dirasakan oleh para pengguna Wear OS Android yang akhirnya bisa kembali mencicipi aplikasi Telegram resmi setelah “puasa” selama lima tahun.

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |