Techdaily.id – Lanskap industri telekomunikasi nasional memasuki babak baru. Kualitas pengalaman pelanggan kini menjadi tolok ukur utama kepemimpinan jaringan. Hal ini dibuktikan oleh XL Smart yang berhasil meraih predikat bergengsi XL Smart Jaringan Terbaik Indonesia 2026 atau Best Mobile Network in Indonesia 2026 dari Ookla®.
Pencapaian ini tidak hanya menegaskan posisi XL sebagai pemimpin kualitas jaringan seluler di Indonesia, tetapi juga memvalidasi keberhasilan strategi investasi berkelanjutan perusahaan dalam menghadirkan pengalaman digital terbaik yang cepat, stabil, dan andal bagi seluruh pelanggannya.
Empat Penghargaan Ookla® Tegaskan Kualitas Jaringan XL
Pada ajang Ookla® Speedtest Awards™ H1 2026, berdasarkan jutaan pengujian nyata oleh pelanggan melalui aplikasi Speedtest® di seluruh Indonesia, XL berhasil memborong empat penghargaan sekaligus:
- Best Mobile Network in Indonesia 2026: Kategori paling komprehensif yang menilai kecepatan, kualitas 5G, pengalaman video, dan konsistensi jaringan seluler secara menyeluruh.
- Best 5G Network in Indonesia 2026: Validasi independen atas jangkauan dan stabilitas ekosistem 5G.
- Fastest 5G in Indonesia 2026: Bukti kecepatan unduh dan unggah terbaik di kelasnya.
- Best 5G Video Experience in Indonesia 2026: Menjamin pengalaman streaming video beresolusi tinggi tanpa buffering.

Stephen Bye, CEO Ookla®, memberikan pernyataannya terkait pencapaian ini, “Speedtest Awards™ merupakan pengakuan tertinggi atas performa jaringan di industri telekomunikasi. Keberhasilan XL meraih empat penghargaan prestisius ini pada paruh pertama 2026 menunjukkan kepemimpinannya dalam kualitas jaringan dan menetapkan standar baru bagi industri di Indonesia.”
Inovasi Canggih Melalui XL Ultra 5G+
Sebagai implementasi nyata dari predikat Best Mobile Network Indonesia, XLSMART menghadirkan XL Ultra 5G+. Layanan ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan konektivitas modern masyarakat, mulai dari profesional, kreator konten, gamer, hingga pelaku usaha.
Keunggulan dan nilai tambah (Value Added) layanan ini meliputi:
- Kecepatan & Performa: Kecepatan unduh hingga 500 Mbps dengan latensi sangat rendah, ideal untuk gaming berlatensi rendah dan layanan berbasis kecerdasan buatan (AI).
- Teknologi Canggih: Didukung oleh teknologi Network Slicing untuk jaminan prioritas bandwidth dan fitur Auto 5G yang selalu adaptif.
- Benefit Khusus: Pelanggan otomatis menikmati bonus Double 5G Quota, Free Roaming di 9 negara, akses gratis Google Gemini selama enam bulan, serta Entertainment Hub.
Direktur & Chief Commercial Officer XLSMART, David Arcelus Oses, menegaskan, “Predikat ini adalah validasi independen yang membanggakan, namun kepercayaan pelanggan adalah yang utama bagi kami. Pencapaian ini memotivasi kami untuk terus memperluas cakupan jaringan dan menghadirkan inovasi agar semakin banyak masyarakat bisa menikmati pengalaman digital terbaik melalui XL Ultra 5G+.”
Ekspansi Jaringan Berkelanjutan
Saat ini, jaringan XL Ultra 5G+ telah menjangkau lebih dari 50 kota/kabupaten di seluruh Indonesia. Perusahaan menargetkan perluasan yang agresif hingga mencapai 88 kota/kabupaten pada akhir tahun 2026.
Secara keseluruhan, infrastruktur masif jaringan XLSMART saat ini ditopang oleh lebih dari 253.000 BTS yang beroperasi secara nasional, melayani lebih dari 69 juta pelanggan dengan komitmen kuat untuk terus mempercepat transformasi digital di Indonesia.
Ringkasan Eksekutif
- Penghargaan Utama: XL (PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk.) resmi dinobatkan sebagai Best Mobile Network in Indonesia 2026 oleh pengujian independen Ookla® Speedtest Awards™ H1 2026.
- Dominasi 5G: XL memborong 3 penghargaan 5G lainnya: Best 5G Network, Fastest 5G, dan Best 5G Video Experience.
- Keunggulan XL Ultra 5G+: Menawarkan kecepatan hingga 500 Mbps, latensi rendah, teknologi Network Slicing, dan fitur Auto 5G.
- Benefit Ekstra: Termasuk Double 5G Quota, Free Roaming di 9 negara, akses Google Gemini 6 bulan, dan Entertainment Hub.
- Kekuatan Infrastruktur: Jaringan melayani 69 juta pelanggan melalui lebih dari 253.000 BTS di 50+ kota/kabupaten (target 88 kota di akhir 2026).


















































