Techdaily.id – Samsung resmi memperkenalkan Galaxy Z Series terbaru dalam acara Galaxy Unpacked yang digelar di London, Inggris. Lewat peluncuran ini, Samsung menghadirkan tiga smartphone lipat sekaligus, yakni Galaxy Z Fold8 Ultra, Galaxy Z Fold8, dan Galaxy Z Flip8.
Berbeda dari generasi sebelumnya, Samsung kini memberikan karakter yang lebih jelas pada masing-masing perangkat. Galaxy Z Fold8 dirancang untuk pengguna yang ingin menikmati pengalaman multimedia lebih imersif, Galaxy Z Fold8 Ultra ditujukan bagi mereka yang membutuhkan perangkat dengan produktivitas kelas atas, sedangkan Galaxy Z Flip8 hadir untuk pengguna yang mengutamakan gaya hidup dinamis dan ekspresi diri.
Samsung juga mengoptimalkan Galaxy AI pada seluruh model terbaru. Setiap perangkat mendapatkan pengalaman AI yang disesuaikan dengan form factor masing-masing, mulai dari layar besar untuk multitasking hingga FlexWindow yang semakin pintar. Dukungan Gemini Intelligence juga membuat berbagai aktivitas bisa diselesaikan dalam lebih sedikit langkah dengan tetap mengedepankan privasi dan kendali pengguna.
Menurut TM Roh, Chief Executive Officer, President and Head of Device eXperience (DX) Division Samsung Electronics, perkembangan AI akan membuat smartphone menjadi perangkat yang semakin personal karena mampu memahami dan beradaptasi dengan kebutuhan penggunanya. Melalui Galaxy Z Series terbaru, Samsung ingin membuka era baru perangkat foldable premium yang lebih cerdas sekaligus lebih mudah diakses oleh lebih banyak orang.
Apa yang Membuat Galaxy Z Fold8 Berbeda dari HP Lipat Samsung Sebelumnya?
Samsung mendesain ulang Galaxy Z Fold8 agar pengalaman menggunakan smartphone lipat terasa semakin natural. Perangkat ini dibuat untuk pengguna yang gemar menikmati berbagai jenis konten, mulai dari membaca artikel, menonton film, bermain game, hingga browsing dalam satu perangkat yang ringkas.
Galaxy Z Fold8 hadir dengan desain baru yang memungkinkan perpindahan dari cover screen ke layar utama berlangsung mulus. Saat dilipat, smartphone tetap nyaman digunakan seperti ponsel biasa. Namun ketika dibuka, layar yang lebih luas memberikan pengalaman yang jauh lebih imersif untuk menikmati berbagai konten.
Samsung mengatakan rasio layar Galaxy Z Fold8 dirancang mengikuti cara pengguna menggunakan smartphone sepanjang hari. Cover screen memiliki rasio 10:16 sehingga tetap nyaman dipakai untuk membalas pesan, membuka media sosial, browsing, maupun menonton video pendek.

Sementara itu, layar utama menggunakan rasio 4:3 yang memberikan area lebih luas ketika digunakan untuk bermain game, menikmati film, membaca e-book, hingga artikel panjang. Saat diposisikan secara horizontal, tampilannya juga lebih nyaman untuk membaca dokumen tanpa perlu membawa tablet tambahan.
Kenapa Galaxy Z Fold8 Disebut Sebagai Galaxy Z Fold Paling Ringan?
Selain membawa desain baru, Galaxy Z Fold8 juga menjadi seri Fold paling ringan yang pernah dibuat Samsung.
Perangkat ini hanya berbobot 201 gram, membuatnya lebih nyaman dibawa bepergian maupun digunakan dalam waktu lama.
Meski lebih ringan, Samsung tetap membekalinya dengan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy yang dipadukan baterai 4.800 mAh. Kombinasi tersebut diklaim mampu menghadirkan performa mulus untuk multitasking, hiburan, hingga menjalankan berbagai fitur Galaxy AI tanpa mengorbankan daya tahan baterai.
Bagaimana Flex Titanium Membuat Galaxy Z Fold8 Lebih Tipis dan Tangguh?
Samsung turut membawa teknologi Flex Titanium ke Galaxy Z Series terbaru.
Teknologi ini menggunakan struktur layar berbasis titanium yang dirancang untuk menghasilkan bodi lebih tipis tanpa mengurangi kekuatan perangkat. Samsung menggabungkan titanium alloy dengan pelat titanium yang telah disempurnakan sehingga struktur penopang layar menjadi lebih kokoh.
Material tersebut membantu menyerap tekanan saat perangkat dibuka maupun ditutup sekaligus mengurangi tampilan lipatan layar seiring pemakaian. Samsung juga menyempurnakan mekanisme engsel dengan menyeimbangkan hinge, tegangan layar, dan gaya magnet agar proses membuka maupun menutup perangkat terasa lebih ringan dan halus.
Di sisi lain, layar Galaxy Z Fold8 juga semakin nyaman digunakan di luar ruangan berkat tingkat kecerahan hingga 3.000 nits, dukungan Vision Booster, serta lapisan low-reflection yang membantu mengurangi pantulan cahaya.
Fitur Kamera Apa Saja yang Dibawa Galaxy Z Fold8?
Samsung membekali Galaxy Z Fold8 dengan sistem dual kamera 50 MP yang terdiri dari kamera wide dan ultra-wide. Keduanya mampu menghasilkan foto beresolusi tinggi dengan kualitas yang tetap konsisten di berbagai kondisi pengambilan gambar.
Untuk kebutuhan membuat konten, Samsung menghadirkan fitur Dual Recording yang memungkinkan pengguna merekam menggunakan kamera depan dan belakang secara bersamaan sambil melihat preview melalui cover screen.

Ada pula fitur My FanCam yang mampu mengikuti subjek secara otomatis sekaligus menyesuaikan framing sesuai rasio video yang diinginkan. Dengan fitur ini, pengguna bisa menghasilkan video yang lebih rapi dan siap dibagikan ke media sosial tanpa perlu banyak proses editing.
Mantap, lanjut bagian kedua ya. Ini tinggal disambung setelah bagian sebelumnya.
Apa Keunggulan Galaxy Z Fold8 Ultra Dibanding Galaxy Z Fold8?
Kalau Galaxy Z Fold8 lebih ditujukan untuk menikmati konten, Galaxy Z Fold8 Ultra hadir sebagai perangkat bagi pengguna yang membutuhkan produktivitas maksimal dalam desain foldable.
Samsung menyebut seri Ultra sebagai standar tertinggi Galaxy. Karena itu, Galaxy Z Fold8 Ultra dibekali layar utama berukuran 8 inci yang memberikan ruang kerja lebih luas untuk membuka banyak aplikasi sekaligus.
Meski membawa layar lebih besar, bodinya tetap tergolong ringkas. Galaxy Z Fold8 Ultra memiliki ketebalan hanya 4,1 mm saat dibuka dengan bobot 215 gram, menjadikannya Galaxy Z Fold Ultra paling tipis yang pernah dibuat Samsung.
Baca Juga: Bocoran Spesifikasi Lengkap dan Bocoran Harga Galaxy Z Fold8 Terbaru 2026
Seberapa Canggih Kamera Galaxy Z Fold8 Ultra?
Samsung membekali Galaxy Z Fold8 Ultra dengan sistem kamera kelas Ultra untuk mendukung kebutuhan fotografi maupun pembuatan konten.
Kamera utamanya memiliki resolusi 200 MP yang kini sudah mendukung High Dynamic Range (HDR) pada mode 200 MP sehingga hasil foto diklaim lebih kaya detail dengan warna yang lebih natural.
Tak hanya itu, Samsung juga meningkatkan kamera ultra-wide menjadi 50 MP. Kamera ini diklaim mampu menghasilkan detail lebih tajam untuk memotret lanskap, interior ruangan, foto grup hingga foto makro.
Kemampuan Nightography juga kembali ditingkatkan agar hasil foto maupun video malam hari terlihat lebih terang dan minim noise.
Sementara bagi kreator profesional, Galaxy Z Fold8 Ultra kini mendukung perekaman video 8K menggunakan codec APV terbaru. Samsung juga menghadirkan fitur Cine LUT yang memungkinkan pengguna mendapatkan karakter warna bergaya sinematik langsung dari smartphone.
Bagaimana Performa Galaxy Z Fold8 Ultra untuk Multitasking?
Samsung membekali Galaxy Z Fold8 Ultra dengan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy yang dirancang untuk menangani berbagai pekerjaan berat.
Mulai dari multitasking, editing konten, hingga menjalankan fitur berbasis AI dapat dilakukan dengan lebih lancar berkat performa chipset terbaru tersebut.
Samsung juga meningkatkan kapasitas baterainya menjadi 5.000 mAh, sehingga pengguna bisa bekerja maupun menikmati hiburan lebih lama.
Untuk pengisian daya, Galaxy Z Fold8 Ultra mendukung 45W Fast Charging dengan teknologi dual-path charging yang diklaim mampu mendistribusikan daya lebih efisien sehingga proses pengisian menjadi lebih cepat dan stabil.
Selain itu, Samsung memperluas sistem pendingin berbasis grafit agar panas lebih cepat dilepas ketika smartphone digunakan menjalankan aktivitas berat dalam waktu lama.
Bagaimana Galaxy AI di Galaxy Z Series Terbaru Bekerja?
Samsung turut menghadirkan pengalaman Galaxy AI generasi terbaru yang sudah dioptimalkan khusus untuk perangkat foldable.
Salah satu fitur andalannya adalah Now Brief yang menyajikan informasi penting berdasarkan rutinitas, minat, serta kebutuhan pengguna. Kini fitur tersebut juga menghadirkan briefing card yang bisa dikustomisasi lengkap dengan insight keamanan dan privasi.
Samsung juga memperkenalkan Now Nudge, yaitu fitur AI yang mampu memberikan rekomendasi tindakan berikutnya ketika pengguna sedang merencanakan sesuatu dalam percakapan, misalnya membuka jadwal, mencari lokasi, atau menyimpan alamat.
Di sisi lain, Gemini Intelligence kini mendukung otomatisasi lebih dari 40 aplikasi dan layanan. Pengguna cukup memberikan instruksi menggunakan suara, gambar, maupun tampilan layar agar AI dapat membantu berbagai aktivitas.
Samsung juga menghadirkan Gemini Notebook yang memungkinkan pengguna mengumpulkan catatan, gambar, rekaman suara, file, hingga dokumen dalam satu ruang kerja. Berkat dukungan drag and drop pada Split View, seluruh konten tersebut bisa diubah menjadi ringkasan audio, infografik, laporan, rangkuman rapat, hingga dokumen hanya dalam beberapa langkah.
Pengalaman AI tersebut juga akan semakin terhubung ketika Galaxy Z Series dipasangkan dengan Galaxy Watch Ultra, Galaxy Watch9 maupun perangkat Intelligent Eyewear yang akan segera hadir.
Bagaimana Samsung Menjaga Keamanan Data Pengguna?
Samsung juga meningkatkan sistem keamanan pada Galaxy Z Series terbaru.
Perusahaan membekali perangkat ini dengan Samsung Knox, Samsung Knox Matrix, Personal Data Engine (PDE), Knox Enhanced Encrypted Protection (KEEP), hingga Knox Vault untuk melindungi data pengguna baik saat diproses langsung di perangkat maupun melalui cloud.
One UI 9 turut menghadirkan AI Assistant Activity Dashboard sehingga pengguna dapat melihat seluruh aktivitas AI dalam satu tempat tanpa harus membuka berbagai aplikasi.
Samsung juga menambahkan Privacy Alerts yang mampu memberi notifikasi apabila terdapat aktivitas atau izin aplikasi yang berpotensi mengancam privasi pengguna.
Selain itu masih tersedia fitur keamanan lain seperti Auto Blocker, Theft Protection, Private Sharing, dan Secure Wi-Fi.
Kapan Galaxy Z Fold8 Ultra dan Galaxy Z Fold8 Mulai Dijual?
Samsung membuka pre-order Galaxy Z Series mulai 22 Juli 2026 di sejumlah negara.
Galaxy Z Fold8 Ultra tersedia dalam pilihan warna Graphite, Cream, dan Violet Shadow, sementara warna Green Shadow menjadi varian eksklusif Samsung.com.
Adapun Galaxy Z Fold8 hadir dalam warna Graphite, Cream, dan Lavender, dengan opsi Pistachio khusus penjualan online.
Samsung juga memberikan uji coba Google AI Pro gratis selama enam bulan yang sudah termasuk penyimpanan cloud 5 TB.
Bagi pengguna iPhone yang ingin berpindah ke Galaxy, Samsung memperbarui Smart Switch sehingga proses transfer data kini cukup dilakukan dengan memindai QR Code secara nirkabel. Data yang dipindahkan juga semakin lengkap, mulai dari password, passkey, riwayat panggilan, pengaturan aksesibilitas hingga eSIM. Samsung juga menghadirkan kompatibilitas Quick Share dengan AirDrop agar proses berbagi file antara perangkat Galaxy dan iPhone menjadi lebih mudah.
Sebagai perlindungan tambahan, Samsung menawarkan Samsung Care+ dengan berbagai layanan purna jual, termasuk perbaikan akibat kerusakan tidak disengaja, perpanjangan garansi, hingga dukungan teknis dari tenaga ahli.

















































