Xiaomi 17 Series Meluncur 3 Maret di Indonesia

21 hours ago 8

Selular.ID – Xiaomi Indonesia memastikan kehadiran Xiaomi 17 Series di Indonesia pada 3 Maret 2026.

Lini flagship terbaru ini mengusung konsep “Essential Leica Imagery” melalui kolaborasi lanjutan dengan Leica, dengan fokus pada peningkatan kualitas fotografi mobile yang lebih tajam, autentik, dan kaya karakter.

Konfirmasi tersebut disampaikan Xiaomi Indonesia melalui keterangan resmi pada 28 Februari 2026.

Peluncuran ini menjadi bagian dari strategi Xiaomi untuk memperkuat posisi di segmen premium, sekaligus melanjutkan kemitraan teknologi optik bersama Leica yang telah dibangun dalam beberapa generasi perangkat sebelumnya.

Andi Renreng, Marketing Director Xiaomi Indonesia, menyatakan bahwa Xiaomi 17 Series merepresentasikan visi perusahaan dalam menghadirkan pengalaman Leica langsung ke tangan pengguna.

Menurutnya, integrasi warisan optik Leica dengan inovasi teknologi seluler Xiaomi dirancang untuk membawa standar fotografi profesional ke ranah mobile secara lebih praktis dan inklusif.

Salah satu model utama dalam lini ini adalah Xiaomi 17 Ultra yang diperkenalkan dengan sistem kamera 200MP Leica Triple Camera.

Perangkat ini mengusung teknologi LOFIC (Lateral Overflow Integration Capacitor), sebuah pendekatan pada desain sensor untuk meningkatkan kapasitas penampungan cahaya atau full-well capacity.

Secara teknis, peningkatan ini bertujuan memperluas dynamic range, yakni rentang detail antara area terang (highlight) dan gelap (shadow) dalam satu frame.

Dengan teknologi LOFIC, sensor kamera mampu mempertahankan detail pada kondisi kontras tinggi, seperti pemotretan dengan latar belakang cahaya kuat.

Dalam praktiknya, hal ini membantu mengurangi risiko area terang yang terlalu putih (blown out) atau subjek yang tampak terlalu gelap, sehingga hasil foto HDR lebih seimbang tanpa kehilangan detail penting.

Xiaomi 17 Ultra juga dibekali lensa utama 1 inci Ultra-Dynamic yang dirancang ulang bersama Leica.

Modul optik menggunakan kombinasi G+P (Glass + Plastic), yakni perpaduan elemen kaca presisi tinggi dan plastik untuk menjaga transmisi cahaya tetap optimal sekaligus mempertahankan efisiensi desain.

Penggunaan elemen kaca diklaim meningkatkan kejernihan dan akurasi warna dibandingkan lensa plastik konvensional.

Fitur lain yang disorot adalah Continuous Optical Zoom 75–100mm berstandar Leica APO.

Mekanisme ini memungkinkan perbesaran optik yang fleksibel dengan distorsi minimal, bahkan hingga panjang fokus setara 400mm atau sekitar 17,2x zoom.

Pendekatan ini ditujukan untuk menjaga ketajaman gambar pada berbagai jarak pengambilan tanpa mengandalkan pembesaran digital semata.

Selain varian Ultra, Xiaomi turut menghadirkan Xiaomi 17 sebagai compact imagery flagship.

Perangkat ini menawarkan sistem triple camera 50MP (main, telephoto, dan ultra-wide) yang seluruhnya dikembangkan bersama Leica dan menggunakan lensa Summilux.

Sensor Light Fusion 950 yang diperbarui disebut mampu menghadirkan dynamic range hingga 13,5 EV, mendukung reproduksi detail dalam berbagai kondisi pencahayaan.

Untuk kebutuhan swafoto dan pembuatan konten, Xiaomi 17 menyematkan kamera depan 50MP dengan fitur autofocus.

Peningkatan ini menyasar pengguna yang aktif membuat konten video pendek maupun vlog dengan tuntutan fokus yang presisi.

Seluruh jajaran Xiaomi 17 Series juga dibekali fitur AI Creativity Assistant untuk membantu proses pengolahan gambar berbasis kecerdasan buatan, serta integrasi dengan ekosistem Xiaomi HyperConnect.

Sistem ini memungkinkan perangkat terhubung secara lintas platform dalam ekosistem Xiaomi, sehingga alur kerja kreatif pengguna dapat berjalan lebih terintegrasi.

Peluncuran Xiaomi 17 Series pada 3 Maret 2026 menandai kelanjutan strategi Xiaomi dalam memperkuat diferensiasi melalui teknologi kamera dan kolaborasi optik global.

Dengan menempatkan Leica sebagai mitra utama dalam pengembangan sistem imaging, Xiaomi menegaskan fokus pada fotografi sebagai salah satu pilar utama di segmen flagship Indonesia tahun ini.

Baca Juga: Xiaomi 17 Air Hanya Setipis 5,5mm, Tapi Proyek Dibatalkan

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |