Telkomsel Sukses Jaga Kualitas Jaringan Selama Ramadan-Idulfitri 2026

13 hours ago 8

Selular.ID – Telkomsel memastikan kesiapan jaringan selama periode Ramadan dan Idul Fitri 1447 H (RAFI 2026) dengan menjaga kualitas konektivitas tetap stabil tanpa gangguan berarti.

Upaya ini dilakukan di tengah lonjakan mobilitas masyarakat dan peningkatan aktivitas digital nasional yang signifikan sepanjang momen mudik dan Lebaran 2026.

Sejak awal Ramadan, Telkomsel telah melakukan penguatan jaringan di berbagai titik prioritas, termasuk jalur mudik, simpul transportasi, kawasan wisata, dan area permukiman.

Optimalisasi ini diperkuat dengan pemantauan layanan berbasis kecerdasan buatan (AI) secara end-to-end serta kesiapan tim lapangan untuk memastikan pelanggan tetap terhubung selama ibadah, perjalanan, hingga silaturahmi Lebaran.

VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi, menyatakan bahwa Ramadan dan Idulfitri merupakan momen penting bagi masyarakat Indonesia.

“Telkomsel telah menyiapkan jaringan sebaik mungkin sebagai bagian dari komitmen Melayani Sepenuh Hati, agar pelanggan bisa menjalani rangkaian Ramadan hingga Lebaran dengan sepenuh hati,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (7/4/2026).

Berdasarkan data internal perusahaan, puncak pergerakan pelanggan antarwilayah selama RAFI 2026 terjadi pada H+1 Idulfitri dengan total 10,9 juta pelanggan.

Arus mobilitas terbesar tercatat menuju wilayah Jawa Tengah-DI Yogyakarta sebanyak 2,15 juta pelanggan, disusul Jawa Barat 883 ribu pelanggan, dan Jawa Timur 602 ribu pelanggan.

Lonjakan mobilitas tersebut beriringan dengan peningkatan trafik data nasional. Telkomsel mencatat payload puncak mencapai 70,4 petabyte, naik 13,4% dibanding hari normal dan tumbuh 4,5% dibandingkan puncak RAFI tahun sebelumnya.

Payload sendiri merupakan ukuran volume data yang ditransmisikan melalui jaringan dalam periode tertentu.

Secara regional, pertumbuhan trafik tertinggi terjadi di Jawa Tengah-DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara dengan kenaikan 24,18%. Wilayah Sumatra mencatat pertumbuhan 17,56%, sementara Papua, Maluku, Sulawesi, dan Kalimantan meningkat 10,4%.

Adapun Jakarta, Banten, dan Jawa Barat mengalami pertumbuhan yang relatif lebih moderat sebesar 2,21%.

Dari sisi layanan digital, aktivitas pelanggan didominasi oleh platform media sosial dan komunikasi seperti TikTok, Facebook, WhatsApp, YouTube, dan Instagram.

Di antara layanan tersebut, WhatsApp mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 41,79% dibanding hari biasa, menegaskan perannya sebagai sarana utama komunikasi selama periode Lebaran.

Kategori online gaming juga menunjukkan pertumbuhan signifikan, meningkat 48,20% dibanding hari normal. Peningkatan ini didorong oleh popularitas game seperti Roblox, Mobile Legends, dan Free Fire.

Selain itu, layanan komunikasi berbasis pesan instan seperti WhatsApp dan Telegram tumbuh 34,19%, diikuti media sosial sebesar 16,28%, video streaming 12,23%, serta e-commerce 3,01%.

Untuk mengantisipasi lonjakan trafik tersebut, Telkomsel memperkuat 495 titik prioritas yang ditentukan melalui analitik data dan pemodelan machine learning (ML).

Teknologi ini digunakan untuk memprediksi kebutuhan jaringan dan mengoptimalkan kapasitas secara dinamis.

Selain itu, perusahaan juga mengimplementasikan Autonomous Network, yaitu sistem jaringan berbasis AI yang mampu melakukan pemantauan dan penyesuaian otomatis untuk menjaga kualitas layanan.

Selama periode RAFI 2026, Telkomsel mencatat tingkat penyelesaian gangguan di titik prioritas mencapai 94,4%, dengan ketersediaan layanan berada di level 99,7%.

Hasil ini menunjukkan stabilitas jaringan tetap terjaga meskipun terjadi lonjakan trafik di berbagai daerah tujuan mudik.

Sejumlah wilayah mencatat lonjakan trafik signifikan, seperti Pandeglang yang meningkat 111,45%, Magetan 111,4%, Kuningan 109,6%, Kebumen 102,35%, dan Wonogiri 95,41%.

Di sisi lain, kawasan wisata seperti Puncak dan Kota Batu juga mencatat payload tinggi masing-masing lebih dari 34,5 TB dan 22,8 TB.

Kinerja jaringan selama RAFI 2026 mencerminkan strategi Telkomsel dalam mengintegrasikan teknologi AI dan analitik data untuk menjaga kualitas layanan di tengah dinamika trafik yang tinggi.

Ke depan, pendekatan berbasis otomatisasi dan kecerdasan buatan diperkirakan akan semakin menjadi fondasi utama dalam pengelolaan jaringan telekomunikasi nasional, terutama pada momen dengan lonjakan penggunaan yang ekstrem seperti Ramadan dan Idulfitri.

Baca Juga: Telkomsel Integrasikan Mode Dasar Instagram untuk SIMPATI

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |