Telkom Salurkan Bantuan NTT Senilai Rp1,3 Miliar

2 hours ago 2

Selular.ID – TelkomGroup menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai hingga Rp1,3 miliar, di luar dukungan konektivitas, kepada masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bantuan yang disalurkan secara bertahap hingga 24 Agustus 2026 itu menjangkau lebih dari 10 wilayah, termasuk kawasan terisolir yang membutuhkan distribusi melalui jalur laut.

Penyaluran bantuan dilakukan Telkom Indonesia bersama operating company TelkomGroup dengan berkoordinasi bersama Danantara, BP BUMN, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kementerian Kesehatan, serta sejumlah pihak terkait.

Koordinasi tersebut dilakukan untuk memetakan kebutuhan masyarakat dan menentukan mekanisme distribusi sesuai kondisi di lapangan.

SGM Social Responsibility Telkom Hery Susanto mengatakan kehadiran TelkomGroup dalam kondisi bencana merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar sekaligus mendukung proses pemulihan.

“TelkomGroup berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya ketika terjadi situasi darurat dan bencana. Bantuan yang kami salurkan merupakan bentuk kepedulian sekaligus upaya untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak,” ujar Hery.

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

Distribusi 3,65 Ton Bantuan

Melalui Posko BNPB Halim, TelkomGroup telah menyalurkan bantuan pada 18 dan 20 Agustus 2026. Bantuan tersebut terdiri atas paket sembako, logistik rumah tangga, perlengkapan bayi dan anak, obat-obatan, serta kebutuhan kebersihan.

Dari dua tahap penyaluran tersebut, total 3,65 ton bantuan telah didistribusikan untuk dimanfaatkan masyarakat, terutama di sejumlah titik pengungsian. Distribusi kemudian diperluas ke berbagai wilayah yang terdampak gempa, termasuk Nagekeo, Reo, Ruteng, Maumere, Bima, Lewur, dan Lambelada Selatan.

TelkomGroup menyalurkan bantuan melalui koordinasi dengan BPBD dan posko pengungsian setempat. Mekanisme tersebut digunakan agar jenis bantuan yang dikirim dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di masing-masing lokasi.

Tantangan distribusi juga muncul ketika bantuan harus dikirim ke wilayah yang sulit dijangkau. Untuk masyarakat di Londar Pesisir Utara, Desa Sarae Naru, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat, misalnya, TelkomGroup menyalurkan bantuan melalui BPBD Ruteng menggunakan jalur laut.

Distribusi melalui jalur tersebut menjadi bagian dari upaya TelkomGroup menjangkau masyarakat yang berada di kawasan terisolir dan tidak mudah diakses melalui jalur darat.

Dukung Dapur Umum dan Layanan Kesehatan

Selain bantuan logistik, TelkomGroup memberikan dukungan terhadap kebutuhan masyarakat di pengungsian melalui dapur umum, layanan kesehatan, dan penyediaan air bersih.

Di Kecamatan Wae Rii, Kabupaten Manggarai, TelkomGroup mendukung operasional dapur umum yang melayani sekitar 1.100 jiwa. Dukungan juga diberikan melalui posko kesehatan dan penyediaan obat-obatan di Desa Golo Mendo.

Sementara itu, di Desa Wudi, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai, Telkom mendukung operasional dapur umum sekaligus penyediaan air bersih. Air bersih menjadi salah satu kebutuhan utama masyarakat selama berada di lokasi terdampak dan pengungsian.

Dukungan pada sektor kesehatan juga disiapkan melalui kerja sama dengan Kementerian Kesehatan. TelkomGroup menyiapkan bantuan berupa alat laboratorium dan unit sanitasi portable yang direncanakan didistribusikan pada 27 Agustus 2026.

Bantuan tersebut melengkapi dukungan logistik yang sebelumnya telah dikirimkan dan diarahkan untuk membantu kebutuhan masyarakat selama masa tanggap darurat.

Berlanjut ke Fase Pemulihan

TelkomGroup menyatakan dukungan untuk masyarakat terdampak gempa NTT tidak hanya dilakukan selama masa tanggap darurat. Perusahaan juga mengarahkan dukungan sesuai kebutuhan masyarakat ketika memasuki fase pemulihan pascabencana.

Koordinasi dengan pemerintah dan lembaga terkait menjadi bagian dari proses tersebut. TelkomGroup terus memetakan kebutuhan di lapangan agar dukungan yang diberikan dapat mencakup kebutuhan dasar, layanan kesehatan, hingga operasional fasilitas pendukung seperti dapur umum.

Hery mengatakan bantuan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat NTT menghadapi masa darurat sekaligus mendukung proses pemulihan setelah bencana.

TelkomGroup menempatkan program kemanusiaan tersebut dalam semangat “Bersama Jadi Bisa”. Dukungan diberikan melalui jaringan perusahaan dan sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan agar bantuan dapat menjangkau masyarakat di sejumlah wilayah terdampak, termasuk lokasi yang memiliki kendala akses.

Hingga 24 Agustus 2026, nilai bantuan kemanusiaan yang telah disalurkan TelkomGroup mencapai Rp1,3 miliar, di luar dukungan konektivitas. Distribusi bantuan masih mencakup kebutuhan dasar, kesehatan, air bersih, dan operasional dapur umum, sementara dukungan tambahan berupa alat laboratorium dan sanitasi portable dijadwalkan dikirim pada 27 Agustus 2026.

Baca Juga: Telkomsel Gerak Cepat Bantu Korban Gempa Flores lewat Paket Rp1

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |