Selular.ID – Samsung Electronics Indonesia resmi menghadirkan Galaxy Z8 Series untuk konsumen Indonesia mulai 14 Agustus 2026. Lini smartphone foldable terbaru tersebut terdiri dari Galaxy Z Fold8 Ultra, Galaxy Z Fold8, dan Galaxy Z Flip8, yang dipasarkan melalui Samsung Experience Store dan Samsung.com/id.
Selain membawa pembaruan pada desain, kamera, performa, dan Galaxy AI, Samsung menempatkan kemudahan perpindahan data, program tukar tambah, serta layanan perlindungan perangkat sebagai bagian dari pengalaman pengguna.
Kehadiran Galaxy Z8 Series melanjutkan strategi Samsung untuk menjadikan perangkat foldable bukan sekadar alternatif bentuk smartphone konvensional.
Galaxy Z Fold8, misalnya, hadir dengan desain yang lebih tipis dan bobot 201 gram, layar utama 7,6 inci, serta baterai silicon-carbon 4.800mAh.
Samsung juga membekali perangkat ini dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy untuk mendukung multitasking dan berbagai fitur berbasis Galaxy AI.
Head of MX Category Management Samsung Electronics Indonesia Verry Octavianus mengatakan, Galaxy Z8 Series membawa sejumlah pembaruan yang ditujukan untuk membuat pengalaman menggunakan smartphone foldable semakin praktis, mulai dari migrasi data melalui Smart Switch, desain perangkat, kemampuan kamera berbasis AI, hingga opsi perlindungan Samsung Care+.
Bagi konsumen yang berpindah dari perangkat Galaxy sebelumnya, proses migrasi data menjadi salah satu aspek yang ikut menentukan pengalaman awal menggunakan perangkat baru.
Samsung Smart Switch memungkinkan pengguna memindahkan data dari perangkat lama ke Galaxy baru secara nirkabel.
Data yang dapat dipindahkan mencakup berbagai konten dan pengaturan perangkat, dengan metode transfer yang disesuaikan dengan perangkat sumber.
Pengalaman Beralih ke Foldable
Pengalaman pengguna Galaxy Z8 Series menunjukkan bahwa alasan berpindah perangkat tidak selalu berkaitan dengan spesifikasi.
Tommy, pengguna Galaxy Z Fold8 Ultra, sebelumnya menggunakan sejumlah perangkat Galaxy, termasuk Galaxy Z Fold4, Galaxy S25 Ultra, dan Galaxy Z Flip7.
Menurut Tommy, layar berukuran besar pada Galaxy Z Fold8 Ultra menjadi salah satu pertimbangan utama untuk kebutuhan pekerjaan, terutama ketika membaca dokumen.
Ia juga menyebut desain perangkat yang lebih tipis membuat penggunaan sehari-hari terasa lebih praktis.
Proses pemindahan data dari Galaxy Z Flip7 dilakukan menggunakan Smart Switch, sementara Samsung Care+ menjadi salah satu pertimbangan dalam penggunaan perangkat foldable tersebut.
Pengalaman serupa disampaikan Novalina, pengguna Galaxy Z Flip8.
Ia memilih Galaxy Z Flip8 karena sejak awal tertarik dengan smartphone lipat Samsung, kemudian mempertimbangkan fitur Galaxy AI, khususnya kemampuan pengeditan foto. Smart Switch juga digunakan untuk memindahkan data dari perangkat sebelumnya.
Sementara itu, Oscar memilih Galaxy Z Fold8 setelah sebelumnya menggunakan Galaxy S26 Ultra. Ia mempertimbangkan bentuk Galaxy Z Fold8 yang lebih tipis dan ringan untuk menunjang aktivitas kerja sehari-hari.
Menurutnya, kemudahan perpindahan data dan opsi Samsung Care+ turut menjadi faktor dalam keputusan menggunakan perangkat foldable.
Dari sisi perangkat, Galaxy Z Fold8 memang membawa perubahan fisik dibandingkan generasi sebelumnya. Samsung mencatat bobot 201 gram, dengan cover screen berukuran 5,5 inci dan layar utama 7,6 inci.
Layar utama menggunakan rasio 4:3, sedangkan cover screen memiliki rasio 10:16. Konfigurasi tersebut ditujukan untuk penggunaan yang berbeda ketika perangkat dalam kondisi tertutup maupun terbuka.
Samsung juga memperkenalkan struktur layar Flex Titanium pada Galaxy Z Fold8. Teknologi tersebut menjadi bagian dari desain ulang perangkat dan diklaim membantu mengurangi tampilan lipatan seiring waktu, sekaligus membuat mekanisme pembukaan perangkat terasa lebih ringan.
Untuk kebutuhan fotografi dan video, Galaxy Z Fold8 membawa kamera utama 50MP serta kamera ultra-wide 50MP.
Samsung juga membenamkan sejumlah fitur untuk perekaman video, termasuk LOG Video, Cinematic LUT, APV HDR, Horizontal Lock, dan My FanCam.
Fitur terakhir memungkinkan perangkat mengikuti subjek yang dipilih ketika merekam, sehingga framing dapat disesuaikan secara otomatis.
Smart Switch Permudah Migrasi Data
Perpindahan data menjadi bagian penting ketika konsumen mengganti smartphone, terlebih bagi pengguna yang sudah menyimpan banyak foto, video, kontak, aplikasi, dan pengaturan pada perangkat lama.
Samsung Smart Switch menyediakan opsi transfer secara wireless. Pengguna cukup menghubungkan perangkat lama dan Galaxy baru melalui aplikasi, kemudian mengikuti instruksi yang tersedia.
Samsung juga menyediakan dukungan transfer data dari sejumlah platform, termasuk Android dan iPhone, dengan metode yang berbeda sesuai perangkat sumber.
Pendekatan tersebut membuat proses awal penggunaan perangkat baru tidak hanya berfokus pada pemindahan perangkat keras, tetapi juga kesinambungan data dan pengaturan yang sudah digunakan sebelumnya.
Novalina, user Samsung Galaxy Z Fold8_2026Samsung Care+ Hadirkan Perlindungan
Aspek lain yang ditawarkan Samsung adalah Samsung Care+. Layanan ini memberikan perlindungan terhadap kerusakan fisik akibat kecelakaan dan kerusakan akibat cairan, serta menyediakan opsi perpanjangan perlindungan setelah masa garansi resmi berakhir.
Untuk perangkat foldable, Samsung menyediakan paket Care+ khusus Galaxy Z Flip dan Galaxy Z Fold.
Samsung juga menyediakan sejumlah dukungan layanan melalui program tersebut, termasuk perbaikan menggunakan teknisi bersertifikasi dan suku cadang asli. Detail biaya, cakupan, serta biaya layanan berbeda berdasarkan jenis perangkat dan paket yang dipilih.
Untuk periode penjualan Galaxy Z8 Series, Samsung turut menawarkan sejumlah program pembelian, termasuk cashback kartu kredit bank mitra, voucher, program multi-buy, serta bonus layanan digital.
Samsung juga menyediakan program trade-in yang memungkinkan konsumen menukarkan perangkat lama untuk mendapatkan potongan harga pembelian perangkat baru.
Sebelumnya, pada periode pre-order 22 Juli hingga 13 Agustus 2026, Galaxy Z Fold8 ditawarkan dengan sejumlah benefit, termasuk cashback kartu kredit hingga Rp3 juta, memory upgrade, screen protection film selama dua tahun, Google AI Pro selama enam bulan, dan tambahan cashback trade-in sesuai syarat dan ketentuan.
Kini, Galaxy Z8 Series telah memasuki tahap penjualan di Indonesia. Galaxy Z Fold8 Ultra, Galaxy Z Fold8, dan Galaxy Z Flip8 tersedia melalui kanal penjualan resmi Samsung, dengan pilihan program pembelian dan layanan pendukung yang ditujukan untuk melengkapi pengalaman konsumen sejak proses upgrade hingga penggunaan perangkat sehari-hari.
Baca Juga: Samsung Ungkap Tiga Fitur Andalan Galaxy Z Fold8 Ultra


















































