Selular.ID – Platform komunikasi cloud global Infobip resmi meluncurkan AgentOS, sebuah solusi AI-native yang dirancang sebagai fondasi utama untuk mengelola komunikasi pelanggan secara menyeluruh dan otonom.
Kehadiran platform ini bertepatan dengan perayaan ulang tahun ke-20 Infobip, sekaligus menandai transformasi besar perusahaan dari sekadar penyedia platform komunikasi menjadi lapisan orkestrasi cerdas (intelligent orchestration layer) di era kecerdasan buatan.
Melalui AgentOS, pelaku bisnis kini dapat beralih dari metode kampanye statis menuju interaksi pelanggan yang lebih terarah dan berorientasi pada hasil bisnis yang nyata.
Langkah strategis ini diambil untuk menjawab tantangan besar di dunia korporasi, di mana banyak proyek AI gagal masuk ke tahap produksi akibat kendala data yang tidak terstruktur dan hambatan internal organisasi.
AgentOS hadir untuk menghilangkan sekat-sekat data (data silos) tersebut dengan memberikan pandangan terpadu terhadap seluruh titik interaksi pelanggan.
Dengan integrasi yang mendalam, perusahaan dapat menghadirkan komunikasi yang sangat personal (hyper-personalized) dan relevan di berbagai kanal secara otomatis.
“AgentOS merupakan lapisan kontrol di mana AI agents, data, kanal komunikasi, dan niat (intent) pelanggan terintegrasi untuk menentukan langkah selanjutnya dalam setiap interaksi,” ujar Krešo Žmak, Chief Innovation Officer Infobip.
Ia menambahkan bahwa platform ini memanfaatkan fondasi omnichannel Infobip yang kuat, memungkinkan AI bekerja secara otonom di lebih dari 15 kanal yang terintegrasi secara native, mulai dari SMS, WhatsApp, hingga email, serta beradaptasi secara waktu nyata berdasarkan konteks pelanggan.
Orkestrasi Data dan Pengalaman Pelanggan yang Utuh
Salah satu keunggulan utama AgentOS adalah kemampuannya menggabungkan Conversational Customer Data Platform milik Infobip dengan orkestrasi perjalanan pelanggan secara real-time.
Hal ini memungkinkan fungsi pemasaran, penjualan, dan layanan pelanggan menyatu dalam satu platform AI-native.
Dampaknya, perusahaan tidak lagi memerlukan banyak alat yang terpisah-pisah, sehingga proses eksekusi menjadi lebih cepat dan efisien.
Secara operasional, hal ini akan meningkatkan angka konversi dan kepuasan pelanggan secara signifikan.
Infobip tetap mengedepankan model human-in-the-loop, sebuah pendekatan di mana AI menangani skala besar dan efisiensi rutin, sementara tenaga manusia tetap dilibatkan untuk menangani kasus yang memiliki kompleksitas tinggi.
Model ini juga berfungsi sebagai sarana bagi manusia untuk terus melatih dan menyempurnakan kinerja AI agents agar semakin akurat dari waktu ke waktu.
Keamanan juga menjadi aspek krusial yang diusung dalam AgentOS. Sistem ini telah dilengkapi dengan fitur kepatuhan dan keamanan yang ketat, sehingga setiap interaksi yang terjadi tetap aman dan terpercaya.
Hal ini memberikan kepercayaan diri bagi perusahaan di sektor-sektor sensitif seperti keuangan dan kesehatan untuk melakukan otomatisasi tanpa harus kehilangan kendali atas data mereka.
Kemampuan Eksekusi Tugas Nyata dengan MCP
Teknologi di balik AgentOS semakin canggih berkat integrasi Model Context Protocol (MCP) servers .
Teknologi ini bertindak sebagai bahasa universal yang memungkinkan AI agents berinteraksi dengan berbagai sistem pihak ketiga.
Tidak sekadar menjawab pertanyaan lewat chat, AI yang didukung AgentOS kini mampu melakukan tugas-tugas nyata seperti memesan tiket pesawat hingga mengaktifkan fitur keamanan seperti autentikasi dua faktor secara mandiri.
Infobip juga menyediakan komponen modular seperti MCP interface dan Open API yang membuat implementasi platform ini menjadi sangat fleksibel.
Perusahaan dapat memilih untuk mengintegrasikannya dengan sistem lama (legacy system) yang sudah ada atau menjadikannya sebagai sistem mandiri yang berdiri sendiri.
Fleksibilitas ini memungkinkan perusahaan melakukan uji coba untuk satu fungsi terlebih dahulu—seperti layanan pelanggan—sebelum meluas ke fungsi bisnis lainnya secara bertahap.
Saat ini, sektor ritel dan e-commerce tercatat sebagai industri yang paling agresif dalam mengadopsi teknologi ini demi menghadirkan pengalaman belanja yang personal.
Namun, tren ini mulai diikuti dengan cepat oleh industri perbankan yang fokus pada peningkatan kualitas layanan dengan tetap mematuhi regulasi yang ketat.
Jangkauan Global dan Masa Depan AI Agentic
Sejak didirikan pada tahun 2006 oleh Silvio Kutić dan Izabel Jelenić, Infobip telah tumbuh menjadi kekuatan besar di industri komunikasi cloud.
Dengan jangkauan yang menyentuh lebih dari tujuh miliar perangkat seluler di enam benua, teknologi mereka terhubung ke lebih dari 800 koneksi operator secara langsung.
Transformasi menjadi perusahaan yang mengedepankan AI (AI-first) menjadi visi jangka panjang untuk membantu bisnis mengatasi kompleksitas komunikasi konsumen modern.
AgentOS sendiri sudah mulai tersedia secara global sejak 1 April. Ke depannya, integrasi antara otomatisasi cerdas dan analisis data yang mendalam diprediksi akan menjadi pembeda utama bagi bisnis yang ingin mempertahankan loyalitas pelanggan di tengah persaingan pasar yang semakin ketat.
Pergeseran menuju agentic AI berskala besar ini bukan hanya soal teknologi, melainkan bagaimana menciptakan interaksi digital yang terasa lebih personal dan manusiawi bagi pengguna di mana pun mereka berada.













































