Selular.ID – Laporan terbaru Sensor Tower, platform analisis aplikasi seluler, mengungkapkan pendapatan App Store tahun lalu.
Pendapatan toko aplikasi Apple itu diketahui melampaui Google Play Store.
Bahkan, Sensor Tower mengatakan bahwa pendapatan App Store lebih besar dari pendapatan Play Store yang digabungkan dengan Steam.
Angka yang diperoleh App Store mencapai 52,5 miliar dolar AS (Rp879,2 triliun) meski pertumbuhan melambat.
Pencapaian ini memperkuat dominasi Apple di pasar digital global.
Sebagaimana dilansir melalui 9to5mac, pendapatan Play Store hanya 30 miliar dolar AS (Rp502,2 triliun) dan Steam hanya 11,7 miliar dolar AS (Rp195,8 triliun).
Meski pendapatannya jauh tertinggal, Steam justru mencatatkan pertumbuhan tahunan tercepat mencapai 13 persen.
Sementara itu, App Store hanya mengalami kenaikan tipis sebesar 0,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Total unduhan aplikasi dan game pada 2025 lalu juga menunjukkan kondisi yang berbeda.
Google Play Store masih memimpin dengan 42,4 miliar unduhan, tetapi jumlah ini turun hingga 7,3 persen dibandingkan tahun lalu.
App Store hanya mencatat 7,8 miliar unduhan, turun sekitar 5,7 persen dari tahun 2024.
Baca juga:
- Usai Perilisan Global Honor of Kings jadi Game Terpopuler App Store
- Google Play Store Akan Tampilkan Peringatan Aplikasi Boros Baterai
Di sisi lain, Steam justru menunjukkan tren positif dengan kenaikan unduhan sebesar 6 persen.
Untuk peningkatan aplikasinya, Play Store menjadi yang paling produktif dengan penambahan 150.000 game baru.
Sementara itu, App Store menyusul dengan peningkatan 11,4 persen atau setara dengan 55.300 game baru.
Tahun 2025 juga menjadi sorotan karena pengguna iOS menghabiskan lebih banyak uang untuk aplikasi daripada game.
Fenomena ini tetap terjadi meski total waktu bermain game dunia mencapai 444 miliar jam.














































