Omdia: Bukan Cuma Smartphone, Xiaomi Juga Pimpin Pasar Tablet dan Wearable di Indonesia

5 hours ago 9

Selular.ID – Xiaomi Indonesia mencatatkan posisi teratas di pasar smartphone, tablet, dan wearable band di Indonesia sepanjang 2025 berdasarkan laporan lembaga riset Omdia.

Capaian ini menegaskan kekuatan strategi Xiaomi dalam membangun ekosistem perangkat yang terintegrasi sekaligus menjangkau berbagai segmen pengguna di pasar domestik.

Keberhasilan tersebut terjadi di tengah dinamika pasar teknologi yang kompetitif, termasuk perlambatan penjualan smartphone secara umum di Indonesia.

Wentao Zhao menyatakan bahwa pencapaian ini didorong oleh kepercayaan konsumen serta konsistensi Xiaomi dalam menghadirkan inovasi yang menggabungkan performa, desain, dan konektivitas lintas perangkat.

Ia menekankan bahwa kebutuhan konsumen kini tidak hanya pada fungsi dasar, tetapi juga pengalaman digital yang menyatu dalam satu ekosistem.

Menurut laporan Omdia, Xiaomi mencatat pertumbuhan signifikan di segmen tablet. Perusahaan berhasil menjadi merek tablet nomor satu di Indonesia dengan pangsa pasar 36% pada 2025, meningkat 75% secara tahunan (year-on-year).

Pertumbuhan ini mencerminkan meningkatnya kebutuhan perangkat yang fleksibel untuk berbagai skenario penggunaan, mulai dari pembelajaran jarak jauh, produktivitas mobile, hingga hiburan keluarga.

Portofolio tablet Xiaomi dirancang untuk menjangkau berbagai kelompok pengguna. Pelajar memanfaatkan perangkat ini untuk kebutuhan akademik, sementara profesional menggunakannya sebagai perangkat pendukung produktivitas saat bekerja secara mobile.

Di sisi lain, tablet juga digunakan dalam konteks keluarga sebagai sarana edukasi dan hiburan anak, menunjukkan peran perangkat ini sebagai solusi multifungsi dalam satu ekosistem.

Dominasi Xiaomi juga terlihat di segmen wearable band. Omdia mencatat Xiaomi sebagai pemimpin pasar di Indonesia dengan pangsa 30% pada 2025, tumbuh 3% secara tahunan.

Secara global, Xiaomi juga menempati posisi teratas dengan pangsa pasar 18%, meningkat 6% dibandingkan tahun sebelumnya.

Sepanjang 2025, perusahaan mencatat pengiriman lebih dari 200 juta unit wearable band di seluruh dunia.

Pertumbuhan ini tidak terlepas dari meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup sehat. Wearable band kini menjadi perangkat yang umum digunakan untuk memantau aktivitas harian, seperti detak jantung, kualitas tidur, hingga intensitas olahraga.

Integrasi fitur kesehatan dalam perangkat yang ringkas dan terjangkau membuat kategori ini semakin relevan di pasar massal.

Di segmen smartphone, Xiaomi juga menunjukkan performa kuat dengan meraih posisi nomor satu di Indonesia dengan pangsa pasar 19% pada 2025.

Capaian ini diraih di tengah kondisi pasar yang menantang, di mana permintaan perangkat cenderung melambat.

Strategi Xiaomi dalam menghadirkan portofolio yang luas, dari entry-level hingga flagship, menjadi faktor utama dalam menjaga daya saing.

Di segmen premium, Xiaomi terus memperkuat posisinya melalui lini flagship yang mengedepankan inovasi teknologi.

Kolaborasi dengan Leica dalam pengembangan kamera menjadi salah satu diferensiasi utama, sementara integrasi kemampuan AI melalui Xiaomi HyperAI dan sistem operasi HyperOS menghadirkan pengalaman pengguna yang lebih intuitif.

Teknologi ini memungkinkan perangkat bekerja lebih adaptif dalam mengelola performa, fotografi, hingga konektivitas antar perangkat.

Pendekatan ekosistem menjadi salah satu pilar utama strategi Xiaomi. Melalui visi global “Human x Car x Home”, perusahaan mengembangkan integrasi antara perangkat personal, kendaraan, dan rumah pintar dalam satu platform yang saling terhubung.

Strategi ini bertujuan menghadirkan pengalaman digital yang konsisten dan terintegrasi di berbagai aspek kehidupan pengguna.

Kombinasi antara inovasi produk, strategi harga yang kompetitif, serta penguatan ekosistem menjadi faktor yang mendorong Xiaomi mempertahankan posisi terdepan di berbagai kategori perangkat.

Data dari Omdia menunjukkan bahwa pendekatan ini mampu menjawab kebutuhan pasar Indonesia yang beragam, baik dari sisi fungsi, harga, maupun pengalaman pengguna.

Ke depan, Xiaomi Indonesia menyatakan akan terus memperluas portofolio produk dan memperkuat integrasi ekosistem untuk menjawab perkembangan kebutuhan digital masyarakat.

Fokus pada inovasi berbasis AI dan konektivitas lintas perangkat menjadi bagian dari arah pengembangan perusahaan dalam mempertahankan relevansi di pasar yang terus berubah.

Baca Juga: Justin Li Ungkap Strategi Honor Untuk Tetap Kompetitif di Pasar Smartphone 2026

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |