Mitsubishi Jembatani Kesenjangan antara Kebutuhan dan Talenta: Kolaborasikan Kampus dan Industri

3 hours ago 4

Selular.ID – PT Mitsubishi Electric Indonesia (MEIN) memperkuat kolaborasi dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui kegiatan kuliah umum bertema Smart Factory dan Industry 4.0 di Yogyakarta pada 10–11 Maret 2026.

Inisiatif ini menjadi bagian dari program pengembangan sumber daya manusia (SDM) industri yang difokuskan pada peningkatan kesiapan talenta muda menghadapi transformasi digital di sektor manufaktur.

Kegiatan yang berlangsung di Teaching Industry Learning Center (TILC) Sekolah Vokasi UGM tersebut melibatkan mahasiswa dari Sekolah Vokasi dan Fakultas Teknik.

Dalam forum ini, MEIN menghadirkan materi bertajuk “Bridging Education and Industry: Exploring Smart Manufacturing 4.0 with Mitsubishi Electric,” yang membahas perkembangan teknologi manufaktur modern, termasuk integrasi sistem digital dalam proses produksi.

Head of Division Factory Automation & Industrial Division MEIN, Ivan Chandra, menyampaikan bahwa transformasi industri menuju era digital membutuhkan talenta yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengimplementasikan teknologi secara langsung di lingkungan industri.

Ia menjelaskan bahwa teknologi seperti Internet of Things (IoT), kecerdasan buatan (AI), dan digitalisasi proses produksi memiliki peran penting dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas sektor manufaktur.

Dalam pemaparannya, MEIN memperkenalkan konsep Smart Factory sebagai bagian dari evolusi industri menuju Industry 4.0.

Smart Factory merujuk pada sistem manufaktur yang terintegrasi secara digital, di mana mesin, perangkat, dan sistem produksi saling terhubung untuk mengoptimalkan proses secara otomatis dan real-time.

Pendekatan ini memungkinkan perusahaan meningkatkan kualitas produksi sekaligus menekan biaya operasional.

Ivan Chandra, Head of Division, Factory Automation & Industrial Division, PT Mitsubishi Electric Indonesia saat memberikan pemaparan kepada mahasiswa UGMIvan Chandra, Head of Division, Factory Automation & Industrial Division, PT Mitsubishi Electric Indonesia saat memberikan pemaparan kepada mahasiswa UGM

Kolaborasi antara industri dan institusi pendidikan dinilai menjadi langkah strategis untuk menjembatani kesenjangan antara kebutuhan dunia kerja dan kompetensi lulusan.

Melalui kegiatan seperti kuliah umum dan pelatihan praktis, mahasiswa mendapatkan pemahaman yang lebih kontekstual mengenai penerapan teknologi di industri, bukan hanya dari sisi teoritis.

MEIN menempatkan penguatan SDM sebagai bagian dari kontribusi jangka panjang terhadap daya saing industri nasional.

Seiring dengan meningkatnya adopsi teknologi otomasi dan digitalisasi, kebutuhan akan tenaga kerja yang memiliki keahlian di bidang tersebut juga semakin tinggi.

Karena itu, perusahaan mendorong sinergi berkelanjutan dengan institusi pendidikan untuk mempercepat transfer pengetahuan dan keterampilan.

Selain UGM, MEIN juga telah menjalin kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi lain, termasuk Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Tarumanagara (UNTAR).

Kolaborasi ini mencakup berbagai kegiatan seperti pelatihan, seminar, hingga program pengembangan kurikulum yang disesuaikan dengan kebutuhan industri.

Langkah ini sejalan dengan tren global di mana perusahaan manufaktur semakin aktif berperan dalam pengembangan talenta melalui kemitraan dengan dunia pendidikan.

Pendekatan ini dinilai efektif untuk memastikan kesiapan tenaga kerja dalam menghadapi perubahan teknologi yang berlangsung cepat, sekaligus mendukung transformasi industri berbasis digital.

MEIN menyatakan akan terus memperluas kolaborasi dengan institusi pendidikan di Indonesia, baik dalam bentuk kegiatan edukasi maupun pengabdian kepada masyarakat.

Upaya ini diarahkan untuk menciptakan ekosistem pembelajaran yang lebih terintegrasi antara kampus dan industri, sekaligus mempersiapkan generasi muda yang siap menghadapi tantangan manufaktur modern.

Baca Juga: Mitsubishi Electric Indonesia Upaya Inovasi Otomasi Masa Depan Industri Manufaktur

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |