Manfaatkan Teknologi Digital, BRI Sulap Desa Pajambon Jadi Contoh Ekonomi Modern

11 hours ago 11

Selular.ID – Bank Rakyat Indonesia (BRI) mendorong transformasi ekonomi desa melalui Program Desa BRILiaN, dengan Desa Pajambon di Kabupaten Kuningan sebagai salah satu contoh implementasi berbasis potensi lokal.

Program ini difokuskan pada penguatan kapasitas desa dalam mengelola ekonomi secara berkelanjutan dengan memanfaatkan teknologi dan pemberdayaan masyarakat.

Menurut BRI, Desa Pajambon dinilai berhasil mengembangkan potensi lokal menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru.

Transformasi tersebut tidak hanya mencakup sektor ekonomi tradisional, tetapi juga mulai mengadopsi pendekatan digital dalam pengelolaan usaha dan promosi produk desa.

Program Desa BRILiaN sendiri merupakan inisiatif BRI yang bertujuan menciptakan desa yang tangguh secara ekonomi, adaptif terhadap perubahan, serta mampu memanfaatkan teknologi digital.

Melalui program ini, BRI memberikan pendampingan, pelatihan, hingga akses pembiayaan untuk memperkuat kapasitas aparatur desa dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Desa Pajambon menjadi contoh bagaimana pendekatan berbasis potensi lokal dapat dikembangkan menjadi model ekonomi desa yang lebih modern.

Dengan dukungan program tersebut, masyarakat desa didorong untuk mengelola sumber daya secara lebih produktif, sekaligus meningkatkan nilai tambah melalui inovasi dan digitalisasi.

BRI menempatkan transformasi digital sebagai salah satu pilar penting dalam Program Desa BRILiaN.

Penggunaan teknologi digital dalam konteks desa mencakup pemasaran produk melalui platform online, pencatatan keuangan yang lebih sistematis, serta pemanfaatan kanal digital untuk memperluas akses pasar.

Langkah ini dinilai mampu meningkatkan daya saing produk lokal di tengah persaingan yang semakin terbuka.

Selain itu, pendekatan kolaboratif juga menjadi bagian dari strategi BRI dalam menjalankan program ini.

Pemerintah desa, pelaku UMKM, dan komunitas lokal dilibatkan secara aktif dalam proses pengembangan ekonomi. Dengan demikian, transformasi yang terjadi tidak hanya bersifat top-down, tetapi juga didorong oleh partisipasi masyarakat.

Dalam konteks yang lebih luas, Program Desa BRILiaN sejalan dengan upaya peningkatan inklusi keuangan di Indonesia.

BRI sebagai lembaga keuangan berperan dalam membuka akses layanan perbankan bagi masyarakat desa, termasuk melalui digitalisasi layanan.

Hal ini memungkinkan masyarakat untuk mengakses pembiayaan, menabung, serta melakukan transaksi secara lebih efisien.

Transformasi yang terjadi di Desa Pajambon juga mencerminkan perubahan pola pengembangan ekonomi desa di era digital.

Jika sebelumnya fokus pada produksi dan distribusi konvensional, kini desa mulai mengintegrasikan teknologi sebagai bagian dari strategi pengembangan.

Pendekatan ini membuka peluang baru, termasuk dalam pemasaran produk berbasis digital dan pengembangan ekosistem usaha yang lebih luas.

BRI juga menekankan pentingnya keberlanjutan dalam setiap program pemberdayaan desa.

Oleh karena itu, pendampingan tidak hanya dilakukan dalam jangka pendek, tetapi dirancang untuk menciptakan kemandirian ekonomi desa dalam jangka panjang.

Penguatan kapasitas sumber daya manusia menjadi salah satu fokus utama dalam mencapai tujuan tersebut.

Melalui Program Desa BRILiaN, BRI berupaya menghadirkan model pengembangan desa yang dapat direplikasi di berbagai wilayah.

Desa Pajambon menjadi salah satu contoh bagaimana sinergi antara potensi lokal dan dukungan institusi keuangan dapat menghasilkan transformasi yang signifikan.

Ke depan, BRI akan terus memperluas implementasi program ini ke desa-desa lain di Indonesia.

Dengan mengedepankan digitalisasi, kolaborasi, dan pemberdayaan masyarakat, Program Desa BRILiaN diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi desa sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi nasional dari tingkat lokal.

Baca Juga: BRI Kembali Suguhkan UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2023

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |