(Kebakaran Lahan di Belakang PLTMG Kalibobo Diduga Dibakar OTK, Damkar Bergerak Cepat)
Nabire, Kebakaran lahan terjadi di kawasan belakang PLTMG Kalibobo, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, pada Sabtu (18/7/2026) sore. Peristiwa yang diduga dipicu oleh aksi pembakaran sengaja oleh orang tak dikenal (OTK) itu langsung mendapat respons cepat dari petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Provinsi Papua Tengah sehingga api berhasil dipadamkan sebelum menjalar ke area lain.
Informasi yang diterima menyebutkan laporan pertama masuk ke petugas sekitar pukul 15.22 WIT. Seorang warga bernama Dionayu Ratu segera menghubungi petugas setelah melihat kobaran api mulai membakar lahan di lokasi tersebut.

Tidak lama setelah menerima laporan, Regu II Piket Siaga Damkar Provinsi Papua Tengah langsung bergerak menuju lokasi kejadian. Tim tiba di tempat sekitar pukul 15.35 WIT dan segera melakukan proses pemadaman untuk mencegah api meluas ke kawasan di sekitarnya.
Petugas terus menyemprotkan air ke titik-titik api hingga seluruh kobaran berhasil dikendalikan. Upaya pemadaman berakhir sekitar pukul 16.15 WIT. Berkat penanganan yang cepat, api tidak sempat merambat ke area lain yang berpotensi menimbulkan kerugian lebih besar.
Berdasarkan laporan awal, dugaan sementara mengarah pada tindakan pembakaran yang dilakukan oleh orang tak dikenal. Hingga kini belum terdapat informasi mengenai identitas pelaku maupun motif di balik kejadian tersebut. Pihak terkait masih dapat melakukan pendalaman apabila diperlukan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.

Dalam kronologi yang disampaikan petugas, warga memegang peranan penting dengan segera melaporkan munculnya api kepada Damkar. Respons cepat masyarakat tersebut memungkinkan personel tiba di lokasi dalam waktu singkat sehingga proses pemadaman dapat berlangsung lebih efektif.
“Kami menerima laporan pada pukul 15.22 WIT, kemudian langsung menuju lokasi dan melakukan pemadaman hingga api berhasil dipadamkan serta tidak menyebar ke area sekitar,” demikian keterangan yang tercantum dalam laporan Regu II Piket Siaga Damkar Provinsi Papua Tengah.
Peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa. Laporan resmi mencatat tidak ada korban dari kalangan masyarakat, petugas, maupun relawan. Selain itu, tidak ditemukan laporan mengenai kerusakan bangunan atau fasilitas umum akibat kebakaran tersebut.
Keberhasilan petugas mengendalikan api dalam waktu kurang dari satu jam menjadi faktor penting yang mencegah dampak lebih luas. Apabila api terus membesar, kebakaran berpotensi mengancam kawasan di sekitar lokasi, terutama mengingat kondisi lahan yang dapat mempercepat penyebaran api saat cuaca panas.
Operasi pemadaman melibatkan Regu II Piket Siaga Damkar Provinsi Papua Tengah yang dipimpin oleh Kepala Bidang bersama Kepala Seksi. Personel yang bertugas antara lain N. Wambrauw, S. Manuaron, dan A. Dimara selaku Komandan Pos. Mereka juga mendapat dukungan personel cadangan, yaitu Falen Yumai, Leo Batmanlusi, Ina Gane, Herik M. Yawan, Anna O. Imbiri, Alfred Yewun, Reni D. Wambrauw, Hans Sawaki, dan M. Karim.
Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap potensi kebakaran lahan. Warga diimbau tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api. Langkah cepat dalam menyampaikan informasi terbukti membantu petugas mengendalikan kebakaran sebelum menimbulkan dampak yang lebih besar.
Hingga laporan ini disusun, situasi di lokasi kebakaran telah dinyatakan aman dan api berhasil dipadamkan sepenuhnya. Aparat dan petugas terkait terus memantau kondisi di sekitar lokasi untuk memastikan tidak muncul titik api baru yang dapat memicu kebakaran susulan.
[Nabire.Net/Sitti Hawa]

9 hours ago
4

















































