Infinix AI Glasses Usung Fitur Penerjemah 162 Bahasa

6 hours ago 9

Selular.ID – Infinix memperluas ekosistem AIoT (Artificial Intelligence of Things) dengan meluncurkan Infinix AI Glasses, perangkat wearable pintar yang menggabungkan desain stylish dan fitur berbasis kecerdasan buatan.

Produk ini diperkenalkan melalui kanal media sosial resmi Infinix AIoT Indonesia dan membawa sejumlah fitur utama seperti penerjemah hingga 162 bahasa, One-Touch Voice Recording, serta teknologi ENC Noise Reduction.

Sudah dijual resmi di Indonesia, kacamata pintar perdana dari Infinix ini dijual Rp1.999.000.

Peluncuran Infinix AI Glasses menjadi bagian dari strategi Infinix dalam memperkuat lini perangkat AIoT yang terhubung dengan ekosistem digital perusahaan.

Tidak hanya fokus pada smartphone, Infinix dalam beberapa tahun terakhir mulai memperluas portofolio produk ke perangkat wearable, audio, smart TV, hingga perangkat rumah pintar.

Infinix menyebut AI Glasses dirancang untuk mendukung aktivitas pengguna modern yang membutuhkan perangkat praktis dengan kemampuan komunikasi dan konektivitas berbasis AI.

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

Kehadiran fitur penerjemah bahasa real-time menjadi salah satu sorotan utama karena memungkinkan pengguna berkomunikasi lintas bahasa secara lebih cepat langsung melalui perangkat wearable.

Fitur penerjemah pada Infinix AI Glasses mendukung hingga 162 bahasa.

Teknologi ini memanfaatkan sistem kecerdasan buatan untuk mengenali ucapan dan menerjemahkannya secara langsung.

Fitur semacam ini mulai menjadi tren pada perangkat wearable generasi baru, terutama untuk mendukung mobilitas pengguna global dan kebutuhan komunikasi lintas negara.

Selain fitur penerjemah, Infinix juga menyematkan One-Touch Voice Recording.

Fitur ini memungkinkan pengguna merekam percakapan atau catatan suara hanya melalui satu sentuhan pada perangkat.

Fungsi tersebut dinilai relevan untuk kebutuhan kerja, meeting singkat, hingga pencatatan ide secara cepat tanpa perlu membuka smartphone.

Perangkat ini turut dibekali teknologi ENC Noise Reduction atau Environmental Noise Cancellation.

Teknologi tersebut berfungsi meredam suara bising di sekitar pengguna agar kualitas audio saat mendengarkan atau merekam suara menjadi lebih jernih.

Penggunaan ENC kini semakin umum pada perangkat audio dan wearable karena meningkatnya kebutuhan komunikasi di lingkungan dengan tingkat kebisingan tinggi.

Secara desain, Infinix AI Glasses tampil menyerupai kacamata fashion pada umumnya dengan pendekatan minimalis.

Strategi ini menunjukkan arah pengembangan wearable modern yang tidak lagi hanya mengutamakan fungsi teknologi, tetapi juga aspek gaya hidup dan kenyamanan penggunaan sehari-hari.

Peluncuran AI Glasses juga memperlihatkan semakin ketatnya persaingan pasar perangkat wearable berbasis AI.

Sejumlah vendor teknologi global mulai mengembangkan perangkat serupa dengan fokus pada integrasi kecerdasan buatan, asisten virtual, hingga konektivitas real-time dengan smartphone dan perangkat lain dalam satu ekosistem.

Bagi Infinix, pengembangan AI Glasses dapat memperkuat posisi perusahaan di segmen generasi muda dan pengguna teknologi mobile-first.

Selama ini, Infinix dikenal agresif menghadirkan perangkat dengan fitur modern di segmen harga kompetitif, khususnya di pasar Asia dan Afrika.

Ekosistem AIoT sendiri menjadi salah satu area pertumbuhan industri teknologi konsumen.

Konsep AIoT menggabungkan kecerdasan buatan dengan perangkat Internet of Things (IoT) untuk menciptakan pengalaman penggunaan yang lebih personal, otomatis, dan saling terhubung.

Dalam praktiknya, perangkat seperti smartwatch, earbuds, smart glasses, hingga perangkat rumah pintar kini semakin mengandalkan AI untuk meningkatkan fungsi dan efisiensi penggunaan.

Meski demikian, Infinix belum mengungkap detail spesifikasi teknis lengkap, harga resmi, maupun jadwal ketersediaan Infinix AI Glasses di pasar Indonesia.

Informasi yang tersedia saat ini masih terbatas pada pengenalan fitur utama melalui kanal promosi digital perusahaan.

Kehadiran Infinix AI Glasses menunjukkan bahwa wearable berbasis AI mulai bergerak dari kategori perangkat eksperimental menuju produk konsumen yang lebih luas.

Integrasi fitur penerjemah bahasa, perekaman suara cepat, dan teknologi audio pintar menjadi indikasi bahwa perangkat wearable akan semakin diarahkan untuk mendukung aktivitas komunikasi dan produktivitas harian pengguna digital.

Baca Juga: Infinix SMART 20 Tawarkan Desain Tipis dan Layar 120Hz

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |