Google Chrome Uji Coba Fitur Wajib Pin to Taskbar di Windows

8 hours ago 8

TechDaily.id – Buat kamu pengguna setia sistem operasi OS Windows, pastinya udah nggak asing lagi sama “perang dingin” antara Google Chrome dan Microsoft Edge.

Yap, persaingan memperebutkan browser nomor satu di laptop kamu ini emang nggak pernah ada matinya. Mengingat Edge berstatus sebagai “anak emas” bawaan pabrik Windows 11, Microsoft sering banget ngasih notifikasi pop-up buat narik perhatian user agar move on dari Chrome.

Nah, ngerasa posisinya mulai diusik di kandang lawan, Google kabarnya lagi nyiapin strategi balasan yang lumayan agresif di tahun 2026 ini, sebagaimana dikutip dari Ubergizmo.

Melansir dari laporan eksklusif Ubergizmo yang terbit baru-baru ini, Google diam-diam sedang menguji coba tampilan onboarding (layar penyambutan awal) baru untuk Google Chrome versi Windows. Tujuannya cuma satu: mengamankan posisi Google Chrome di layar utama kamu alias secara eksplisit menyuruh kamu menekan tombol “Pin to Taskbar”!

Dark Mode Google Chrome

Apa yang Berubah di Versi Terbaru Google Chrome Ini?

Kalau sebelumnya pas kamu baru install atau update Google Chrome, layarnya cuma nampilin satu tombol toggle (sakelar) sederhana buat ngejadiin Google Chrome sebagai default browser. Di versi uji coba terbaru ini, layout-nya dirombak total biar lebih mencolok.

Berdasarkan temuan Windows Report yang melacak pembaruan di saluran eksperimental Chrome Canary, halaman setup awal kini menampilkan tombol Call-To-Action (CTA) berukuran besar. Google nggak cuma sekadar “minta tolong” agar Google Chrome dijadikan browser utama, tapi mereka kini mendedikasikan satu tombol khusus agar aplikasi Chrome langsung tersemat (di-pin) secara permanen di Taskbar Windows kamu.

Secara psikologis, antarmuka baru ini didesain agar pengguna secara refleks mengklik “Ya” pada kedua opsi tersebut tanpa pikir panjang.

  • Mengapa Harus “Taskbar”? (Di Balik Layar Persaingan)
  • Mungkin kamu mikir, “Ah, cuma fitur pin doang, apa istimewanya?”

Di dunia User Experience (UX) dan strategi software, Taskbar di Windows itu ibarat lapak baliho paling mahal di tengah kota. Kalau ikon sebuah aplikasi udah nangkring di Taskbar, pengguna bakal jauh lebih sering membuka aplikasi tersebut karena aksesnya yang super gampang—cuma butuh satu kali klik tanpa harus repot buka menu Start atau nyari shortcut di desktop yang berantakan.

Failed Network Google Chrome

Langkah taktis Google ini dibaca oleh para pengamat teknologi sebagai respons defense atas manuver Microsoft. Seperti yang kita tahu, Microsoft Edge benar-benar terintegrasi dalam sistem tingkat dasar (system-level) Windows. Edge kadang secara “sepihak” memaksa membuka tautan (link) tertentu dari widget atau menu pencarian Windows meskipun kamu udah nge-set Chrome sebagai default.

Dengan memaksa Chrome nempel di Taskbar sejak detik pertama instalasi, Google berharap browser andalan mereka tetap jadi opsi yang paling stand out dan cepat diakses oleh anak muda yang butuh kecepatan multitasking.

Perang AI di Ekosistem Browser

Sebagai latar belakang tambahan, pertarungan browser di awal tahun 2026 ini bukan cuma soal siapa yang paling cepat me-loading halaman web atau siapa yang paling hemat RAM. Ini adalah arena pertarungan ekosistem Artificial Intelligence (AI).

Microsoft Edge belakangan ini makin gencar mengintegrasikan asisten cerdas AI Copilot secara native (bawaan) ke dalam browser-nya. Langkah ini terbukti sukses menarik minat banyak mahasiswa dan pekerja kantoran untuk beralih karena sangat membantu merangkum artikel atau menyusun email.

Menyadari ancaman tersebut, wajar jika Google—yang juga sedang gencar mendistribusikan AI Gemini mereka—tidak mau kehilangan “takhta” di perangkat desktop. Mereka butuh Chrome selalu terlihat oleh mata pengguna agar ekosistem Google tetap relevan.

Cara Mencoba Fitur Ini Sekarang

Saat ini, fitur layar penyambutan baru ini masih dalam fase pengujian terbatas (eksperimental) dan belum digulirkan ke versi publik (versi stabil) yang biasa kita pakai sehari-hari. Google masih memantau data analitik—apakah fitur ini sukses bikin pengguna makin loyal, atau malah bikin risih karena terkesan pushy (memaksa).

Tapi, buat kamu para Tech Enthusiast yang penasaran dan pengin nyobain User Interface (UI) baru ini duluan, kamu bisa memicunya secara manual. Caranya gampang banget:

  1. Buka browser Chrome di Windows kamu.
  2. Ketik chrome://flags/ di address bar (kolom URL) lalu tekan Enter.
  3. Di kolom pencarian Flags, ketik kode #first-run-desktop.
  4. Ubah status menu drop-down di sebelahnya dari Default menjadi Enabled.
  5. Klik tombol Relaunch di pojok kanan bawah untuk me-restart browser kamu.

Perang memperebutkan lapak di layar laptop kita dipastikan bakal makin seru di bulan-bulan mendatang. Jika respons uji coba “Pin to Taskbar” ini positif, bersiaplah melihat layar ini menyapa kamu di update Chrome berikutnya.

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |