BSI Klaim Byond Kian Diminati, Targetkan 10 Juta Pengguna

12 hours ago 10

Selular.ID – Bank Syariah Indonesia (BSI) mencatat peningkatan minat generasi muda terhadap aplikasi digital BYOND by BSI, sekaligus menargetkan jumlah pengguna mencapai 10 juta pada 2026.

Platform ini menjadi bagian dari strategi BSI dalam memperkuat layanan perbankan digital berbasis syariah yang terintegrasi.

BYOND by BSI dijelaskan perusahaan, dirancang untuk menghadirkan pengalaman perbankan yang lebih relevan bagi segmen muda, termasuk generasi milenial dan Gen Z.

Aplikasi ini tidak hanya menyediakan layanan transaksi keuangan, tetapi juga fitur yang mendukung gaya hidup digital, seperti pembayaran, investasi, hingga pengelolaan keuangan berbasis prinsip syariah.

Manajemen BSI menyebut bahwa peningkatan adopsi BYOND by BSI dipengaruhi oleh perubahan perilaku nasabah yang semakin mengandalkan layanan digital.

Selain itu, penetrasi smartphone dan konektivitas internet yang semakin luas turut mempercepat pertumbuhan pengguna aplikasi mobile banking di Indonesia.

BYOND by BSI merupakan bagian dari transformasi digital BSI dalam memperkuat daya saing di industri perbankan nasional, khususnya pada segmen layanan berbasis syariah.

Aplikasi ini mengintegrasikan berbagai layanan dalam satu platform, sehingga nasabah dapat mengakses kebutuhan finansial secara end-to-end, mulai dari pembukaan rekening hingga transaksi harian.

Secara fungsional, BYOND by BSI mengusung konsep super app dalam lingkup perbankan syariah.

Artinya, berbagai layanan tidak lagi berdiri sendiri, melainkan terhubung dalam satu ekosistem digital.

Pendekatan ini memungkinkan BSI menghadirkan layanan yang lebih personal, cepat, dan efisien bagi pengguna.

Dalam konteks industri, langkah BSI ini sejalan dengan tren digitalisasi perbankan yang semakin mengarah pada integrasi layanan dan pengalaman pengguna (user experience).

Bank tidak lagi hanya berfungsi sebagai penyedia transaksi keuangan, tetapi juga sebagai platform yang mendukung berbagai aktivitas digital nasabah.

BSI juga memanfaatkan BYOND sebagai sarana untuk memperluas inklusi keuangan syariah di Indonesia.

Dengan memanfaatkan teknologi digital, layanan dapat menjangkau masyarakat yang sebelumnya belum terakses oleh layanan perbankan konvensional maupun syariah.

Hal ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem ekonomi syariah nasional.

Target 10 juta pengguna pada 2026 mencerminkan ambisi BSI dalam mempercepat pertumbuhan basis nasabah digital.

Untuk mencapai target tersebut, BSI terus mengembangkan fitur aplikasi, meningkatkan keamanan sistem, serta memperluas kolaborasi dengan berbagai mitra di ekosistem digital.

Selain itu, BSI juga menempatkan edukasi digital sebagai bagian dari strategi pengembangan BYOND.

Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan literasi keuangan syariah sekaligus mendorong adopsi layanan digital secara lebih luas, terutama di kalangan generasi muda yang menjadi target utama platform ini.

Dari sisi teknologi, pengembangan BYOND by BSI didukung oleh infrastruktur digital yang terus ditingkatkan, termasuk aspek keamanan data dan keandalan sistem.

Hal ini menjadi krusial mengingat meningkatnya volume transaksi digital dan kebutuhan akan perlindungan data pengguna.

Transformasi digital yang dilakukan BSI melalui BYOND juga mencerminkan dinamika industri perbankan yang semakin kompetitif.

Bank berlomba menghadirkan layanan yang tidak hanya aman dan andal, tetapi juga relevan dengan kebutuhan pengguna yang semakin dinamis.

Ke depan, BSI akan terus memperkuat posisi BYOND sebagai platform utama dalam layanan digitalnya.

Pengembangan fitur baru, peningkatan pengalaman pengguna, serta integrasi dengan layanan lain dalam ekosistem keuangan syariah menjadi fokus utama dalam roadmap perusahaan.

Langkah ini menegaskan peran BSI dalam mendorong digitalisasi perbankan syariah di Indonesia, sekaligus memperluas akses layanan keuangan berbasis prinsip syariah melalui platform digital yang terintegrasi.

Baca Juga: BSI Tabungan Umrah Bisa Jadi Solusi Perencanaan Ibadah

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |