Selular.ID – Transformasi digital tidak lagi cukup hanya berbicara tentang konektivitas dan pertumbuhan bisnis.
PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin) membawa isu keberlanjutan ke BATIC 2026 melalui pengelolaan sampah hingga komitmen penanaman 11.723 pohon mangrove di Indonesia.
Dalam Bali Annual Telkom International Conference (BATIC) 2026 yang berlangsung pada 24–28 Agustus 2026 di Nusa Dua, Bali, anak usaha Telkom tersebut menjalankan tiga pilar keberlanjutan, yakni BATIC Green Journey, Connected by Purpose, dan Collective Carbon Action.
Ketiganya dirancang untuk menekan dampak lingkungan sekaligus menciptakan manfaat sosial dari forum digital berskala internasional tersebut.
Baca juga:
- Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact dan Industry Growth
- Telkom Perang Melawan Plastik, Zero Plastic Movement Resmi Dimulai
CEO Telin Abdul Rahman Ansyori menegaskan keberlanjutan harus berjalan beriringan dengan perkembangan industri digital.
“Keberlanjutan merupakan bagian penting dari cara Telin membangun dan mengembangkan ekosistem digital,” ujar Ansyori.
Tonton juga:
Video Rekomendasi Untuk Anda
“Di BATIC 2026, kami ingin menunjukkan bahwa keberlanjutan harus tumbuh bersama kemajuan industri, komitmennya harus sama kuat,” sambungnya.
BATIC 2026 Kelola 2,3 Ton Sampah
Pilar pertama, BATIC Green Journey, menyasar dampak lingkungan dari perjalanan dan operasional acara melalui program Green Travel, Green Stay, dan Waste Management.
Green Travel antara lain mendorong penggunaan transportasi bersama untuk mengurangi perjalanan kendaraan secara individual.
Sementara Green Stay menggandeng hotel dan lokasi acara yang memiliki sertifikasi atau menerapkan praktik keberlanjutan.
Hasilnya cukup terukur. Sepanjang BATIC 2026, sekitar 2,3 ton sampah berhasil dikelola dan 79 persen di antaranya didaur ulang agar tidak berakhir di tempat pembuangan akhir.
Strategi daur ulang, pengomposan, dan pengurangan sampah tersebut juga diklaim berhasil menghindari emisi sebesar 1.643 kilogram CO₂e.
11.723 Mangrove dari Perjalanan Peserta
Upaya menarik lainnya hadir melalui pilar Collective Carbon Action dengan program Miles to Mangrove.
Telin mengonversi riwayat perjalanan udara peserta BATIC 2026 menjadi komitmen aksi iklim berupa penanaman mangrove di sepanjang garis pantai Indonesia.
Dari program tersebut, tercatat komitmen penanaman sebanyak 11.723 pohon mangrove untuk mendukung restorasi ekosistem pesisir.
Sementara melalui pilar Connected by Purpose, aspek sosial ikut menjadi perhatian.
Telin menggelar sesi EmpowHER untuk mengangkat peran perempuan dalam ekosistem digital serta Charity Fun Run yang berhasil mengumpulkan US$10.000.
Dana tersebut akan disalurkan kepada Koperasi Wasita Dharma Buana guna membantu pemulihan masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Telin Rilis Sustainability Report Pertama
Komitmen keberlanjutan tersebut tidak berhenti pada penyelenggaraan BATIC 2026. Telin juga meluncurkan Sustainability Report pertamanya bertajuk “Connecting with Purpose”.
Laporan tersebut menjadi bagian dari GoZero% – Sustainability Action by Telkom Indonesia, sekaligus menjadi langkah Telin mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola atau ESG ke dalam strategi perusahaan.
Langkah Telin memperlihatkan arah baru industri digital: pertumbuhan konektivitas dan bisnis perlu berjalan bersama dengan tanggung jawab terhadap lingkungan.
BATIC 2026 pun tidak hanya menjadi forum untuk mempertemukan pemain industri telekomunikasi global, tetapi juga menjadi panggung untuk menunjukkan bahwa kemajuan digital dan agenda keberlanjutan dapat berjalan dalam satu ekosistem yang sama.


















































