MediaTek Sebut Harga Dimensity 9600 Pro Lebih Terjangkau Dibanding Pesaing

8 hours ago 11

Selular.ID – MediaTek dilaporkan menetapkan patokan harga baru untuk chipset flagship terbarunya, Dimensity 9600 Pro, sebesar 220 dolar AS pada Kamis (17/9/2026).

Nilai ini menandai rekor harga tertinggi untuk prosesor buatan MediaTek, namun tetap signifikan lebih murah apabila dibandingkan dengan pesaing utamanya, Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro.

Kenaikan harga komponen sistem dalam cip (system-on-chip/SoC) ini dipicu oleh penggunaan teknologi proses fabrikasi paling mutakhir serta peningkatan arsitektur pemrosesan grafis dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).

Langkah strategi penetapan harga MediaTek bertujuan untuk mempertahankan efisiensi biaya manufaktur bagi para produsen smartphone (original equipment manufacturer/OEM) di tengah melonjaknya biaya produksi semikonduktor global.

Analis industri menilai selisih harga yang cukup lebar antara produk MediaTek dan Qualcomm memberikan ruang manuver bagi para pembuat ponsel pintar.

Produsen dapat mengalokasikan anggaran komponen untuk sektor lain seperti layar, sistem kamera, maupun kapasitas baterai tanpa harus menaikkan harga jual ponsel ke tingkat yang terlalu ekstrem.

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

Dinamika Biaya Semikonduktor dan Fabrikasi Canggih
Peningkatan biaya produksi cip kelas atas dalam beberapa tahun terakhir erat kaitannya dengan peralihan node proses fabrikasi yang makin kompleks di pabrik pengecoran seperti TSMC.

Dimensity 9600 Pro mengadopsi teknologi arsitektu terkini yang menawarkan efisiensi daya serta peningkatan performa pemrosesan secara komprehensif.

Laporan industri menyebutkan bahwa Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro milik Qualcomm diproyeksikan memiliki harga jual jauh melampaui angka 220 dolar AS, atau sekira Rp3.520.000 per unit.

Perbedaan struktur harga ini menempatkan MediaTek dalam posisi kompetitif untuk menggaet OEM yang ingin merilis flagship killer atau ponsel premium dengan harga yang lebih terjangkau bagi konsumen.

Meskipun Dimensity 9600 Pro mengalami kenaikan harga dibanding generasi sebelumnya, nilai tambah yang ditawarkan mencakup pengolah grafis (GPU) kelas atas serta unit pemrosesan AI (NPU) generasi baru.

Fitur-fitur ini dirancang untuk menangani beban kerja AI generatif langsung di dalam perangkat (on-device AI) secara lebih responsif.

Implikasi bagi Produsen Smartphone dan Konsumen
Strategi penetapan harga MediaTek ini berdampak langsung pada peta persaingan ponsel pintar kelas atas dalam beberapa kuartal mendatang.

Merk-merk populer asal Tiongkok seperti Xiaomi, Vivo, Oppo, dan Realme diperkirakan akan memanfaatkan keunggulan harga Dimensity 9600 Pro untuk mempertahankan rasio price-to-performance produk flagship mereka.

Di sisi lain, tekanan harga pada komponen utama seperti prosesor mendorong produsen untuk semakin cermat dalam menyusun spesifikasi akhir smartphone.

Penghematan pada sektor cip memungkinkan produsen untuk tidak memangkas fitur-fitur penting lainnya yang dibutuhkan konsumen harian.

Persaingan antara MediaTek dan Qualcomm di lini flagship diprediksi makin ketat menjelang siklus peluncuran ponsel premium baru.

Baca Juga:Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro dan Dimensity 9600 Pro Bocor

Informasi ketersediaan lini smartphone pertama yang mengadopsi Dimensity 9600 Pro akan diumumkan secara bertahap oleh masing-masing produsen perangkat dalam waktu dekat.

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |