TechDaily.id – Apple Watch sudah menjadi pelacak kesehatan perusahaan, dan AirPods akan mengikutinya. Namun, pembuat iPhone ingin berbuat lebih banyak dalam hal kesehatan.
Saat ini, perangkat Apple melacak berbagai metrik kesehatan seperti detak jantung, kadar oksigen dalam darah, dan kalori yang terbakar, tetapi data tersebut hanya dikumpulkan. Perusahaan tersebut tampaknya memiliki rencana untuk memanfaatkan data kesehatan tersebut dengan bantuan AI.
Menurut laporan dari Bloomberg, Apple ingin aplikasi Kesehatannya, yang melacak metrik kesehatan tersebut, menawarkan pelatihan AI untuk meningkatkan kesehatan Anda.

Strategi baru ini, yang kabarnya disebut sebagai Project Mulberry atau Health+ di kalangan karyawan, sedang berlangsung di perusahaan tersebut, dengan mendatangkan dokter untuk melatih agen AI.
Para dokter dan pakar lainnya ini juga membuat video untuk menjelaskan masalah kesehatan tertentu dan apa yang dapat dilakukan untuk memperbaikinya, kata laporan tersebut.
Sasaran dari proyek ini adalah untuk memiliki pelatih AI yang dapat melihat semua data kesehatan yang dikumpulkan dari berbagai perangkat Apple dan pihak ketiga untuk memberikan rekomendasi tentang cara meningkatkan kesehatan pengguna.
Apple tidak segera menanggapi permintaan komentar tentang proyek kesehatan baru ini.
AirPods dan kesehatan
Watch buatan Apple ini merupakan cara utama perusahaan untuk mengumpulkan metrik kesehatan. Hal itu dapat berubah di masa mendatang dengan AirPods sebagai perangkat pelacak kesehatan berikutnya.
Perusahaan pembuat iPhone ini dilaporkan ingin earbud-nya memiliki pemantauan detak jantung, penginderaan suhu, dan sensor lain untuk mengumpulkan lebih banyak data tentang pengguna.
Perusahaan tersebut juga mengajukan dokumen paten agar AirPods dapat melacak metrik kebugaran lainnya, seperti seberapa mantap seseorang berjalan dan pola pernapasannya, untuk menentukan apakah seseorang mungkin memiliki penyakit kesehatan.

Rencana untuk AirPods ini masih jauh dari kenyataan, jika memang akan terwujud.
Apple masih perlu mencari tahu tentang AI.
Namun, AI adalah fitur yang saat ini sedang digarap perusahaan yang dipimpin Steve Jobs. Perusahaan tersebut mengungkapkan upaya besarnya dalam bidang AI dengan Apple Intelligence saat meluncurkan iPhone 16 September lalu. Namun, peluncuran Apple Intelligence belum memenuhi standar yang selama ini menjadi ciri khas perusahaan tersebut.
Meskipun Apple Intelligence “diluncurkan” tidak lama setelah peluncuran iPhone terbaru, fitur-fitur yang dipamerkan Apple telah perlahan-lahan bermunculan. Saat ini, Apple Intelligence dapat melakukan fungsi-fungsi tertentu seperti meringkas notifikasi, menawarkan balasan cerdas untuk teks, dan membersihkan foto-foto yang mungkin tidak diinginkan lagi oleh pengguna, tetapi masih tertinggal.
Yang paling menonjol, integrasi besar AI ke dalam Siri untuk merombak asisten tersebut agar menjadi asisten AI sejati belum terwujud. Apple membatalkan rencananya untuk Siri yang lebih cerdas ini dan berencana untuk merilis asisten yang diperbarui tahun depan. Perubahan ini juga menyebabkan perombakan di dalam Apple, karena kepala tim yang mengembangkan headset Vision Pro VR dilaporkan telah ditugaskan untuk memimpin tim Siri.

Perkembangan AI: Masa Depan Teknologi yang Semakin Canggih
Revolusi Kecerdasan Buatan
Kecerdasan buatan (AI) terus berkembang pesat dan menjadi bagian tak terpisahkan dalam kehidupan manusia. Teknologi ini telah diterapkan di berbagai bidang, mulai dari kesehatan, pendidikan, industri, hingga hiburan. Dengan kemampuannya dalam menganalisis data dan memprediksi pola, AI menjadi alat yang sangat berguna dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas.
Peran AI dalam Berbagai Sektor
- Kesehatan: AI digunakan untuk mendiagnosis penyakit dengan lebih cepat dan akurat, membantu dokter dalam memberikan perawatan yang lebih tepat.
- Pendidikan: Teknologi AI mendukung pembelajaran adaptif yang dapat menyesuaikan materi dengan kebutuhan masing-masing siswa.
- Industri dan Manufaktur: Otomatisasi berbasis AI meningkatkan efisiensi produksi dan mengurangi kesalahan manusia.
- Hiburan dan Kreativitas: AI telah membantu dalam menciptakan musik, seni digital, serta film dengan efek visual yang lebih realistis.
Tantangan dan Masa Depan AI
Meskipun AI memberikan banyak manfaat, ada beberapa tantangan yang harus dihadapi, seperti kekhawatiran akan kehilangan pekerjaan akibat otomatisasi, etika dalam penggunaan data, serta potensi penyalahgunaan teknologi. Oleh karena itu, regulasi dan pengawasan yang ketat diperlukan untuk memastikan AI digunakan dengan cara yang bertanggung jawab.
Dengan perkembangan yang pesat, masa depan AI diprediksi akan semakin canggih, membawa inovasi baru yang dapat mengubah cara manusia bekerja dan berinteraksi dengan teknologi.