56 Persen Kerentanan Bisa Dieksploitasi Penjahat Siber Tanpa Autentikasi

9 hours ago 7

Selular.ID – Laporan terbaru bertajuk X-Force Threat Intelligence Index 2026 dari IBM mengungkapkan adanya lonjakan signifikan serangan siber sepanjang tahun 2025.

IBM mencatat, hampir 40.000 kerentanan, yang di mana lebih dari 56% di antaranya tidak memerlukan autentikasi untuk dieksploitasi.

Artinya, penyerang dapat menembus sistem tanpa kredensial, melewati multi-factor authentication (MFA), bahkan tanpa interaksi pengguna.

Selain itu, ada peningkatan sebesar 44% eksploitasi aplikasi yang menghadap publik sebagai vektor akses awal.

Lonjakan ini dikaitkan dengan meningkatnya serangan rantai pasokan yang menyasar ekosistem pengembangan dan infrastruktur tepercaya.

Laporan tersebut juga menyoroti meningkatnya risiko keamanan pada platform AI. Lebih dari 300.000 kredensial ChatGPT ditemukan diperjualbelikan di dark web sepanjang 2025 akibat infeksi malware infostealer.

Meski tidak ada bukti kredensial yang diposting masih valid, pola ini menunjukkan bahwa platform AI kini menghadapi risiko kebocoran kredensial setara dengan solusi SaaS perusahaan lainnya.

Baca juga:

Di sisi lain, lanskap ransomware semakin terfragmentasi.

X-Force mengidentifikasi 109 kelompok ransomware aktif pada 2025, naik 49% dibandingkan 73 kelompok pada 2024.

Secara sektoral, industri manufaktur tetap menjadi target utama selama lima tahun berturut-turut, menyumbang 27,7% dari total insiden.

Disusul sektor keuangan dan asuransi sebesar 27%.

Untuk sisi geografis, Amerika Utara menjadi wilayah paling banyak diserang dengan porsi 29%, naik dari 24% tahun sebelumnya.

Sebaliknya, Asia Pasifik mengalami penurunan dari 34% menjadi 27% pada 2025.

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |