Safaraya Turut Bekali Layanan Umrah Mandiri yang Makin Diminati

3 hours ago 3

Selular.ID – Safaraya, platform Umrah dari Flip, memperkuat layanan untuk mendukung masyarakat yang memilih menyiapkan perjalanan Umrah secara mandiri.

Langkah ini dilakukan seiring meningkatnya minat terhadap pemilihan komponen perjalanan secara terpisah, yang sepanjang 2026 tercatat naik tujuh kali lipat di platform Safaraya.

Peningkatan tersebut terlihat dari pencarian berbagai kebutuhan Umrah, mulai dari visa dan SISKOPATUH, akomodasi hotel, hingga transportasi antar kota.

Safaraya melihat perubahan tersebut sebagai bagian dari kebutuhan jemaah untuk memiliki fleksibilitas lebih besar dalam menentukan layanan perjalanan sesuai kebutuhan dan anggaran.

Tren Umrah mandiri juga berlangsung di tengah pertumbuhan perjalanan Umrah internasional. Data General Authority for Statistics Arab Saudi mencatat sebanyak 6,52 juta jemaah Umrah internasional pada kuartal pertama 2025.

Angka tersebut meningkat 10,7% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

Di sisi layanan digital, Arab Saudi terus mengembangkan ekosistem perjalanan Umrah melalui Nusuk Umrah. Platform tersebut memungkinkan jemaah internasional mengakses dan merencanakan berbagai kebutuhan perjalanan secara digital.

Di Indonesia, ruang untuk penyelenggaraan Umrah secara mandiri juga semakin terbuka setelah hadirnya Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025.

Perubahan regulasi tersebut memberikan pilihan tambahan bagi masyarakat, sekaligus membuat pemahaman mengenai kebutuhan perjalanan menjadi semakin penting.

Jemaah yang memilih pola mandiri perlu memperhitungkan berbagai komponen, termasuk biaya perjalanan, dokumen, visa, penerbangan, akomodasi, transportasi, serta ketentuan perjalanan yang berlaku.

Kondisi tersebut mendorong kebutuhan terhadap informasi dan layanan yang dapat membantu jemaah menyusun perjalanan secara lebih terstruktur.

Rafi Putra Ariyyan, Chief Executive Officer dan Co-Founder Flip, mengatakan Safaraya membawa prinsip yang sama dengan Flip dalam menghadirkan layanan yang transparan dan mudah diakses.

“Flip sejak awal dibangun dengan misi menghadirkan layanan yang lebih fair, transparan, dan mudah diakses. Prinsip yang sama kami bawa ke Safaraya. Kami melihat semakin banyak jemaah menginginkan fleksibilitas dan kendali lebih besar dalam mempersiapkan Umrah,” ujar Rafi.

Layanan Umrah dalam Komponen Terpisah

Safaraya diluncurkan oleh Flip pada 2025 untuk menyediakan layanan yang dapat dipilih sesuai kebutuhan jemaah. Model tersebut memungkinkan pengguna menentukan berbagai komponen perjalanan tanpa harus menggunakan satu paket perjalanan secara keseluruhan.

Salah satu layanan yang tersedia adalah Kalkulator Umrah. Fitur ini membantu pengguna memperoleh estimasi biaya berdasarkan komponen perjalanan yang dipilih.

Selain kalkulasi biaya, Safaraya menyediakan akses terhadap sejumlah kebutuhan perjalanan seperti penerbangan, hotel, visa, mutawwif, serta layanan terkait SISKOPATUH melalui mitra Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) sesuai ketentuan yang berlaku.

SISKOPATUH merupakan sistem informasi dan komputerisasi yang digunakan dalam penyelenggaraan perjalanan ibadah Umrah.

Bagi jemaah, aspek administrasi tersebut menjadi salah satu bagian yang perlu dipahami ketika menyusun perjalanan secara mandiri.

Safaraya juga menyediakan dukungan melalui konsultasi tatap muka, WhatsApp, dan hotline. Dukungan tersebut ditujukan untuk membantu pengguna memperoleh informasi terkait proses perjalanan, dokumen, maupun layanan yang dibutuhkan.

Perubahan pola pencarian kebutuhan Umrah juga terlihat dari aktivitas Safaraya di Muslim Life Fest 2026. Dalam kegiatan tersebut, Safaraya menerima ribuan pengunjung selama tiga hari.

Pengunjung mencari informasi mengenai estimasi biaya, visa dan dokumen perjalanan, serta SISKOPATUH.

Data tersebut menunjukkan kebutuhan calon jemaah tidak hanya berkaitan dengan harga.

Informasi mengenai komponen perjalanan dan proses administratif juga menjadi bagian yang dicari ketika masyarakat mempertimbangkan perjalanan Umrah secara lebih mandiri.

Kolaborasi dengan Mitra Berizin

Pertumbuhan minat terhadap Umrah mandiri tidak serta-merta menghilangkan kebutuhan terhadap penyedia layanan perjalanan yang memiliki kompetensi dan perizinan sesuai aturan.

Safaraya menempatkan mitra penyedia layanan sebagai bagian dari ekosistem untuk memenuhi kebutuhan tertentu dalam perjalanan jemaah.

Ahmed Tolba, Chief Executive Officer Muassasah Bawabet Al Miqat, salah satu mitra Safaraya, mengatakan jemaah yang memilih perjalanan mandiri kini semakin aktif mencari informasi mengenai setiap tahapan perjalanan.

“Kami melihat jemaah Umrah mandiri kini jauh lebih aktif mencari informasi dan ingin memahami setiap tahapan perjalanan secara lebih detail. Fleksibilitas tersebut tetap perlu diimbangi dengan pemahaman mengenai administrasi, SISKOPATUH, dan ketentuan perjalanan yang berlaku,” kata Ahmed.

Menurut Ahmed, kebutuhan yang memerlukan penyedia layanan berizin perlu diproses melalui pihak yang memiliki kompetensi dan perizinan sesuai ketentuan.

Melalui kolaborasi dengan mitra, Safaraya berupaya membantu jemaah terhubung dengan layanan yang sesuai dengan kebutuhannya.

Model tersebut menjadi bagian dari perkembangan ekosistem Umrah yang semakin beragam.

Jemaah memiliki ruang lebih besar untuk menentukan komponen perjalanan, sementara layanan tertentu tetap membutuhkan dukungan pihak yang memiliki kapasitas dan legalitas sesuai regulasi.

Flip Bawa Prinsip Transparansi ke Safaraya

Bagi Flip, pengembangan Safaraya juga menjadi bagian dari upaya memperluas layanan di luar kebutuhan transaksi keuangan.

Prinsip transparansi dan akses terhadap informasi yang dibawa Flip diterapkan dalam pengembangan platform Umrah tersebut.

Rafi mengatakan fleksibilitas perjalanan Umrah perlu berjalan bersama informasi yang jelas dan dukungan terhadap proses yang membutuhkan bantuan.

Hal tersebut menjadi dasar Safaraya dalam menyediakan pilihan layanan dan kanal konsultasi bagi pengguna.

“Ke depannya, Flip akan terus berkembang untuk menjawab kebutuhan pengguna, baik dalam layanan keuangan maupun berbagai layanan lain yang membutuhkan tingkat kepercayaan tinggi. Melalui Safaraya, kami membawa nilai yang sejak awal menjadi bagian dari Flip, yaitu memberikan pilihan yang lebih fair, informasi yang transparan, dan kendali lebih besar kepada pengguna,” ujar Rafi.

Pertumbuhan pencarian komponen Umrah di Safaraya sepanjang 1448 H menjadi indikator yang digunakan perusahaan untuk melihat perubahan kebutuhan pengguna.

Visa dan SISKOPATUH, hotel, serta transportasi antar kota menjadi sejumlah layanan yang paling banyak dicari.

Safaraya selanjutnya memosisikan layanan digital, informasi biaya, komponen perjalanan, serta akses kepada mitra sebagai bagian dari dukungan bagi jemaah yang ingin mengatur perjalanan Umrah sesuai kebutuhan.

Pengembangan tersebut berlangsung seiring semakin terbukanya pilihan penyelenggaraan Umrah dan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap informasi perjalanan yang mudah diakses.

Baca Juga: Samsung Ungkap Tiga Fitur Favorit Pengguna Galaxy Z Fold7 dan Flip7

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |