Motorola Tancap Gas di Indonesia, AI Jadi Senjata Utama

3 hours ago 3

Selular.ID – Motorola semakin serius memperkuat bisnis smartphone di Indonesia dengan menjadikan kecerdasan buatan atau AI sebagai salah satu senjata utama.

Setelah kembali memasuki pasar Indonesia pada 2025, Motorola kini bergerak menuju ekosistem perangkat yang saling terhubung dengan dukungan hybrid AI.

Hal tersebut tergambar dalam paparan Bagus Prasetyo, Country General Manager Motorola Indonesia, mengenai strategi dan perkembangan Motorola di era perangkat berbasis AI.

Motorola sendiri berada dalam ekosistem Lenovo Group sejak diakuisisi Lenovo pada 2014.

Baca juga:

Dalam perjalanan inovasinya, Motorola mengklaim telah memperkenalkan smartphone 5G pertama melalui Moto Z + 5G Moto Mod pada 2018, disusul Moto razr yang disebut sebagai smartphone clamshell pertama pada 2019.

Motorola Andalkan Hybrid AI

Memasuki 2026, strategi Motorola bergerak lebih jauh dari sekadar menghadirkan smartphone dengan fitur AI.

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

Perusahaan mengusung konsep Inter Connected AI yang menghubungkan banyak perangkat dan merek dalam satu ekosistem.

Salah satu fondasinya adalah konsep Hybrid AI, yakni pemrosesan kecerdasan buatan yang memadukan kemampuan AI di perangkat (on-device AI) dengan AI berbasis cloud.

Dalam paparan Bagus, Motorola juga menampilkan motorola Qira dengan konsep one intelligence, every Motorola device.

Pendekatan tersebut diarahkan untuk mendukung produktivitas dan kreativitas sekaligus memberikan pengalaman AI yang lebih personal kepada pengguna.

Konsep yang ditampilkan pada halaman ketiga paparan memperlihatkan AI tidak hanya bekerja pada smartphone.

Ekosistem tersebut mencakup perangkat lain seperti smartwatch, tablet hingga laptop, sehingga kecerdasan buatan dapat menjadi penghubung pengalaman pengguna di berbagai perangkat.

Motorola Siapkan Era Perangkat Saling Terhubung

Strategi tersebut menjadi menarik karena persaingan smartphone AI mulai bergeser.

Produsen tidak lagi hanya berlomba menanamkan fitur generative AI pada satu ponsel, tetapi mulai membangun AI yang dapat bekerja lintas perangkat.

Motorola memiliki keuntungan karena berada di dalam ekosistem Lenovo.

Kolaborasi tersebut membuka ruang bagi smartphone, PC, tablet dan perangkat lainnya untuk dikembangkan dalam pengalaman komputasi yang semakin terintegrasi.

Motorola juga terus mengeksplorasi bentuk perangkat baru. Sebelumnya perusahaan telah memperkenalkan konsep smartphone rollable pada Lenovo Tech World 2022 dan adaptive display concept pada 2023.

Pada 2026, Motorola mencatat kehadiran seri foldable pertamanya dalam fase baru bisnis perusahaan.

Pasar Indonesia Jadi Arena Penting Motorola

Indonesia sendiri menjadi bagian dari ekspansi Motorola ke pasar Asia Tenggara sejak 2025.

Kini perusahaan mencoba membangun penerimaan pasar melalui kombinasi desain, baterai, kamera, software serta fitur AI.

Paparan Motorola menunjukkan Edge Series mulai mendapatkan perhatian, sementara baterai besar menjadi salah satu aspek yang memperoleh respons positif konsumen.

Motorola juga mencatat sejumlah penghargaan perangkat sepanjang 2025.

Dengan persaingan smartphone Indonesia yang sudah dijejali pemain besar, pekerjaan Motorola tentu tidak ringan.

Namun strategi Hybrid AI dan Inter Connected AI menunjukkan bahwa Motorola tak sekadar ingin kembali menjual smartphone di Indonesia.

Motorola ingin membawa persaingan ke level berikutnya: bukan lagi adu spesifikasi ponsel semata, melainkan adu kecerdasan dan ekosistem AI yang mampu menghubungkan berbagai perangkat pengguna.

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |