Motorola Razr Ultra 2026 vs Vivo X Fold 5, Siapa Unggul?

8 hours ago 8

Selular.ID – Motorola Razr Ultra 2026 dan Vivo X Fold 5 menjadi dua perangkat foldable premium yang mencuri perhatian pasar smartphone global pada Mei 2026.

Keduanya hadir dengan pendekatan berbeda dalam desain, kamera, baterai, dan performa, sekaligus menunjukkan arah baru persaingan ponsel layar lipat di segmen flagship.

Motorola membawa Razr Ultra 2026 sebagai penerus lini clamshell foldable dengan fokus pada desain ringkas, layar luar lebih fungsional, dan performa tinggi.

Di sisi lain, Vivo mempertahankan pendekatan foldable book-style melalui Vivo X Fold 5 dengan layar besar, kapasitas baterai tinggi, serta sistem kamera hasil kolaborasi dengan Zeiss.

Perbandingan kedua perangkat ini menjadi relevan karena pasar foldable kini tidak lagi hanya mengedepankan desain futuristik.

Konsumen premium mulai mempertimbangkan aspek produktivitas, kualitas fotografi, efisiensi daya, dan kemampuan multitasking sebagai faktor utama sebelum membeli perangkat lipat generasi baru.

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

Motorola Razr Ultra 2026 vs Vivo X Fold 5, Siapa Unggul?Motorola Razr Ultra 2026 vs Vivo X Fold 5, Siapa Unggul?

Layar

Motorola Razr Ultra 2026 mengusung layar utama LTPO AMOLED 7 inci dengan refresh rate hingga 165Hz.

Motorola juga mempertahankan layar cover besar berukuran sekitar 4 inci yang dapat menjalankan sebagian besar aplikasi tanpa membuka perangkat.

Pendekatan ini menjadi salah satu diferensiasi utama Motorola dibandingkan banyak pesaing di kategori clamshell foldable.

Sementara itu, Vivo X Fold 5 hadir dengan layar utama AMOLED 8,03 inci dan layar eksternal 6,53 inci.

Vivo memosisikan perangkat ini lebih dekat ke pengalaman tablet mini dibandingkan smartphone konvensional.

Panel LTPO yang digunakan mendukung refresh rate adaptif untuk membantu efisiensi konsumsi daya saat digunakan untuk multitasking atau hiburan.

Performa

Dari sisi performa, kedua perangkat sama-sama menggunakan chipset flagship terbaru Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 2 yang diproduksi dengan fabrikasi 3nm.

Chipset ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi daya dan kemampuan pemrosesan AI di perangkat mobile.

Motorola mengombinasikan chipset tersebut dengan RAM hingga 18GB dan penyimpanan internal UFS 4.1 berkapasitas sampai 1TB.

Vivo juga menawarkan konfigurasi serupa, namun menambahkan optimalisasi multitasking pada sistem OriginOS berbasis Android untuk mendukung penggunaan layar besar secara lebih maksimal.

Kamera

Perbedaan paling mencolok terlihat pada sektor kamera. Motorola Razr Ultra 2026 mengusung konfigurasi kamera ganda 50MP yang terdiri dari sensor utama dan ultrawide.

Motorola lebih menitikberatkan pengalaman fotografi praktis untuk penggunaan harian dan pembuatan konten media sosial.

Sebaliknya, Vivo X Fold 5 membawa sistem kamera lebih kompleks dengan dukungan Zeiss.

Perangkat ini dikabarkan menggunakan sensor utama 50MP, lensa ultrawide, serta kamera telephoto periskop untuk kemampuan zoom optik jarak jauh.

Vivo juga mempertahankan fitur pemrosesan gambar khas Zeiss seperti mode portrait dan color tuning profesional.

Baterai

Dalam hal baterai, Vivo X Fold 5 memiliki kapasitas lebih besar dibanding Motorola Razr Ultra 2026.

Vivo disebut membawa baterai sekitar 6.000mAh dengan dukungan fast charging 120W dan wireless charging.

Kapasitas ini menjadi salah satu nilai jual utama mengingat perangkat foldable umumnya masih menghadapi tantangan efisiensi daya.

Motorola Razr Ultra 2026 hadir dengan baterai lebih kecil, sekitar 4.700mAh, namun diklaim tetap mampu mendukung penggunaan seharian berkat optimalisasi chipset terbaru dan panel LTPO hemat daya.

Motorola juga menyediakan pengisian cepat kabel dan wireless charging untuk menjaga fleksibilitas penggunaan.

Desain

Dari sisi desain, Motorola tetap mempertahankan format lipatan vertikal yang lebih ringkas saat ditutup.

Pendekatan ini menyasar pengguna yang mengutamakan portabilitas dan gaya hidup mobile.

Vivo X Fold 5 tampil lebih besar dan ditujukan untuk pengguna produktivitas yang membutuhkan area kerja luas dalam satu perangkat.

Persaingan Motorola dan Vivo di pasar foldable menunjukkan perubahan strategi industri smartphone premium pada 2026.

Vendor kini tidak hanya berlomba menghadirkan desain layar lipat, tetapi juga meningkatkan kualitas kamera, daya tahan baterai, dan kemampuan AI untuk memperluas fungsi perangkat foldable sebagai pengganti smartphone sekaligus tablet.

Kehadiran Motorola Razr Ultra 2026 dan Vivo X Fold 5 juga memperlihatkan semakin ketatnya kompetisi di pasar foldable global yang sebelumnya lebih banyak didominasi Samsung dan Huawei.

Baca Juga:Ikuti Tren, Motorola Kembangkan Moto AI untuk Mudahkan Pengguna

Dengan peningkatan spesifikasi dan pendekatan desain berbeda, kedua perangkat ini menjadi representasi arah baru evolusi smartphone layar lipat premium.

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |