Mastel Desak Pemerintah Mengakselerasi Digitalisasi Demi Target Ekonomi 8 Persen

5 hours ago 2

Selular.ID – Akselerasi digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) menjadi faktor krusial untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen.

Sarwoto Atmosutarno, Ketua Umum Masyarakat Telematika Indonesia Mastel (Mastel) menyatakan menegaskan bahwa laju pertumbuhan sektor digital perlu dipacu hingga dua sampai tiga kali lipat dari target pertumbuhan ekonomi nasional tersebut agar mampu memberikan dampak ekonomi yang signifikan.

Penerapan teknologi canggih seperti kendaraan otonom (autonomous vehicle) dan AI dinilai dapat bertindak sebagai pendorong efisiensi di berbagai sektor industri.

Namun, Mastel mengingatkan bahwa proses komersialisasi teknologi mutakhir tetap harus mempertimbangkan kearifan lokal (local wisdom), kondisi ketersediaan tenaga kerja nasional,

Sarwoto menyampaikan bahwa pengadopsian teknologi tertinggi sangat memungkinkan secara teknis.

Tetapi eksekusi komersial berskala masal wajib memperhitungkan daya serap pasar dan ekosistem pendukung.

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

“Upaya membangun ekosistem digital yang sehat membutuhkan kolaborasi aktif yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan. ujar Sarwoto, Kepada Seluar dalam Bincang Eksekutif, baru-baru ini.

Operator telekomunikasi, penyedia teknologi, konsumen, hingga regulator perlu menyelaraskan langkah guna menciptakan iklim industri yang kondusif.

Langkah ini dinilai strategis mengingat industri telekomunikasi saat ini sedang berjuang untuk menjaga tingkat kesehatan finansial dan keberlanjutan bisnis.

Dukungan pemerintah melalui kebijakan yang berpihak pada industri menjadi stimulus penting dalam mempercepat transformasi digital.

Mastel menyoroti pentingnya percepatan realisasi investasi pada sektor teknologi pemerintah (GovTech) serta penyerapan anggaran yang telah direncanakan.

Kehadiran regulasi yang tepat dan dorongan investasi publik dapat memberikan kepastian bagi pelaku usaha untuk menanamkan modal di sektor infrastruktur serta layanan digital.

Pembandingan dengan negara berkembang lain seperti India dan Tiongkok menunjukkan bahwa intervensi kebijakan pemerintah serta keberpihakan regulator terbukti mampu memicu lonjakan pertumbuhan industri telekomunikasi secara masif.

Penetrasi teknologi yang tepat sasaran di negara-negara tersebut berhasil meningkatkan efisiensi operasional sekaligus membuka peluang ekonomi baru di berbagai rantai pasok.

Baca Juga:Mastel Dorong Pemerintah Indonesia Mengambil Alih Pasar Data Center AI dari Singapura

Sinergi antara pembuat kebijakan dan pelaku industri telekomunikasi diproyeksikan menjadi penentu utama ketercapaian target digitalisasi nasional.

Pelaksanaan program digitalisasi yang terukur dan berorientasi pada daya saing lokal diharapkan dapat memperkuat ketahanan ekonomi nasional dalam menghadapi dinamika pasar global.

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |