Di Tengah Geopolitik Global, Pertamina Pastikan Stok BBM Aman Jelang RAFI, Masyarakat Diminta Tak Panic Buying

7 hours ago 4

Nabire, 9 Maret 2026 – PT Pertamina (Persero) melalui PT Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) nasional dalam kondisi aman dan terkendali menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026, meskipun dunia tengah menghadapi dinamika geopolitik global.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV. Dumatubun, menjelaskan bahwa stok BBM nasional saat ini berada pada kisaran sekitar 21 hari. Jumlah tersebut merupakan stok operasional yang secara normal dikelola dalam sistem logistik energi nasional guna menjamin kelancaran distribusi energi ke seluruh wilayah Indonesia.

Menurutnya, stok tersebut merupakan pasokan BBM yang telah disimpan dan memenuhi kapasitas penimbunan nasional untuk kemudian disalurkan kepada masyarakat. Jumlah stok tersebut bersifat dinamis karena terus diperbarui sesuai kebutuhan konsumsi energi masyarakat.

“Stok sekitar 21 hari yang dikelola Pertamina Patra Niaga merupakan stok BBM yang secara normal selalu dijaga dalam sistem logistik energi nasional. Stok ini terus dilakukan top-up atau penambahan produk melalui produksi dari kilang domestik maupun pengadaan impor yang telah direncanakan jauh hari sebelumnya,” ujar Roberth dalam keterangan pers, Sabtu (7/3/2026).

Ia menambahkan, Pertamina Patra Niaga memiliki sistem pengelolaan rantai pasok energi yang terintegrasi mulai dari pengadaan minyak mentah dan produk BBM, pengolahan di kilang, transportasi hingga distribusi ke berbagai wilayah Indonesia. Sistem ini memastikan ketersediaan energi tetap terjaga dan dapat diakses masyarakat secara merata.

Menanggapi dinamika geopolitik global, termasuk perkembangan konflik di kawasan Timur Tengah, Pertamina Patra Niaga juga telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi guna menjaga ketahanan pasokan energi nasional.

Langkah tersebut di antaranya melalui diversifikasi sumber pasokan minyak mentah dan produk BBM, penguatan ketahanan logistik dan distribusi, optimalisasi operasi kilang dalam negeri, serta peningkatan koordinasi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan.

Dengan berbagai langkah tersebut, Pertamina Patra Niaga memastikan rantai pasok energi nasional tetap berjalan dengan baik sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara optimal.

Roberth juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan atau panic buying karena hal tersebut justru berpotensi mengganggu distribusi yang seharusnya berjalan normal.

“Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan menggunakan energi secara bijak. Pembelian BBM sesuai kebutuhan akan membantu menjaga distribusi tetap stabil sehingga seluruh masyarakat dapat memperoleh akses energi secara merata,” katanya.

Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat, dunia usaha, dan perekonomian nasional tetap terpenuhi dengan baik.

Sementara itu, Area Manager Communication Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas, mengatakan pihaknya juga memastikan kesiapan pasokan BBM di wilayah Papua dan Maluku selama Ramadan dan Idulfitri.

Menurutnya, sistem logistik energi nasional telah dirancang untuk memastikan keandalan suplai hingga ke seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah kepulauan, pegunungan dan wilayah tertinggal, terdepan dan terluar (3T) di Papua dan Maluku.

“Saat ini seluruh Fuel Terminal di wilayah Papua dan Maluku dalam kondisi optimal untuk melakukan suplai ke lembaga penyalur yang melayani langsung kebutuhan BBM masyarakat selama masa Ramadan dan Idulfitri,” ujar Ispiani.

Pertamina juga mengimbau masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut terkait layanan energi dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135.

[Nabire.Net/Sitti Hawa]

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |