Selular.ID – Apple kembali menjadi sorotan setelah desain perangkat iPhone lipat pertamanya diduga mulai terungkap melalui aksesori casing pelindung yang beredar di rantai pasokan industri.
Bocoran tersebut muncul dalam laporan yang dipublikasikan media teknologi baru-baru ini.
Bocoran memperlihatkan rancangan perangkat lipat Apple dengan modul kamera ganda dan desain bodi yang menyerupai format foldable premium saat ini.
Informasi ini muncul ketika Apple disebut tengah mempersiapkan perangkat iPhone foldable untuk bersaing di pasar smartphone layar lipat yang selama beberapa tahun terakhir didominasi Samsung, Huawei, Honor, dan sejumlah vendor Android asal China.
Kehadiran aksesori pihak ketiga bahkan sebelum pengumuman resmi menjadi indikasi bahwa desain perangkat mulai dibagikan kepada mitra manufaktur dalam rantai pasokan.
Berdasarkan render casing yang beredar, perangkat lipat Apple tersebut diperkirakan mengusung desain buku atau book-style foldable, bukan model clamshell seperti lini Galaxy Z Flip milik Samsung.
Bagian belakang memperlihatkan dua kamera utama yang ditempatkan secara vertikal dalam modul berbentuk kapsul, sementara bodi terlihat lebih tipis dibanding sejumlah foldable generasi awal.
Bocoran casing juga memperlihatkan adanya layar eksternal berukuran cukup besar yang memungkinkan pengguna mengakses notifikasi, kamera, maupun fungsi dasar tanpa membuka perangkat.
Pendekatan ini serupa dengan strategi yang digunakan sejumlah vendor foldable Android untuk meningkatkan efisiensi penggunaan sehari-hari.
Hingga saat ini Apple belum memberikan pernyataan resmi terkait keberadaan iPhone lipat tersebut.
Namun berbagai laporan industri sejak 2025 menyebut perusahaan asal Cupertino itu memang tengah mempercepat pengembangan perangkat foldable setelah teknologi engsel dan panel fleksibel dianggap semakin matang.
Analis industri dari DSCC dan Ming-Chi Kuo sebelumnya juga memperkirakan Apple baru akan memasuki pasar smartphone lipat secara komersial pada 2026 atau 2027.
Apple disebut berhati-hati dalam menghadirkan kategori produk baru guna memastikan pengalaman pengguna dan daya tahan perangkat sesuai standar perusahaan.
Kemunculan bocoran berbasis casing menjadi salah satu pola yang umum terjadi menjelang peluncuran perangkat baru.
Produsen aksesori biasanya memperoleh dimensi perangkat lebih awal agar dapat menyiapkan produk kompatibel sebelum perangkat resmi dipasarkan.
Dalam beberapa kasus sebelumnya, pendekatan ini terbukti cukup akurat dalam mengungkap desain produk final.
Jika bocoran tersebut benar, maka iPhone foldable kemungkinan akan membawa pendekatan desain yang lebih minimalis dibanding sebagian kompetitor Android.
Apple selama ini dikenal mempertahankan filosofi desain sederhana dengan integrasi perangkat keras dan perangkat lunak yang ketat.
Masuknya Apple ke pasar foldable juga diperkirakan akan berdampak besar terhadap rantai pasokan global, termasuk pemasok panel OLED fleksibel, komponen engsel, hingga manufaktur casing dan aksesori premium.
Samsung Display sebelumnya dilaporkan menjadi salah satu kandidat utama pemasok panel untuk perangkat foldable Apple.
Pasar smartphone layar lipat sendiri terus menunjukkan pertumbuhan meski belum menjadi segmen mayoritas.
Data Counterpoint Research sebelumnya mencatat pengiriman foldable global tetap meningkat berkat inovasi desain yang semakin tipis, ringan, dan tahan lama.
Di sisi lain, sejumlah produsen Android telah mempercepat inovasi melalui perangkat foldable ultra-tipis, baterai silikon-karbon, serta teknologi engsel baru untuk mengurangi lipatan layar.
Kehadiran Apple berpotensi memperketat persaingan sekaligus memperluas adopsi perangkat foldable ke pasar yang lebih luas.
Sampai saat ini belum ada detail resmi mengenai spesifikasi, harga, maupun jadwal peluncuran perangkat tersebut.
Baca Juga:Iphone Lipat Terancam Batal Rilis Tahun Ini, Apple Alami Kendala
Namun bocoran terbaru menunjukkan bahwa pengembangan iPhone foldable tampaknya sudah memasuki tahap yang lebih matang dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Terutama dengan mulai munculnya aksesori berbasis desain perangkat di rantai distribusi industri.



















































