Techdaily.id – Bagi kamu para content creator, desainer, atau pelaku bisnis digital di Indonesia yang sering butuh visual instan, ada kabar baik nih dari Google. Pada hari Selasa lalu, raksasa teknologi ini resmi meluncurkan Nano Banana 2 Lite, versi terbaru dari alat pembuat gambar dan video berbasis kecerdasan buatan (AI generator) milik mereka.
Google mengklaim bahwa versi Lite ini jauh lebih cepat dan ramah di kantong dibandingkan generasi pendahulunya. Jadi, proses kerja kreatif kamu dijamin bakal makin sat-set!
Cuma 4 Detik, Bikin Gambar Skala Besar Makin Murah
Masalah utama saat pakai AI generator biasanya adalah waktu tunggu (latency) yang lama. Nah, Nano Banana 2 Lite ini dirancang dengan jeda waktu yang sangat minim.
- Super Cepat: Hanya butuh waktu 4 detik untuk menghasilkan satu gambar. Cocok banget buat kamu yang butuh brainstorming visual atau mau memproduksi banyak aset gambar sekaligus dalam waktu singkat.
- Sangat Murah: Biayanya cuma $0.034 (sekitar Rp500-an) per 1.000 gambar. Tarif yang sangat terjangkau buat kamu yang sedang merintis bisnis atau butuh bikin draf konten dalam jumlah masif.
Kalau kamu tertarik dan ingin langsung menjajalnya untuk kebutuhan proyek atau bisnis kamu, Nano Banana 2 Lite saat ini sudah bisa diakses melalui Google AI Studio, Gemini API, dan juga platform Google Gemini Enterprise Agent.
Google juga menyediakan Nano Banana Pro, sebuah model yang lebih bertenaga (dan tentu lebih mahal) untuk kebutuhan kreator profesional atau skala industri. Dengan hadirnya versi Lite ini, Nano Banana versi pertama kini resmi dianggap sebagai model lama (legacy).
Meski teknologi ini canggih, tren AI generator sebenarnya sempat mendapat kritik pedas dari netizen global karena dianggap membanjiri internet dengan konten berkualitas rendah (biasa disebut AI slop). Namun, Google menyiasatinya dengan memasarkan model ini sebagai alat bantu praktis, khususnya untuk pembuatan materi iklan digital.
Di sisi lain, hubungan antara industri perfilman Hollywood dan perusahaan AI juga semakin erat. Google baru saja menyepakati kerja sama senilai $75 juta (sekitar Rp1,1 Triliun) dengan studio film indie populer, A24. Langkah ini sempat memicu protes dari para penggemar film dan komunitas kreatif yang khawatir AI akan menggeser peran pekerja seni manusia.
Baca Juga: Fitur Username WhatsApp Meluncur, Nggak Perlu Sebar Nomor HP Lagi!
Fitur Baru Lainnya: Gemini Omni Flash
Tak hanya Nano Banana 2 Lite, Google juga memperluas akses untuk Gemini Omni Flash yang sempat dipamerkan di acara Google I/O awal tahun ini.
- Biaya Output Video: Dipatok seharga $0.10 per detik video yang dihasilkan.
- Omni Product Studio: Google juga mendemonstrasikan aplikasi baru ini. Fungsinya keren banget, bisa mengubah foto produk yang statis (diam) menjadi video e-commerce yang estetik dan sinematik. Cocok banget buat kamu yang punya toko online!
Kalau kamu tertarik dan ingin langsung menjajalnya untuk kebutuhan proyek atau bisnis kamu, Nano Banana 2 Lite saat ini sudah bisa diakses melalui Google AI Studio, Gemini API, dan juga platform Google Gemini Enterprise Agent.


















































